BEGIN AGAIN(2013), Hangat, Manis dan Ordinary

DATA FILM

Sutradara: John Carney . Penulis Naskah: John Carney  . Bintang: Keira Knightley, Mark Ruffalo, Adam Levine, Hailee Steinfeld. Durasi: 104 menit . Tahun Rilis: 2013.

PENGHARGAAN OSCAR

– Tidak Ada.

JALAN CERITA(PLOT)

– You’re only as strong as your next move. –

Untuk posting kali ini, akan aku bahas film ini dari beberapa karakter di dalamnya, lets begin:

 DAN MULLIGAN

???????????

Dan(Mark Ruffalo)adalah seorang eksekutif dunia musik yang sukses, bersama rekannya Saul, mereka berdua mendirikan Distressed Records, sebuah rumah rekaman yang sukses. Tapi itu semua adalah cerita lama, setelah selama 7 tahun Dan gagal mendapatkan artis untuk rumah rekamannya, dia akhirnya dipecat oleh Saul. Dan stress berat, apalagi hubungannya dengan Miriam (Catherine Keener), sang istri dan Violet, sang anak perempuan satu satunya juga tidak harmonis. Dan yang sudah pusing berat akhirnya memilih untuk pergi ke bar dan minum.

“I’m a producer because I don’t play bass, baby.” (Dan)

Di bar tersebut dirinya menemukan permata yang terpendam dalam diri Greta. Dia akhirnya berhasil meyakinkan Greta untuk merekam lagu lagunya. Tapi tidak dengan Saul. Dan akhirnya punya ide untuk meminta bantuan kepada Trouble Gum. Trouble Gum tidak keberatan untuk membantu Dan yang sedang kesulitan. Maklum Trouble Gum dibesarkan oleh rumah rekamannya Dan.

Dan berhasil membuat Greta memiliki rekamannya sediri, mereka pada akhirnya menjual rekaman mereka via online, tentu saja dengan bantuan dari artis yang sudah terkenal, Trouble Gum.

Hubungan Dan dengan sang istri pun akhirnya melunak, Miriam tidak keberatan mengantar Violet untuk datang ke tempat rekaman dan di atas gedung. Begitupun dengan hubungan Dan dan Violet, Dan akhirnya bisa merasakan menjadi ayah yang seutuhnya bagi Violet. Dan dan Miriam akhirnya berbaikan dan Dan bisa pulang kerumahnya setelah lama tinggal di apatemen sewaannya sendirian.

VIOLET

 Film Set - 'Can A Song Save Your Life?'

 Violet (Hailee Steinfeld), adalah putri semata wayang Dan dan Miriam. Kehilangan sosok ayah yang berpisah dengan sang ibu membuat Violet kesulitan dalam bergaul dengan teman temannya.

“She says you’re a pathetic loser. (Violet)”

 

Violet yang ternyata pandai bermain musik akhirnya diminta Greta untuk ikut rekaman bersamanya. Inilah awal dari hubungan dengan Dan yang membaik. Dan Miriam dan  Violet akhirnya menjadi keluarga yang utuh berkat peran dari Greta.

DAVE KOHL

Begin Again - (19)

Muda, tampan, sexy dan pintar bermusik, Dave Kohl(Adam Levine) adalah pacar sempurna bagi Greta(Keira Knightley) semenjak berada di bangku sekolah. Keduanya sudah berpacaran selama kurang lebih 5 tahun. Dave adalah pemusik berbakat, bersama Greta keduanya suka menulis lagu (terutamanya sih lagu cinta keduanya). Dave akhirnya berhasil mendapat kesempatan untuk rekaman lagu di Manhattan, New York, Amerika (What an American Dream), tapi sayangnya selama masa pengurusan rekaman albumnya yang mana dia pergi ke Amerika bersama Greta, Dave sempat terpisah beberapa saat dengan Greta karena harus ke LA. Di sana lah Dave ternyata berselingkuh dengan salah satu wanita di tempat dia merekam album.

“If I could somehow do anything that would undo what I did to us, just tell me what it is.” (Dave)

Sekembalinya dari LA, Dave tidak mampu menutupi kesalahannya karena telah berselingkuh. Greta marah besar dan meminta putus dengan Dave. Dave yang memang merasa bersalah tidak ada pilihan lain selain mengikuti kemauan Greta. Keduanya kemudian pisah.

Di akhir cerita akhirnya Greta sudah mulai memaafkan Dave. Keduanya kemudian saling bertemu muka di taman. Di sana Dave mengundang Greta untuk datang ke konsernya. Greta akhirnya datang di konser Dave, sempat ditawari untuk naik panggung bersama tapi Greta memilih untuk menikmati penampilan Dave dari sisi sebelah panggung.

