Southpaw (2015), Dipukul Jatuh oleh Kehidupan dan Saved By The “Hope”

MOVIE METER_SOUTHPAW

MOVIE DETAIL

Director: Antoine Fuqua . Writers: Kurt Sutter. Stars: Jake Gyllenhaal, Rachel McAdams, Forest Whitaker, Oona Laurence, 50 Cent & Naomie Harris. Durasi: 124 minutes . Year: 2015.

OSCAR 

– none

TRAILER

PLOT

“Southpaw” is a boxing term that designates the stance where the boxer has his right hand and right foot forward, leading with right jabs, and following with a left cross right hook. Southpaw is the normal stance for a left-handed boxer. The corresponding designation for a right-handed boxer is orthodox, and is generally a mirror-image of the southpaw stance.

Southpaw (8)

Billy “The Great” Hope (Jake Gyllenhaal), tengah berada di puncak karir tinjunya. Malam itu dia berhasil meng-KO lawannya dan terus mempertahankan status tak terkalahkannya. Rekor kemenangannya 43-0. Dengan dukungan dari sang istri, Maureen Hope(Rachel McAdams), putri semata wayangnya Leila Hope(Oona Laurence) dan manajernya Jordan Mains(Curtis “50Cent” Jackson) karir cemerlang Billy nampaknya akan terus bersinar terang.

Di akhir laga, Maureen mewanti wanti Billy agar mau mempertimbangkan untuk menggantung sarung tinjunya demi keselamatan dirinya. Maureen meski senang Billy mendapatkan ketenaran dan kelimpahan harta dari bertinju namun menganggap bahwa tinju berpotensi menghancurkan segala yang ia miliki, karena setiap kali Billy naik ring dirinya khawatir akan keselamatan nyawa Billy. Namun Jordan, manager yang mata duitan dan oportunis tidak akan menyia nyiakan kesempatan untuk Billy naik ring dan mendapatkan pemasukan yang jauh lebih besar, Jordan terus membujuk Billy untuk kembali naik ring dan melawan petinju yang tengah naik daun, Miguel “Magic” Escobar(Miguel Gomez) .

Billy berasal dari anak panti asuhan, sarung tinju telah membawanya keluar dari kehidupan yang sulit di masa kecil. Kerasnya kehidupan membuat Billy menjadi seorang yang tangguh di dalam ring dan sulit dikalahkan. Gaya bertijunya yang ganas telah banyak memakan korban. Segala kemarahan akan kehidupan dilampiaskan pada lawan tandingnya. Bersama Maureen, teman semasa kecilnya dirinya meniti beratnya dunia luar dan ring tinju. Dukungan dari Maureen, Leila dan sahabat-sahabatnya membuat Billy tetap di puncak performanya di dalam dan di luar ring tinju. Hingga akhirnya dirinya benar-benar dipukul jatuh hingga KO dalam kehidupannya…

Sang istri tersayang harus meregang nyawa dalam tragedi yang melibatkan petinju yang mencoba menantangnya, Miguel ‘Magic’ Escobar, selanjutnya dirinya bangkrut secara ekonomi dan menjadi pemabuk serta harus kehilangan hak asuh atas Leila karena dianggap tidak bisa mengurus anak oleh pengadilan. Satu satunya yang tersisa dalam kehidupannya hanyalah Harapan, dirinya lantas menemui pelatih petinju senior, Titus “Tick” Wills (Forest Whitaker) untuk kembali merangkai kehidupannya kembali dan mencari jalan penebusan…….

Jordan Mains: “Every time i seen you fight , you climb in there alone Every time you bled , you bled your blood When you sat down on that stool and it felt like death and you thought you couldn’t get back up , but you GOT UP! ? You did that!”

Cerita yang klise dalam perjuangan seorang petinju sudah sangatlah sering diceritakan dalam film, perjuangan dari nol menjadi seseorang dalam Rocky (1976), tinju sebagai pelarian dari kerasnya dunia dalam The Hurricane(1999), perjuangan dari seseorang yang tidak dianggap menjadi tenar dalam dalam Million Dollar Baby(2004), perjuangan keluar dari kesulitan dengan darah dan air mata dalam Cinderella Man(2005)  hingga beratnya memikul nama warisan dalam Creed(2015).

Bagus memang, sebab tinju sendiri memang menghadirkan drama kehidupan akan perjuangan yang mudah memotivasi penonton, mencuri simpati dan menggugah naluri, namun sisi lain yang hendak ditekankan oleh Antoine Fuqua rasanya adalah tentang harapan. Bahwa siapapun, ketika dipukul habis keadaan (baca: masalah-masalah dalam kehidupan) harus tetap memiliki harapan untuk terus berjuang dan tidak menyerah.