GRETA

Begin Again - (16)

 Adalah wanita cantik, pacar dari Dave Kohl. Keduanya adalah berasal dari London, UK. Sempat ikut ke Manhattan, New York untuk menemani Dave. Tapi di tengah perjalanan karir Dave, Greta memutuskan untuk putus dengan Dave. Dalam keadaan murung, dia yang di LA sempat bertemu dengan kawan lamanya, Steve (James Corden), akhirnya memutuskan untuk tinggal sementara bersama dengan Steve. Demi menghibur Greta yang sedang putus cinta, Steve mengajak Greta untuk menyaksikannya tampil di sebuah Cafe. Tak dinyana Steve ternyata meminta Greta untuk menyanyikan 1 buah lagu di panggung. Greta tentu saja menolak, tapi pada akhirnya dia pasrah.

“So, this is a new song for anyone who’s ever been alone in the city.” (Greta)

Aksi menyanyinya sungguh datang dari hati karena sesuai dengan apa yang dialaminya saat itu, Greta tampil memukau penonton. Salah satu penontonnya adalah Dan Mulligan, seorang Eksekutif Industri musik yang sedang galau dan kesulitan dalam segala sisi kehidupannya.

Dan melihat potensi Greta untuk menjadi populer dan menghasilkan uang. Greta ditawari kerjasama oleh Dan. Awalnya Greta mengira Dan sudah gila dan bercanda. Pada akhirnya Greta menerima tawaran dari Dan tersebut. Meski Dan gagal meyakinkan mantan partnernya, Saul (Mos Def ) untuk memberi kesempatan Greta rekaman tapi kemauan keras dari Dan dan Greta akhirnya mendapatkan jalan terang. Mereka memiliki ide untuk merekam dimanapun mereka mau, di outdoor, diatas perahu, di jalanan, di atas apartemen di stasiun subway. Greta mengalami transformasi diri yang luarbiasa, semangat hidup dan gairahnya kembali hadir setelah proses rekaman musik-musiknya bersama Steve dkk, bahkan dia turut serta memperbaiki hubungan Dan dan Violet yang sempat renggang.

Di akhir cerita Greta akhirnya memaafkan Dave yang sudah mempopulerkan lagu mereka berdua, “Lost Stars” lagu yang sebenarnya dia tulis untuk Dave sebagai hadiah Natal. Tapi Greta dan Dan  gagal meyakinkan Saul dalam pembagian keutungan albumnya. Greta akhirnya mendapatkan ide untuk menjual sendiri albumnya via online. Dengan dibantu promosi oleh Trouble Gum(CeeLo Green), teman dari Dan via Twitter, akhirnya Greta dkk mendapatkan keuntungan yang luarbiasa.

 On Location For "Can A Song Save Your Life?"

Begin Again - (1)

     Begin Again - (7)

Begin Again - (9)

Begin Again - (10)

Begin Again - (12)

Begin Again - (15)

 Begin Again - (17)

Begin Again - (18)

 Begin Again - (20)

Begin Again - (21)

Begin Again - (22)

Begin Again - (23)

Begin Again - (24)

Begin Again - (25)

Begin Again - (26)

Begin Again - (27)

Begin Again - (29)

(L-R) MARK RUFFALO and KEIRA KNIGHTLEY star in CAN A SONG SAVE YOUR LIFE?

Begin Again - (31)

Begin Again - (32)

Begin Again - (39)

 Begin Again - (37)

 

TOP QUOTES

Greta: “I just think you have let your troubles get in the way of your entire life.”

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Inti dari film ini adalah bahwa beberapa orang layak mendapatkan kesempatan kedua.

TAHUKAN KAMU?

– Film ini aslinya berjudul Can a Song Save Your Life?

– Ronan Keating dan Scarlett Johansson awalnya sempat diisukan akan turut bermain dalam film ini, tapi nyatanya Adam Levine dan Kiera Knightley yang beruntung mendapatnya peran di filtm ini.

-Film bertema musik kedua dari sutradara John Carney, setelah ONCE (2007).

 

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: TIDAK. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: TIDAK . Adegan Merokok: YA. Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 15+(Remaja & dewasa)

KESIMPULAN:

– Bagus! itu kata pertama yang diucapkan untuk mendeskripsikan BEGIN AGAIN. Seluruh karakter bermain dengan sangat baik dalam film ini, bahkan Adam Levine yang dimana ini adalah film pertamanya dapat tampil natural, dan menarik. Kisah cinta antara Dave dan Greta juga diceritakan dengan normal (tapi tetap manis), apa adanya dan biasa (dalam artian tidak dilebih-lebihkan, seperti layaknya film Hollywood romance kebanyakan, mungkin ini karena sang sutradara sendiri bukan American), begitupun konflik dalam keluarga Dan yang diceritakan adalah konflik yang normal dalam keluarga siapapun. Applause untuk setiap lagu yang ada dalam film ini, selain enak didengar juga tetap menjadi soundtrack dari masing masing karakter dalam setiap momen yang ingin diceritakan, well done.

Ya, pada akhirnya mungkin film ini bisa menginspirasi kita, bahwa kadang beberapa orang layak mendapatkan KESEMPATAN KEDUA, kadang beberapa orang perlu berhenti sejenak, merenung, berpikir untuk kemudian MEMULAI LAGI.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8

VERTIGO(1958), Cerita Romansa Dalam Balutan Psikologikal Thriller Nan Suram

DATA FILM

Sutradara: Alfred Hitchcock . Penulis Naskah: Alec Coppel, Samuel A. Taylor(Naskah), Pierre Boileau, Thomas Narcejac( Novel D’entre les morts ), Maxwell Anderson  . Bintang:  James Stewart, Kim Novak, Barbara Bel Geddes. Durasi: 128 menit . Tahun Rilis: 1958.