Awalnya film ini, berdasar dari pernyataan dari penulis naskah Kurt Sutter, ditujukan untuk menjadi lanjutan dari kisah 8Mile(2002), yang dibintangi Eminem (Eminem sendiri memang kidal), namun hendak dikata, hal tersebut urung terjadi, tapi tidaklah masalah Eminem masih sedikit banyak memberikan sentuhannya pada soundtrack film ini. Jake Gyllenhaal mampu memberikan performa yang cemerlang di film ini, karakter yang dia perankan sungguh benar benar membius penonton. Sungguh Jake telah menjadi nyawa dari film ini di samping aktor-aktor lainnya yang kalah terang. Rachel McAdams juga punya performa yang cemerlang, sayang kehadirannya sungguh terbatas karena hanya ada beberapa menit. Beberapa karakter lainnya justru kalah terang dibanding dua nama tersebut, sebutlah Forest Whitaker, Naomie Harris dan 50 Cent yang punya potensi menjadi pencuri perhatian di film ini.

 

 

LIFE LESSONS

– Life will fuck you hard!, life will never fair, get yourself used to it!, you just need to hold on and keep moving forward, have a hope!

DID YOU KNOW?

Jake Gyllenhaal adalah penggemar tinju, dan karakter yang dia perankan didasarkan pada Petinju Puerto Rico, Miguel Cotto dan petinju AS, Floyd “Money” Mayweather keduanya adalah petinju Orthodox.

MOVIE CRITICS-SOUTHPAW.png

THE INTERVIEW

 

FILM SERUPA

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Rating_R_Restricted_Remaja 17+ & Dewasa 

Rush (2013), Intensitas Rivalitas Duo Legenda F1

Rush_Rating.png

MOVIE DETAIL

Director: Ron Howard. Writers: Peter Morgan. Stars: Daniel Brühl, Chris Hemsworth, Olivia Wilde. Durasi: 123 minutes . Year: 2013.

AWARDS 

– 2 Nominasi Golden Globe untuk Best Picture & Best Supporting Actor: Daniel Bruhl

TRAILER

 

Rush (17)

Everyone’s driven by something.

PLOT

” Twenty five drivers start every season in Formula One, and each year two of us die. What kind of person does a job like this? Not normal men, for sure. Rebels, lunatics, dreamers. People who are that desperate to make a mark, and are prepared to die trying. My name is Niki Lauda, and racing people know me for two things.

The first is my rivalry with him(James Hunt).

I don’t know why it became such a big thing. We were just drivers busting each other’s balls. To me this is perfectly normal, but other people saw in differently. That whatever it was between us went deeper. The other thing I’m remembered for is what happened on 1st August 1976, when I was chasing him like an asshole…” (Niki Lauda)

Adalah kisah rivalitas dua pembalap yaitu Andreas Nikolaus “Niki”Lauda(Daniel Bruhl) dan James “Hunt The Shunt” Hunt(Chris Hemsworth). Keduanya bertanding di Formula 3 pada awalnya, hingga rivalitas keduanya berlanjut ke ajang yang lebih prestisius, F1.

Niki Lauda adalah seorang anak dari keluarga yang mapan karena bisnis di Austria, ayahnya menghendaki Niki agar meneruskan kejayaaan keluarganya dengan menekuni bidang bisnis. Niki menolak tegas keinginan sang ayah dan memilih jalur kehidupannya sendiri, yaitu dunia balap. Ayahnya menolak tegas mendukung sang anak dan enggan mengucurkan dana sepeserpun baginya.

Niki pantang menyerah. Dengan bermodalkan pinjaman bank dan kehandalannya menyetel mesin mobil F1 sehingga dapat memaksimalkan kecepatannya, Niki berhasil masuk menjadi pembalap di Formula1 bagi Scuderia Ferrari. Di Ferrari dia menjadi rekan satu tim dengan pembalap senior Clay Regazzoni(Pierfransesco Favino). Secara tidak langsung pula nantinya Clay yang membuat Niki bertemu dengan pujaan hatinya, Marlene Knaus(Alexandra Maria Lara). Secara kepribadian Niki adalah orang yang terpelajar, penuh perhitungan, matang, serius serta handal dalam dunia teknis mobil balap,  hal ini menjadikannya juara F1 di musim pertamanya, tahun 1975.

James Hunt: The closer you are to death, the more alive you feel. It’s a wonderful way to live. It’s the only way to drive.

Rival langsung dari Niki di F1 untuk menjadi juara adalah James Hunt. Pembalap dari Britania Raya yang hidup bagai raja. Seks, alkohol, drugs dan pesta adalah 4 hal yang ada di kepalanya selain tentunya dunia balap. Berkat keberaniannya dan kemampuannya bersaing langsung dengan Niki dalam dunia balap dia berhasil mendapatkan tempat di McLaren-Ford menggantikan legenda Brasil Emerson Fittipaldi yang meninggalkan tim itu. Sebelumnya, Hesketh Racing yang dia tempati di Formula3 bangkrut dalam menyokongnya di musim pertamanya di F1. James Hunt adalah pembalap yang mengandalkan passion dan intuisi balap. Dia pada akhirnya melabuhkan hatinya kepada Suzy Miller(Olivia Wilde). Meski akhirnya Suzy memilih untuk mencampakannya dan berselingkuh dengan aktor Richard Burton.

Puncak dari rivalitas keduanya adalah satu tahun pasca kesuksesan Niki meraih gelar pertamanya 1975, yaitu tahun 1976. Di tahun keduanya ini James yang mendapatkan mobil McLaren-Ford yang sepadan dengan Niki dengan Ferrarinya, mulai menunjukkan kemampuannya yang sesungguhnya. Meski masih sering kalah dari Niki, namun James paling mampu menguntit Niki di klasemen pembalap. Tragedi paling memilukan terjadi pada balapan di Jerman tepatnya di sirkuit Nurburgring.

Niki Lauda: I accept every time I get in my car there is a 20% chance I could die, and I can live with it, but not 1% more.

Nurburgring sendiri dikenal sebagai “makam” para pembalap F1, karena tingkat kesulitannya yang tinggi serta resiko kecelakaan yang tinggi pula. Pada hari balapan, hujan deras mendera sirkuit ini, memunculkan was was dari para pembalap akan jalannya balapan. Niki yang penuh perhitungan, mulai khawatir akan keselamatan dirinya. Meski dia mampu mendapatkan fastest lap di kualifikasi tapi kekhawatirannya tidak berkurang.

Niki kemudian mengusulkan kepada pihak F1 untuk mengadakan rapat tertutup antara pihak penyelenggara dengan para pembalap. Diusulkan untuk membatalkan balapan di sirkuit ini karena cuaca yang tidak mendukung. Awalnya banyak yang setuju dengan ide ini, namun karena Niki adalah pembalap yang kurang “friendly” dengan para pembalap lain, maka dia gagal memenangkan hati mereka hingga pembalap lainnya memilih untuk tetap melakukan balapan, sesuai ide dari James Hunt, dimana jika balapan tidak dilaksanakan maka Niki sebagai pemimpin klasemen balap memiliki keunggulan karena berkurangnya satu balapan.

Niki Lauda: I have the track record here. I’m the only person in history to do the Nürburgring in under seven minutes. So actually, it’s to my advantage to race here today. Because I’m quicker than all of you.

Pada akhirnya malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Niki mengalami kecelakaan fatal yang membuat mobilnya slip dan terbakar hebat. Dirinya dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakarnya. Nyawanya nyaris terenggut karena kecelakaan tersebut. James mulai menyesali keputusannya untuk melawan ide Niki untuk membatalkan balapan. Meskipun James akhirnya memenangkan balapan di Nurburgring tersebut.

Kecelakaan di Nurburgring, Jerman, membuat Niki kehilangan beberapa balapan sehingga James dapat “keuntungan” meraih beberapa kemenangan dan mendekati Niki di klasemen balap. Di Rumah Sakit Niki terus berjuang untuk sembuh dan kembali ke lintasan balap. Setelah beberapa minggu dirinya akhirnya berhasil sembuh dan mulai kembali masuk lintasan balap di balapan Italia, dirinya melakukan comeback yang legendaris dengan tidak hanya mampu menyelesaikan balapan tapi juga mampu finish di posisi ke empat di Italia.

Niki Lauda: A wise man can learn more from his enemies than a fool from his friends.

Balapan final terjadi di Grand Prix Jepang. Sebelum balapan hujan deras kembali terjadi, Niki kembali was was akan keselamatan dirinya. Apalagi menimbang bahwa dirinya belum 100% fit dan mengingat akan kecintaannya kepada sang istri. Seri pamungkas ini adalah kesempatan bagi James untuk menyalip Niki di klasemen dan menjadi Juara dunia pertama kalinya. Di lap kedua, Niki memilih mundur dari balapan dan pergi menjauh bersama Marlene. Di sisa waktunya dirinya menjadi saksi dimana si bengal James Hunt meraih gelar juara F1 tahun 1976 tersebut. Niki sendiri kemudian memulai bisnisnya dalam bidang transportasi udara.

LIFE LESSONS

– Rivalitas ada dalam setiap sisi kehidupan manusia. Rivalitas adalah kehidupan itu sendiri, dengannya manusia mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dan berjuang untuk terus mendaki tempat yang lebih tinggi.

DID YOU KNOW?

– Ketika film ini dibuat, Niki Lauda (yang nyaris tewas karena insiden F1 tahun 1976) masih hidup, sedangkan James Hunt sudah wafat pada tahun 1993.

– Niki Lauda kembali memenangkan gelar juara dunia F1 sebanyak 2x sehingga total dia meraih gelar juara F1 sebanyak 3x (1975,1977,1984), James Hunt sendiri hanya memenangkan 1x gelar juara dunia(1976).

– Niki pada akhirnya bercerai dengan Marlene di tahun 1991 dan menikahi pramugari dari maskapainya sendiri bernama Birgit Wetzinger di tahun 2008. Birgit adalah orang yang menyumbangkan ginjalnya bagi Niki.