PENGHARGAAN OSCAR

– 2 Nominasi Oscar: Best Art Direction-Set Decoration, Black-and-White or Color, Best Sound.

JALAN CERITA(PLOT)

VERTIGO - (6)

A Hitchcock thriller. You should see it from the beginning!

John/ Johnnie ‘Scottie’ Ferguson(James Stewart) adalah mantan detektif kepolisian. Pada suatu ketika Scottie dan kawannya sedang mengejar seorang penjahat di atap gedung, nahas bagi Scottie dia terselip sehingga nyaris jatuh dari atap gedung. Temannya tersebut lantas mencoba untuk menolongnya. Bukannya berhasil, temannya tersebut malah jatuh dan mati. Dan Scottie terpaksa menjadi saksi peristiwa tragis tersebut.

Kejadian ini membuat Scottie menjadi phobia terhadap ketinggian dan mengalami vertigo ketika berada dalam situasi yang sama dengan kejadian tersebut. Karena merasa tidak mampu lagi bekerja dengan maksimal dikarenakan kelemahannya tersebut Scottie akhirnya memutuskan untuk pensiun dini dari kepolisian.

Hari harinya kini dilewati dengan beristirahat di apartemennya dengan kadang-kadang ditemani oleh teman wanitanya, Midge Wood(Barbara Bel Geddes). Midge sendiri adalah wanita cantik yang suka melukis, diam diam dia sepertinya menaruh hati kepada Scottie. Kedamaian Scottie dalam masa pensiun terganggu ketika salah satu teman lamanya, Gavin Elster(Tom Helmore) datang ke San Fransisco. Gavin kemudian mengajak Scottie untuk bertemu.

VERTIGO - (15)

Di sana Gavin meminta secara langsung kepada Scottie untuk bekerja secara pribadi kepadanya. Gavin yang merupakan pengusaha sukses memiliki seorang istri yang sangat cantik bernama Madelaine Elster(Kim Novak). Hal yang membuatnya cemas adalah akhir akhir ini Madelaine menampakkan kebiasaan yang aneh. Jadilah Scottie diminta Gavin untuk membuntuti sekaligus mencari tahu dibalik sikap aneh dari Madelaine itu.

Gavin Elster: Scottie, do you believe that someone out of the past – someone dead – can enter and take possession of a living being?

Awalnya Scottie menolak untuk membantu temannya tersebut, tapi karena terus didesak dirinya akhirnya mau menerima pekerjaan tersebut. Keesokan harinya dia membuntuti Madelaine.

Dia terus menerus membuntuti kemana Madelaine pergi. Hari demi hari dilewati membuatnya makin curiga karena Madelaine sering pergi ke tempat tempat yang tidak biasa. Diantaranya pergi ke galery seni dan menonton suatu lukisan wanita selama berjam jam, tidak hanya itu saja dia juga mengetahui bahwa Madelaine sering berkunjung ke makam, membeli buket bunga yang sama dengan di lukisan dan kegiatan kegiatan tidak biasa lainnya.

VERTIGO - (8)

Setelah melaporkan hal ini kepada Gavin, dia baru diberi informasi bahwa Madelaine mengalami kutukan atau gangguan dari nenek moyangnya yaitu Carlotta Valdes. Yang memungkinkan Madelaine untuk memiliki kecenderungan bunuh diri seperti nenek moyangnya dulu.

VERTIGO - (10)

Di suatu hari ketika Scottie sedang membuntuti Madelaine, akhirnya perkataan Gavin menjadi kenyataan. Madelaine mencoba bunuh diri dengan terjun ke teluk San Fransisco. Tanpa pikir panjang Scottie langsung terjun untuk menolong Madelaine. Dia lalu membawa Madelaine ke apartemennya untuk dirawat. Di tempat tersebutlah benih benih cinta justru timbul di antara keduanya. Midge sendiri sempat memergoki Madelaine keluar dari apartemen Scottie. Hal ini jelas membuat Midge cemburu kepada Scottie.

Scottie: I love you, Madeleine.

Madeleine: I love you, too. It’s too late.

Scottie diberitahu bahwa Madelaine sering bermimpi aneh, dan ketika dia dan Madelaine pergi ke suatu pantai dia sadar bahwa tempat yang ada dalam mimpi buruk Madelaine adalah Mission San Juan Bautista. Dia dan Madelaine lalu pergi ke gereja tersebut. Madelaine mengungkapkan bahwa dia mencintai Scottie. Madelaine lalu lari pergi menuju tower gereja tersebut. Ketika Scottie mencoba untuk menghentikannya dia tertahan karena Vertigonya kambuh dirinya tidak kuasa untuk mencegah Madelaine terjun bunuh diri dari atas tower tersebut.