  • Lihat pula: film dokumenter akan rivalitas dua pembalap ini di BBC documentary: Hunt vs. Lauda: F1’s Greatest Racing Rivals.

THE INTERVIEW

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Sex scene: Yes. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: Yes. Smoking Scene: Yes. Drugs Scene: Yes. Alcohol Drinking: Yes . Profanity: Yes . Gore Scene: Yes.

OVERALL: 21+(adult)

MY OPINION

Rivalitas pada ujungnya adalah tentang saling menghormati dan saling iri (dalam konotasi positif) yang akan mendorong tiap insan manusia untuk terus berkembang, berjuang dan menjadi lebih baik. Ron Howard sungguh jeli mengangkat drama insiden F1 tahun 1976 ini untuk kembali mengulik memori publik akan rivalitas dua pembalap legendaris di dunia F1.

Pemilihan dua aktor utama juga sangat tepat, Chris Hemsworth dan Daniel Bruhl. Keduanya sangat meyakinkan penampilannya. Rivalitas keduanya tertular kepada penonton. Aura sombong dari Chris membuat kita semua jengkel, namun rasa hormatnya kepada Niki, terutama setelah insiden di German Grand Prix sungguh menyita perhatian. Daniel Bruhl juga tak kalah mengkilap penampilannya, aksen cara bicaranya serta gerak geriknya laksana Niki Lauda sungguhan.

Hans Zimmer bekerja dengan luar biasa, scoringnya sungguh ampuh dalam mengelola emosi penonton terutama saat 2 balapan final digelar. Terima kasih kepada Ron Howard yang telah membawa intensitas dunia balap di luar dan dalam lapangan ke ruangan bioskop, sungguh pengalaman yang tak terlupakan dan dramatis sekali perjuangan James Hunt untuk membuktikan diri dan Niki Lauda untuk terus berkompetisi menjadi yang terbaik dan tidak kalah oleh keadaan.

 

Draft Day (2014), Antara Harapan & Perubahan

Draft Day_Rating

MOVIE DETAIL

Director: Ivan Reitman. Writers: Scott Rothman, Rajiv Joseph. Stars: Kevin Costner, Jennifer Garner. Durasi: 110 minutes . Year: 2014.

OSCAR 

– No Oscar.

PLOT

The greatest victories don’t always happen on the field.

NFL draft (National Football League Draft): adalah event tahunan di kompetisi NFL Amerika Serikat dimana setiap tim, berhak memilih pemain college/ kampus football untuk didaftarkan sebagai pemain mereka. Pemilihan terdiri dari 7 putaran, artinya setiap tim dapat memilih hingga 7 pemain muda berbakat. Urutan pemilihan dari setiap tim dilakukan berdasar prestasi tahun sebelumnya, artinya tim yang berada di dasar klasemen sebelumnya berhak untuk mendapatkan pilihan pertama dalam draft pick dst. Setiap tim diperkenankan untuk melakukan trade/ pertukaran dengan tim lainnya, baik dalam urutan pemilihan maupun pemain. Setiap tim mendapatkan waktu 10 menit untuk menentukan pemain pilihannya, jika lebih dari waktu tersebut tim yang memiliki jatah memilih selanjutnya diperbolehkan untuk memilih.Malam draft pick menjadi malam yang ditunggu para fans karena menjanjikan perubahan dan harapan akan musim yang lebih baik.

Draft Day - (8)Sonny Weaver Jr. (Kevin Costner) adalah seorang GM (General Manager) di klub NFL Cleveland Browns. Ayahnya sendiri, Sonny Weaver Sr. dulunya adalah seorang pelatih di tim ini, hingga suatu hari atas desakan dari sang ibu, Barb Weaver (Ellen Burstyn), Sonny terpaksa mempensiunkan sang ayah. Sang ayah akhirnya meninggal satu minggu sebelum draft day dimulai. Barb sendiri meminta Sonny untuk melaksanakan wasiat dari sang ayah untuk menebar abu nya di lapangan football Cleveland. Sonny menolak karena hari ini adalah hari yang sangat penting bagi tim ini, sedang dia berpikir bahwa menebar abu dapat dilakukan kapan saja tidak perlu hari ini. Ini membuat Barb sakit hati dan terpaksa melakukannya beserta para karyawan di Cleveland tanpa kehadiran Sonny.

Draft Day - (17)Sonny berpeluang untuk mendapatkan angin perubahan pada draft day kali ini. Dalam pilihannya sudah digenggam satu nama, Vontae Mack (Chadwick Boseman). Hari besar draft day makin terasa berat ketika dia mengetahui bahwa pacarnya, sekaligus Analis keuangan/ gaji para pemain di tim nya, Ali Parker (Jennifer Garner) hamil. Ali menginginkan agar hubungannya dengan Sonny tidak disimpan melainkan dipublikasikan. Sonny masih perlu waktu untuk berpikir.