James Stewart - vertigo

Gavin Elster: There’s no way for them to understand. You and I know who killed Madeleine.

Dirinya lalu diinterogasi pihak berwenang, sementara Gavin yang terpukul memilih jalan pergi ke Eropa untuk melupakan Madelaine. Meski akhirnya dinyatakan tidak bersalah oleh pihak kepolisian, penyesalan akan kehilangan Madelaine begitu terasa dalam diri Scottie. Dirinya kemudian depresi berat.

Ketika rasa penyesalan dirinya sudah mulai mereda justru dirinya bertemu dengan seorang wanita yang sangat mirip dengan Madelaine. Scottie akhirnya tahu bahwa wanita tersebut bernama Judy Barton(Kim Novak) yang berasal dari Kansas.

Setelah mengikutinya ke tempat dia singgah, Scottie memutuskan untuk mengajak Judy makan malam. Meski ragu namun pada akhirnya Judy memenuhi permintaan dari Scottie. Kisah cinta keduanya kemudian berlanjut.

VERTIGO - (7)

Di suatu malam ketika keduanya sedang jalan bersama, Scottie merasa mengenali kalung yang dipakai oleh Judy. Dia segera menyadari siapa Judy sebenarnya. Karenanya dia kemudian bersikeras untuk membuat Judy semirip mungkin dengan almarhum Madelaine. Judy menolak keras pada awalnya, tapi karena didorong rasa cintanya kepada Scottie dirinya akhirnya pasrah untuk mengikuti kemauan Scottie.

Scottie suatu hari mengajak Judy pergi ke gereja dimana Madelaine tewas. Dia bersikeras untuk memaksa Judy untuk naik ke tower dimana Madelaine tewas. Judy menolak, tapi karena terus didorong oleh Scottie dia tidak punya pilihan lain.

VERTIGO - (9)

Di atas tower Scottie akhirnya merasa dapat mengatasi vertigonya. Dia kemudian menyatakan bahwa dia tahu Judy adalah Madelaine yang ditemui ketika peristiwa kematiannya. Dia mengetahui hal tersebut karena melihat kalung yang dipakai oleh Judy. Judy akhirnya mengatakan kejadian sebenarnya bahwa dia adalah orang yang diminta untuk seolah olah menjadi Madelaine demi menutupi niatan Gavin yang ingin membunuh Madelaine.

Di saat kejadian Madelaine tewas, sebenarnya adalah Gavin yang melempar Madelaine dari atas tower. Gavin dan Judy lalu pergi melalui jalan pintas dari atas tower. Scottie dipilih oleh Gavin karena Gavin tahu bahwa Scottie memiliki phobia terhadap ketinggian.

VERTIGO - (24)

Judy juga mengatakan bahwa kalung yang dipakainya adalah kalung dari Gavin yang diberikan sebagai tanda terima kasih karena telah mau berpura pura menjadi Madelaine. Judy juga mengungkapkan bahwa dirinya benar benar cinta kepada Scottie. Itulah alasan mengapa dirinya mau untuk didandani seperti Madelaine. Belum sempat keduanya melanjutkan perbincangan, datanglah seorang biarawati dari gereja tersebut. Judy yang kaget lalu salah melangkah hingga membuat dirinya terjatuh dari Tower. Sementara itu Scottie hanya bisa melihat wanita yang dikasihinya “mati lagi”. Sang biarawati sendiri lalu membunyikan lonceng gereja di atas tower tersebut untuk memberikan peringatan pada orang orang bahwa ada kejadian bunuh diri lagi.

VERTIGO - (27)

VERTIGO - (1)

VERTIGO - (28) VERTIGO - (2)  VERTIGO - (4) VERTIGO - (5)       VERTIGO - (12) VERTIGO - (14)
VERTIGO - (16) VERTIGO - (17)
VERTIGO - (19) VERTIGO - (20) VERTIGO - (22)

VERTIGO - (18) VERTIGO - (23)VERTIGO - (25)TOP QUOTES

Scottie: You shouldn’t keep souvenirs of a killing. You shouldn’t have been that sentimental.

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Kita harus senantiasa sadar terhadap perilaku kita, terhadap orang orang di sekitar kita, karena bisa jadi, teman baik sekalipun menusuk dari belakang di suatu waktu.

TAHUKAH KAMU?

– Grace Kelly adalah aktris favorit dari sang sutradara Alfred Hitchcock, seiring dengan kesuksesannya menaklukan hati pangeran Monaco, Hitchcock berpaling kepada Vera Miles. Vera sendiri rencananya akan memerankan Madelaine/ Judy, tapi karena dia saat itu malah mengandung, Hitchcock nampaknya tidak tertarik lagi untuk bekerjasama setelah kehamilannya. Jadilah peran Madelaine/ Judy diserahkan  kepada Kim Novak. Nampaknya Hitchcock tidak benar benar melupakan Vera. Buktinya di film selanjutnya dia masih bekerja sama dengannya yaitu di film Psycho(1960).

– Seperti kebanyakan filmnya, Hitchcock menjadi cameo di film ini pula. Ini dia screeshootnya:

VERTIGO - (26)

– James Steward saat syuting dilakukan berusia 49 tahun sedangkan Kim Novak 24 tahun. Mungkin dikarenakan usia James Stewart yang makin terlihat tua untuk memerankan tokoh pria protagonis di film film Hitchcock selanjutnya dia tidak pernah lagi ambil bagian.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: TIDAK. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: TIDAK, ada adegan bunuh diri dan adegan jatuh dari ketinggian . Adegan Merokok: YA. Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK.

OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

KESIMPULAN:

– Tidak heran film ini mampu menjungkalkan kedigdayaan dari Citizen Kane di polling BFI Sight & Sound Magazine, yang menjadikan film ini nomor satu di polling tersebut. Karya Hitchcock yang satu ini bahkan digadang gadang adalah salah satu karya terbaik dari Hitckcock semasa jayanya. Film ini tidak lepas dari ciri khas seorang Hitchcock, plot cerita yang misterius, dengan suasana suram sepanjang film, serta teknik pengambilan gambar untuk mendapatkan sensasi vertigo, serta plot twist yang membuat penonton melonjak dari bangku tempat duduknya. Dua jempol untuk Hitchcock.

Dari departemen akting, Kim Novak dan James Steward berakting dengan baik, mampu menampilkan chemistry di antara keduanya. Dengan gubahan lagu latar yang ikut membawa penonton makin terbius dengan suasana suram, nampaknya film ini memang salah satu yang terbaik yang dihasilkan Hitchcock.

Secara pribadi saya lebih menfavoritkan Psycho, tapi setidaknya film Vertigo ini lebih baik dalam penilaian saya dibanding Rear Window .But Afterall, Recomended Film!

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

9

City of Angels(1998), Malaikatpun Jatuh Cinta

DATA FILM

Sutradara: Brad Silberling . Penulis Naskah: Wim Wenders,  Peter Handke, Richard Reitinger, Dana Stevens(Naskah). Bintang:  Nicolas Cage, Meg Ryan. Durasi: 114 menit . Tahun Rilis: 1998.

PENGHARGAAN OSCAR

– tidak ada.

city of angels -  (15)

“What if angels walked amoung us, and one of them fell in love with us?”

SOUNDTRACK/ OST

JALAN CERITA(PLOT)

Seth(Nicolas Cage) adalah salah satu malaikat yang bertugas mencabut nyawa dan mengantarkannya ke kehidupan selanjutnya. Bersama temannya Cassiel (Andre Braugher)mereka menjadi kawan sejati. Seth memiliki kebiasaan  menanyakan hal yang disukai dari para arwah orang yang dijemputnya. Suatu hari dia bertugas menjemput arwah salah satu pasien di rumah sakit. Di tempat tersebutlah Seth menjadi saksi pasien yang gagal jantung. Yang akhirnya meninggal.

Seth sendiri merasa bahwa sang dokter bedah sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencegah kematian si pasien. Seth lama kelamaan menjadi kagum dengan ketulusan dokter bedah cantik itu. Juga bagaimana sang dokter merasa sangat bersalah karena tidak mampu berbuat banyak dalam menangani pasien yang meninggal tersebut. Dokter tersebut adalah dr. Maggie Rice(Meg Ryan). Waktu demi waktu pun berlalu, Seth menjadi masuk ke dalam kehidupan Maggie.

city of angels -  (26)

Akhirnya timbulah rasa sayang dalam diri Seth kepada Maggie. Sayang Maggie sendiri tidak dapat melihat Seth, meski sedikit dapat merasakan keberadaannya. Meskipun Maggie menjalin hubungan dengan teman seprofesinya, bernama Jordan Ferris(Colm Feore) ini tidak mengendurkan niat Seth untuk mendekati Maggie lebih jauh lagi.

Sebagai malaikat sendiri Seth dikaruniai kemampuan untuk menampilkan diri kepada siapapun yang dia kehendaki. Hingga suatu malam, di lorong kamar rumah sakit Seth menampakkan diri kepada Maggie. Maggie mengira Seth adalah pasien ataupun pengunjung rumah sakit. Seth dan Maggie akhirnya berkenalan dan terlihat mulai cocok.

Seth: I was there in the stairwell… when you cried for your patient. And I touched you, remember?

Di malam hari Seth menaruh buku berjudul “A Moveable Feast” karya Ernest Hemingway di meja di kamar tidur Maggie dengan tanpa menampakkan diri. Hal ini membuat Maggie yang terbangun di pagi harinya mengira bahwa yang memberikan buku tersebut adalah Ferris. Tapi ketika dia menanyakannya kepadanya dia mengelak bahwa dia yang memberikan buku tersebut kepada Maggie. Lalu Seth menemui Maggie di perpustakaan. Di sana Seth dan Maggie mulai terlibat percakapan yang menyenangkan karena Maggie dan Seth ternyata memiliki kesamaan akan buku bacaan, yang tak lain adalah buku yang diberikan Seth di malam hari tadi.