Draft Day - (10)Pagi hari saat Sony sedang berangkat kerja dia mendapatkan tawaran untuk melakukan pertukaran oleh Tom Michael (Patrick St. Esprit), GM dari Seattle Seahawks. Tom meminta 3 tahun berturut turut pilihan draft no. 1 milik Cleveland dan bersedia memberikan pilihan no.1 tahun ini kepada Cleveland, Sonny menolaknya. Tapi kemudian setelah mendapatkan nasehat dari Anthony Molina (Frank Langella), sang pemilik klub Sonny bahwa Sonny diminta melakukan gebrakan besar dalam klub ini, Sonny menyetujuinya.

Draft Day - (1)Tak disangka Tom Michael justru mendapatkan kritikan dan demo dari para fans Seattle Seahawks karena hal ini dapat mengakibatkan mereka gagal mendapatkan Bo Callahan (Josh Pence). Bo sendiri adalah peraih piala Heisman tahun lalu (semacam penghargaan pemain terbaik di liga football college). Para fans bahkan mengadakan survei tentang pemecatan Tom.

Draft Day - (15)Peluang untuk mendapatkan Bo pun di depan mata Sonny dkk. Tapi hal ini justru mendapatkan tentangan dari dalam tim sendiri. Brian Drew (Tom Welling), seorang pemain senior yang bermain di posisi yang sama dengan Bo merasa terancam. Tahun lalu Drew terpaksa merelakan posisinya karena dia cedera, tapi tidak tahun depan. Tekanan makin besar kepada Sonny karena para anggota tim Cleveland termasuk sang pelatih, Vince Penn (Denis Leary) mendukung Sonny untuk  mendapatkan si anak emas, Bo. Pelatih Penn merasa timnya sudah cukup dengan memiliki pemain berposisi sama dengan Bo yaitu Drew. Di samping itu, Penn juga tidak mau melatih pemain muda untuk posisi itu karena timnya nantinya direncanakan akan bermain menyerang, sehingga kedatangan Bo dirasa tidak perlu secara teknis.

Draft Day - (4)Sonny sempat menelepon Vontae. Terlihat Vontae pun merasa antusias bermain di Cleveland. Awalnya Sonny bernitat menegur Vontae karena membocorkan rencana pertukaran pilihan pertama milik Brown yang diposting Vontae di Twitter nya, hal ini diketahui Sonny setelah sang ibu memberitahunya. Meski Sonny melihat Vontae melakukan kesalahan kecil tersebut namun itu tidak merubah pandangan Sonny akan Vontae.

“You sold a cow for magic beans.” – Barb

Vontae dilihatnya adalah pemain yang tulus berkorban untuk tim dan memberikan segalanya bagi tim, Vontae juga dinilai sebagai pemain yang tidak banyak tingkah, cinta keluarga, berbakat dan bermain dengan passion. Sonny belum memutuskan secara final akan pilihannya kepada Vontae. Vontae lantas mengingatkan Sonny untuk melihat kembali tayangan ulang saat dirinya berhadapan dengan Bo tahun lalu di college football, dan bagaimana dia menghentikan Bo, serta kenyataan mengapa dirinya dikeluarkan di pertandingan tersebut. Sonny menuruti permintaan Vontae.

Draft Day - (9)Ketika saat draftday mencapai puncak, Molina memutuskan untuk pergi langsung ke tempat acara berlangsung sambil membawa kaos bertuliskan Bo untk Bo Callahan. Molina ingin menyambut sendiri kedatangan Bo di timnya. Sonny lantas mendapatkan informasi bahwa Bo memiliki kepribadian yang kurang baik. Dikabarkan Bo adalah orang yang tidak disenangi rekan setimnya, dia bahkan berani berbohong kepada Washington Redskins, serta tidak mendapati teman-temannya datang di pesta ulang tahun nya ke 21. Sonny tidak lantas percaya, dia kemudian langsung menghubungi mantan pelatih Bo di college, Pelatih Moore (Sam Elliot). Moore membenarkan hal tersebut. Sonny juga menhubungi Bo dan menanyakannya langsung. Bo seakan lari dari jawaban dengan mengatakan bahwa dia lupa kejadian tersebut. Sonny paham dan memutuskan untuk memilih Vontae Mack.

Draft Day - (16)Waktu berjalan dan Sonny akhirnya mendapatkan cercaan dari para rekannya karena memutuskan memilih Vontae sendiri tanpa memberi tahu orang lain. Sonny tetap bersikukuh bahwa Vontae adalah pilihan tepat. Sonny segera menghubungi Vontae dan mengucapkan selamat. Sonny lantas menepi dari para rekannya yang frustasi dengan pilihannya akan Vontae. Tak berapa lama tersiar kabar bahwa Bo tidak dipilih siapapun dari piliahan ke dua hingga ke lima. Sonny lantas mendapatkan ide untuk menghubungi pemilik pilihan ke enam, si GM muda milik Jacksonville Jaguars, Jeff Carson (Pat Healy).