Ketika Maggie mendapatkan pasien bernama Nathaniel Messinger(Dennis Franz), Seth heran karena Nat seolah bisa merasakan keberadaannya. Akhirnya dia tahu setelah Nat mengatakan bahwa dia dulunya adalah Malaikat yang sama seperti Seth, bahkan saat ini dia masih memiliki kemampuan seperti malaikat yaitu dapat membaca pikiran manusia. Tapi setelah proses “falling” yaitu menjatuhkan diri dari ketinggian, dirinya akhirnya bisa menjadi manusia normal dan merasakan kehidupan, cinta, keluarga dan rasa bahagia karena dapat berenang di pantai. Seth mulai berpikir untuk mengambil cara yang sama dengan Nat.

Maggie: No dying now, Mr. Messinger. Not until you give me Seth’s phone number.

Seth terpaksa berbohong kepada Maggie akan identitas aslinya. Dia mengaku dirinya hanyalah seorang kurir dan tinggal di perpustakaan. Dan ketika intensitas pertemuan mereka makin sering, benih benih cinta diantara keduanya makin tumbuh subur.

city of angels -  (19)

Nathaniel Messinger: Free will, brother. Free will.

Nat yang dinyatakan sudah bisa kembali ke rumah berencana mengundang dokter Maggie untuk mengadakan pesta selamatan di rumahnya. Maggie kemudian mengajak Seth untuk ikut serta. Di kediaman Nat, Maggie mendapati bahwa Seth tidak tampak ketika dia sedang difoto bersama anak dari Nat. Ini makin mengundang kecurigaan dari Maggie kepada Seth akan jati diri sebenarnya.

Di malam harinya Maggie mengundang Seth untuk ikut membantu memasak di rumah. Ketika Seth terlihat memotong jarinya sendiri, Maggie makin khawatir, dia segera meminta Seth untuk menunjukkan lukanya. Seth terus menolak. Tapi Maggie tidak kehilangan ide, dia menggoreskan pisau dapur ke tangan Seth. Dan ketika dia menyadari bahwa Seth tidak terluka sedikitpun, Maggie sadar bahwa Seth adalah makhluk lain. Dia meminta Seth untuk memberikan penjelasan tapi Seth tetap tidak bisa. Akhirnya hubungan keduanya pun mulai menjauh.

Maggie: Why do you wear the same clothes all the time? Why won’t you give me your phone number? Are you married?

Beberapa hari kemudian Maggie dilamar oleh Ferris, Maggie diminta Ferris untuk beristirahat bersama di kabin milik paman Maggie di Danau Tahoe. Selain untuk lari dari rutinitas sebagai dokter yang menguras tenaga dan pikiran, juga untuk menata hati Maggie agar siap untuk dinikahi Ferris.

Di tempat lain, Seth yang makin galau karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan dokter Maggie akhirnya memutuskan untuk melakukan proses Falling juga. Dengan berada di ketinggian gedung dia akhirnya melompat. Untuk dia dapat mendarat di tempat yang tidak terlalu berbahaya sehingga selain masih dapat hidup dan tidak luka serius, Seth juga kini sudah menjadi manusia yang seutuhnya.

city of angels -  (23)

Meski terluka karena proses tersebut, Seth tidak pantang menyerah untuk mengabarkan kabar baik ini kepada Maggie. Berharap Maggie kini akan menerimanya setelah menjadi manusia. Tapi malang tak dapat ditolak, Maggie yang dicari Seth di rumah sakit sudah tidak ada di tempat. Nah berdasar informasi dari teman Maggie, Anne (Robin Bartlett) yang mengatakan bahwa Maggie sudah pergi ke Danau Tahoe, jadilah Seth pergi ke sana.

Seth yang tidak tahu mau pergi ke sana dengan apa terpaksa mencari tumpangan gratis. Sial tidak berhenti di situ karena dia malah dirampok para anak anak kriminal. Meski yang dirampok dari Seth hanyalah sepatu botnya. Seth tidak patah arang. Dia akhirnya mendapatkan tumpangan.

Akhirnya sampailah Seth di kabin Maggie. Maggie yang merasakah ketulusan dari Seth dan mengetahui bahwa Seth adalah normal normal saja dari luka yang didapatnya segera jatuh hati kembali kepadanya. Keduanya lantas memiliki malam yang tidak terlupakan.

city of angels -  (27)

Maggie Rice: I couldn’t marry Jordan. I’m in love with you.

Esok harinya Seth ditinggal sendirian di kabin, sementara Maggie pergi ke toko buah untuk membeli buah pir, buah yang memiliki kenangan manis diantara mereka berdua. Sebab dulu saat Seth masih seorang malaikat, dimana dia tidak bisa merasakan apapun, Maggie adalah orang yang pertama mengatakan akan rasa dan sensasi dari makan buah, yaitu buah pir tersebut. Dengan mengendarai sepeda kesayangannya Maggie pergi. Di perjalanan dia terlihat sangat bahagia akan apa yang terjadi dalam hidupnya, matahari yang begitu hangat tampak sangat dia nikmati. Tangannya dibuka lebar lebar seolah dirinya siap menerima masa depan yang begitu indah dengan pria ini, yaitu Seth.

Untuk tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Maggie yang kehilangan fokus bersepedanya mengalami kecelakaan fatal setelah menabrak truk pengangkut kayu hutan. Sementara si sopir pergi kabur menginggalkan Maggie sendirian terluka di tengah jalan. Seth yang memiliki firasat buruk segera mencari Maggie.

Akhirnya Seth menemukan Maggie dalam keadaan terluka parah. Tidak sempat mencari bantuan Maggie akhirnya meninggal. Sebelum meninggal dia mengatakan bahwa pertemuannya, dan waktu yang dia jalani bersama Seth adalah waktu yang diidam idamkannya dan menjadi favoritnya jika nantinya para malaikat menanyakan apa yang menjadi favoritnya di kehidupan dunia ini. Seth terharu dan jatuh dalam kesedihan yang mendalam. Dalam momen inilah Seth dapat mengalami yang namanya menjadi manusia yang seutuhnya karena dia akhirnya mengalami apa yang dinamakan kesedihan, kehilangan orang yang dicintai, cinta dan kesendirian.

city of angels -  (3)

Maggie Rice: I’m not afraid. When they ask me what I liked the best, I’ll tell them, it was you.

Seth akhirnya bertemu dengan Cassiel dan menanyakan apakah dirinya yang menjemput nyawa Maggie. Tapi Cassiel membantah hal tersebut. Cassiel kemudian menegaskan bahwa hal tersebut adalah hukuman dari tuhan kepada Seth karena sudah menjadi manusia. Seth menyatakan bahwa dalam dirinya tidak ada sedikitpun kekecewaan dan penyesalan setelah memutuskan menjadi manusia.

Seth kemudian makan buah pir, buah yang mengingatkan dirinya kepada Maggie. Dengan harapan dengan hal itu dirinya dapat memulai kehidupannya sebagai manusia dengan manis seperti manisnya buah pir.

Di akhir cerita Seth memutuskan untuk pergi ke pinggir pantai, tempat dimana para malaikat biasa berkumpul dan mendengarkan music di pagi dan petang hari. Di sana Seth berenang dalam deburan ombak seolah menyatakan bahwa dirinya sekarang sudah menjadi manusia dan berhak menikmati kehidupannya termasuk menikmati berenang di tengah lautan. Cassiel hanya tersenyum dengan tingkah teman lamanya tersebut.

city of angels -  (1)

city of angels -  (24)

city of angels -  (4)  MSDCIOF EC006  MCDCIOF EC046    city of angels -  (12)    city of angels -  (16)

MSDCIOF EC015city of angels -  (18)  city of angels -  (20) city of angels -  (21)

city of angels -  (5)

city of angels -  (10)

city of angels -  (2)

city of angels -  (11)

city of angels -  (13)      city of angels -  (28)

city of angels -  (25)

TOP QUOTES

I would rather have had one breath of her hair, one kiss of her mouth, one touch of her hand, than eternity without it.. One Kiss. (Seth)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Kehidupan adalah sesuatu yang sangat indah dan berharga, meski di dalam hidup kita harus menghadapi yang namanya rasa sakit dan rasa kecewa, tapi itulah seni menjalani hidup karena memang di dalamnya ada kegembiraan, kebahagiaan dan rasa sukacita tapi juga ada rasa kecewa, rasa sedih dan sebagainya, oleh karena itu syukurilah hidup dan orang orang yang ada dalam kehidupanmu

TAHUKAH KAMU?

– Nicholas Cage adalah bagian dari keluarga besar Coppola, bernama asli Nicholas Kim Coppola dia adalah keponakan dari Sutradara ternama Francis Ford Coppola(Trilogy Godfather). Sedangkan Roman Coppola dan Sofia Coppola(Lost in Translation (2003)) adalah sepupunya. Penggunaan nama Cage sendiri agar Nicholas bisa terhindar dari memanfaatkan nama keluarga tersebut demi kelancaran karir aktingnya di Hollywood. Goodjob Kim!

– Setahun sebelum bermain di film ini, Meg Ryan juga memerankan tokoh bernama Maggie. Tepatnya di film ComRom berjudul Addicted to Love(1997) karya sutradara Griffin Dunne.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: YA, ada adegan kecelakaan . Adegan Merokok: YA. Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

Dilihat dari jalan ceritanya sendiri sebenarnya tidak ada yang istimewa. Meski saya bukanlah pengagum Nicholas Cage dan Meg Ryan (dan wow ini adalah film Meg Ryan kedua yang saya tonton, yang pertama tentu saja Top Gun, ketika dia berperan sebagai Carole, istri dari Goose).Penampilan Nicholas Cage dan Meg Ryan sendiri juga tidaklah luarbiasa, tapi terbilang cukup untuk menampilkan chemistry keduanya. Justru yang menjadi poin penting dan menarik untuk menjadikannya alasan untuk menonton film ini adalah soundtrack Iris dari Go Go Dolls serta Arm of Angels dari Sarah Mc Lachlan cukup memberi warna bagi momen penting di film ini. Bagi kamu yang tidak terlalu tertarik dengan tema fantasy mungkin akan segera bosan dengan film ini.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

6

Revolutionary Road(2008), Pasangan Muda Amerika, Antara Keputusasaan dan Kehampaan Hidup

DATA FILM

Sutradara: Sam Mendes . Penulis Naskah: Justin Haythe(Naskah) Richard Yates (novel)  . Bintang:  Leonardo DiCaprio, Kate Winslet, Kathy Bates, Michael Shannon. Durasi: 119 menit . Tahun Rilis: 2008.