Draft Day - (3)Jeff terdengar sangat frustasi mengetahui bahwa si calon bintang Bo justru dihindari semua tim, dia makin panik ketika pilihan cadangannya juga dipilih tim lain. Sonny segera memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan trade kepada Jeff. Sonny menawarkan pilihan ke 2 sepanjang dua musim ke depan untuk pilihan ke enam tahun ini kepada Jeff. Jeff masih menolaknya, Sonny kemudian menawarkan tawaran finalnya berupa pilihan ke 2 selama tiga tahun ke depan, tapi Jeff bersikeras minta 4 tahun ke depan, Sonny menyerah, tapi kemudian Jeff berubah pikiran. Dia setuju untuk melakukan trade kepada Sonny.

Draft Day - (2)

Sonny sudah dianggap gila karena melepaskan pilihan ke 1 dan ke 2 sepanjang 3 tahun ke depan. Pelatih Penn mengundurkan diri saat itu juga karena menganggap bahwa Sonny telah menghancurkan masa depan tim, namun dapat dicegah oleh Sonny. Molina juga datang langsung ke markas Cleveland dan menyemprot Sonny dan memecatnya saat itu juga, tapi berhasil dikendalikan.

”There’s no such thing as a sure thing.” – Ali

Sonny segera menghubungi Tom Michaels untuk melakukan trade. Sonny menawarkan pilihan ke enam untuk pilihan ke tujuh milik Tom Michaels, dengan bonus pilihan ke 1 selama 3 tahun ke depan miliknya kembali. Tom tak segera mengiyakan mengingat ini pilihan sulit. Sonny meyakinkan dengan mengatakan bahwa Tom sudah tidak mendapatkan respek dari para fans karena melepaskan Bo. Tom kehabisan waktu. Sonny mengatakan bahwa waktu Tom sudah habis untuk trade.

Draft Day - (7)Tom yang sudah terlanjur kena rayuan Sonny menyerah, tapi Sonny dengan cerdiknya mengatakan bahwa penawaran sudah berubah dia kemudian meminta David Putney (pemain yang direkomendasikan oleh Ali dan beberapa karyawan di tim Cleveland Browns), salah satu pemainnya milik Tom untuk diikutkan dalam trade. Tom tak punya pilihan, dia menerima trade dari Sonny dan berhasil mendapatkan Bo sekaligus menyengkan para fans. Bo pun riang karena terpilih. Sedang Sonny juga senang karena mendapatkan trade bagus.

Draft Day - (6)Selanjutnya untuk pilihan ke tujuh, dia berkonsultasi dengan Pelatih Penn, Penn menyarankan untuk memilih pemain yang dibutuhkan tim ini yaitu, Ray Jennings. Ray Jennings adalah seorang pemain yang berposisi Running Back, dia juga putra dari seorang mantan pemain Browns. Ray merasa terhormat jika dapat membela Tim yang pernah dibela sang ayah.

“Sometimes the correct path is a tortured one.” – Ali

Sonny mengiyakan dan akhirnya mendapatkan 3 pemain berbakat untuk tahun ini sekaligus mendapatkan pilihan pertamanya untuk tiga tahun ke depannya kembali. Semua karyawan dan pemain, termasuk Brian Drew pun gembira dengan hasil yang diraih pada hari ini.

CHADWICK BOSEMAN stars in DRAFT DAY Photo:Dale Robinette ©2013 Summit Entertainment, LLC. All rights reserved.Hubungan Sonny dan Ali sendiri akhirnya dipublikasikan termasuk kepada Barb. Barb gembira karena akan mendapatkan cucu dari Ali dan Sonny. Musim akhirnya dimulai dan semuanya bersuka cita.

LIFE LESSONS

– Pada akhirnya waktu lah yang akan menentukan apakah suatu keputusan yang sudah dibuat itu keputusan tepat atau tidak.

– Pelajaran yang paling penting dalam film ini adalah tentang kepemimpinan, tentang bagaimana mengatasi situasi sulit, tentang bagaimana membuat keputusan, tentang meyakinkan banyak orang, tentang bagaimana bertahan di tengah badai, tentang bagaimana seni memimpin itu sendiri.

DID YOU KNOW?

– Cleveland Browns adalah salah satu tim yang paling sukses di kancah NFL. Namun kini tim yang bermarkas di Baltimore, Maryland, USA tersebut sudah berubah nama menjadi Baltimore Ravens.

THE INTERVIEW

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Sex scene: No. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: No. Smoking Scene: No. Drugs Scene: No. Alcohol Drinking: No . Profanity: Yes . Gore Scene: No.

OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

MY OPINION

Film bertemakan akan olahraga selalu mengasyikan, tidak lain karena di dalamnya selalu diselipkan pesan pesan akan sportivitas, perjuangan, kerja keras, kesetiakawanan dan semacamnya. Tidak seperti film drama sport lainnya kali ini, sang sutradara Ivan Reitman membawa kita bersama sama memahami rumitnya sesi draft day pada cabang olahraga NFL (Football) di Amerika Serikat. Tidak melulu memperlihatkan perjuangan di atas lapangan, melainkan film ini membawa kita memahami bahwa permainan dimenangkan justru sebelum permainan itu dimulai. Seperti kata pepatah Perang Sun Tzu, perang dimenangkan sebelum perang, pertandingan dimenangkan saat latihan, begitu pula NFL menawarkan draft day, sebagai ajang untuk memperoleh bakat bakat terbaik di seantero negeri.

Tensi yang dibangun cukup rapi dari awal hingga akhir film, membuat para non-NFL fans tetap mampu menikmati film ini, tapi tetap disarankan untuk menontonnya 2x atau lebih hingga anda paham istilah istilah dalam dunia olahraga ini. Jelas film ini memang didedikasikan bagi para penonton di amerika yang memang tergila-gila dengan NFL. Tensi film jelas berpuncak pada malam draft day itu sendiri dan saya akui saya ikut terbawa kemeriahan malam draft day ini, meski saya mampu menebak siapa yang akan terpilih pertama oleh pilihan Cleveland Browns.

Dari jajaran akting, Kevin Costner bermain lumayan baik, dia mampu menjiwai karakter Sonny Weaver Jr. yang menanggung beban amat berat pada hari tersebut, tekanan dari suporter, media, pemain, pelatih, rekan-rekannya, radio hingga petinggi klub. Sonny berupaya untuk tetap mengendalikan keadaan meski kadang juga kelepasan. Untuk pasangannya, Jennifer Garner sebagai Ali, justru terasa kurang maksimal. Meski tidak buruk. Jennifer justru terasa hanya sebagai pelengkap saja di film ini padahal dia memiliki porsi tampil di layar kaca yang hampir sama dengan Kevin. Apresiasi justru saya berikan kepada Ellen Burstyn sebagai Barb Weaver, ibu dari Sonny. Meski Ellen cuma berperan singkat namun aktingnya benar benar patut diacungi jempol.

Pada akhirnya jika anda penggemar NFL, jelas anda harus menonton film ini, dan bagi anda yang bukan penggemar NFL film ini masih dapat anda nikmati di waktu senggang anda.

WARRIOR(2011), A Triangle Conflict in a Dysfunctional Family

MOVIE DETAIL

Director: Gavin O’Connor. Writers: Gavin O’Connor.Anthony Tambakis . Cliff Dorfman (screenplay). Stars: Tom Hardy, Nick Nolte, Joel Edgerton. Durasi: 140 minutes . Year: 2011.

OSCAR 

– Best Performance by an Actor in a Supporting Role Nominees for Nick Nolte (as Paddy Conlon)

PLOT

“Fight for Country”

   Warrior(9)

Anticipating Southpaw (2015) starring Jake Gyllehaal this year, reminding me to re-watch other sport movie, Warrior(2011) – starring duo rising star actor, Tom Hardy and Joel Edgerton. Here is my synopsis & my review;

Tommy (Tom Hardy, left) and Paddy (Nick Nolte, right) in WARRIOR

The addiction of alcohol in young age, lead Paddy Conlon(Nick Nolte) separate from his wife, and also his youngest son Tommy Conlon (Tom Hardy). Paddy spending his time after separate with his wife with Brendan Conlon (Joel Edgerton), the older son. Brendan later married with his lover, Tess Conlon (Jennifer Morrison) and having a little baby. Brendan families deciding to live independently, making his old man live alone.

WC9V6118.CR2

Tommy whose losing his mother after a desease, decided to join US marines in Iraq. In the marines Tommy become a hero after some incident make himself saving his brother in arm in a tank. Tommy, instead of receiving a medal or a reward from the goverment and join forces again, dissapearing and hiding. Tommy later going to his father’s hometown and try to join in a local Gym. In that Gym, Tommy make a sensational win to Pete Grimes “Mad Dog” (Erik Apple), a local gym top fighter. Someone take a video on the fight between them and uploading it to the internet, Tommy’s fight video become a viral video on the internet.

Tommy Conlon: Yeah. Must be tough to find a girl who could take a punch nowadays.

Warrior(6)

After some time, Paddy already make a changes in his life. Now paddy join therapy session and stopping himself from using alcohol again. In the night Paddy find Tommy in his front door. Tommy said that he need a somebody to train him, because he wants to join a tournament of MMA. Tommy see there is nobody better than his father to train him, because in his younger life, Paddy already teach Brendan and Tommy to fight in highschool. On that time Tommy was undefeated.

Paddy agree to train Tommy on one condition, Tommy must respect Paddy’s rule. Both later working together, to reshape Tommy’s body and make him ready for a $ 5 million fighting/ mixed martial arts (MMA) tournament named “SPARTA”. Tommy using his mother name Riordan instead of Conlon in the tournament. Tommy wants to give the prize to Pilar Fernandez (Vanessa Martinez), the wife of his ex former US Marines friend in Iraq, which Tommy failed to save his life, Manny Fernandez.

WC9V6429.CR2

Paddy Conlon: The devil you know…

Tommy Conlon: …is better than the devil you don’t.

SPARTA is a mixed martial arts tournament, held in the US. Held by the idea of a promotor J.J. Riley (Gavin O’Connor) to find the strongest man on earth. With 16 contestant to win a grand prize, a $ 5 Million, winner takes all.

Brendan who lives as a physics highschool teacher, getting a financial issue. Brendan needs a money to pay the house in 90 days, or the house will be taken. Brendan deciding to join a illegal fighting in a parking lot, winning some cash at first. But at the night he coming home, Tess finding Brendan face hurt and his body so messy. Tess angry at Brendan but support him to fight for the house and the family.

Later, Brendan fight become news at the school, making himself being punished by the school until the semester finish, without payment. Brendan frustated and angry at himself. Brendan decided to going to his former mate, Frank Campana (Frank Grillo). Telling his story to him and make him no way out than receiving him at his Gym and train him. In the final day before Sparta start, Frank’s main fighter is injury. Frank choose Brendan to replace him, Brendan see this opportunity to make a more quick cash to solve his financial problem. Tess who knowing this, mad at Brendan and telling him she don’t want to the the match.

Tommy Conlon: You’re trying? Now? Where were you when it mattered? I needed this guy back when I was a kid. I don’t need you now. It’s too late now. Everything’s already happened. You and Brendan don’t seem to understand that. Let me explain something to you: the only thing I have in common with Brendan Conlon is that we have absolutely no use for you.

Tess (Jennifer Morrison) and Brendan (Joel Edgerton) in WARRIOR.

In the first day of Sparta, before the game begin, Brendan saw Paddy and his brother, Tommy but failed to make conversation. Tommy see Brendan also, but deciding to see him at night. In the night Brendan and Tommy meeting in the beaches and find themself in a angry confrontation. Tommy still angry when he saw Brendan deciding to living with his father, rather than moving with his mom and Tommy.
Brendan also angry when he know that his mother die and didn’t attend his funeral. Tommy leaving Brendan in the beaches.

After the meeting, Brendan saw Paddy in his front house, Paddy try to reach forgiveness from Brendan after what he done in Brendan youth and whatever happen with the family, Brendan agree to forgive Paddy but suggesting him to leave his family alone.

Warrior(1)

Both of them making a final day at Sparta tournament, Brendan after defeated Russian Monster KOBA, and Tommy after knockout Mad Dog,  and facing each other in the final, who will win?

LIFE LESSONS

– A Responsible Man in a tough world

When every man born in the world, everything has providing to him by his parents. Milk, food, clothes, safe places; but when a man grown up, a man must responsible to everything that happen in his life. A man must ready to challange the world. To face a problem, to solve a problem, to handle a conflict, to survive.

Thats life.

A man must responsible for his work, for his passion, for his family, for his home, for his dream, because everyman is a fighter not only in a ring, but real fighter in a real life.

– Addiction could take your life

The research said that addiction will hijack your brain, controlling you and takes your life permanently. Either its alcoholism, sex, smoking, ganja, drugs, porn, shopping, internet, gambling or everything else its almost impossible to stop.

The people with addiction, though knowing about their addiction will not stop their addiction in a short time. Its need a strong will, commitment  and support from families and friend to stop it permanently. In the first phase of addiction, the addicted man will not really understand that they have an  addiction, in the second phase, they understand their addiction, trying to stop but always finding a way back to their addiction. In the third phase, its almost impossible to stop their addiction, because their addiction in a level of subconcious.

Addiction already ruin their life and their brain. The part of the brain already broken and impossible to fix it. People with addiction will seems like a stupid guy and mad man. If you or everyone else have a addiction, i suggest to stop as soon as possible, because addiction in the end of the day will ruin your life.

DID YOU KNOW?

– Kurt Angle (KOBA) is a real fighter, He is a 1996 Olympic Gold Medal winner in the 220lbs weight category.

– The director, Gavin O’Connor portrayed J.J. Riley, a SPARTA Promotor.

– Actor Tom Hardy, gaining 13 kg for this role, after Warrior(2011) and movies villain, Bane in TDKR(2012).

THE INTERVIEW

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Sex scene: Yes, not explicit. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: Yes, Very Explicit. Smoking Scene: No. Drugs Scene: No. Alcohol Drinking: Yes . Profanity: Yes . Gore Scene: Yes.

OVERALL: 21+(adult)

MY OPINION

Three main character having same portion in this movie. Nick Nolte playing amazing here, for his role of a old man with a sins in the past. Begging for forgiveness, searching a redemption. A lonely man. Man with a lot of regret in his past life. A man who get a hatred from his own two sons. Nick deserved Academy award nominees.

Joel Edgerton play well here but, the outstanding performance is from Tom Hardy, who successfully portrayed a cold, mysterious character & “cold blooded killer in the ring”.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5