PENGHARGAAN OSCAR

– 3 Nominasi Oscar:Best Performance by an Actor in a Supporting Role – Michael Shannon, Best Achievement in Art Direction, Best Achievement in Costume Design

JALAN CERITA(PLOT)

REV ROAD (1)

Di suatu malam, Frank Wheeler(Leonardo DiCaprio)  bertemu dengan seorang wanita cantik saat sedang berada di sebuah pesta, wanita tersebut bernama April(Kate Winslet). Keduanya lantas berkenalan. Merasa ada chemistry di antara keduanya berawal dari perkenalan tersebut, akhirnya keduanya akhirnya menikah. Frank dan April lalu pindah ke daerah Connecticut, Amerika. April dan Frank kemudian memiliki 2 orang anak bernama Michael & Megan.

Frank sendiri saat pertemuan pertamanya dengan April adalah seorang buruh pelabuhan yang bercita cita menjadi kasir kafetaria. Saat ini Frank bekerja sebagai salesman di sebuah perusahaan bernama Knox Machines. Sementara April dulunya adalah seorang aktris opera sabun. Diam diam impiannya untuk menjadi seorang aktris besar masih tersimpan dalam benak pikiran terdalam April.

Pasangan April dan Frank terlihat seperti pasangan yang sempurna, setidaknya itu dilihat oleh teman teman mereka, tetangga tetangga mereka, seperti Shep Campbell(David Harbour), Milly Campbell(Kathryn Hahn) serta tetangga mereka yang berprofesi sebagai makelar properti, Mr. Howard Givings(Richard Easton) & Mrs. Helen Givings(Kathy Bates). Namun apa yang terlihat di luar tidak seperti yang di dalam, bahtera rumah tangga tetaplah ada di rumah tangga pasangan Wheeler. April merasa jenuh dengan kesehariannya di tempat tinggal tersebut, sementara Frank merasa bahwa dia sudah bekerja di tempat yang bodoh. Tempat yang membuat ayahnya bekerja di tempat yang sama selama 20 tahun. April dan Frank merasa frustasi dengan keadaan mereka.

Hingga suatu hari, April yang sedang beres beres rumah menemukan foto Frank bersama dengan temannya saat mereka sedang melakukan tugas perang di Paris, Perancis. Hal ini mengingatkan April akan perkataan Frank di masa lalu, bahwa Frank berkeinginan untuk pergi ke Paris suatu saat nanti. Frank mengatakan pula bahwa Paris mungkin adalah tempat yang tepat bagi dirinya.

Frank sendiri yang merasa sudah tidak semangat bekerja, mendapatkan alasan untuk pergi ke tempat kerjanya lagi. Tidak lain karena pertemuannya dengan Maureen Grube(Zoe Kazan), seorang wanita manis yang merupakan teman sekerjanya. Di hari ulang tahunnya dirinya akhirnya pergi makan keluar bersama dengan Maureen. Hal ini berlanjut ke adegan ranjang diantara keduanya. Keduanya kemudian menjadi TTM, Friends with benefit.

Sepuang dari kerjanya dan perginya bersama dengan Maureen, di rumah dia diberi kejutan oleh April dan kedua buah hati mereka. Mereka mengadakan pesta ulang tahun kecil kecilan bagi sang ayah. Frank tidak bisa menutupi rasa bersalahnya karena sudah berselingkuh. Dia segera mendinginkan kepala di shower.

Setelah itu akhirnya April memberanikan diri menyatakan opininya untuk pergi ke Paris, tidak jalan jalan tapi pindah selamanya kepada Frank. Di Paris nantinya rencananya April lah yang akan bekerja sementara waktu sebagai resepsionist di perusahaan negara, sementara Frank diminta untuk rehat sejenak sebelum mendapatkan inspirasi pekerjaan apa yang sesuai dengan hatinya.

Frank yang pada awalnya masih menertawakan ide dari istrinya tersebut akhirnya mulai mempertimbangkan ide tersebut setelah bujuk rayu dari April. Segeralah Frank dan April mempersiapkan diri mereka dan anak anak mereka untuk pindah ke Paris.

April Wheeler: Look at us. We’re just like everyone else. We’ve bought into the same, ridiculous delusion.

Ide untuk pergi ke Paris tersebut juga mereka utarakan kepada tetangga mereka, Hellen beserta suaminya dan anak mereka yang kena penyakit mental bernama John Givings(Michael Shannon). Keinginan mereka untuk pindah tentu saja ditertawakan teman teman serta tetangga mereka. Hanya satu orang yang menganggap serius omongan mereka, yang tidak lain adalah John sendiri. Yang dikatakan John sebagai kehidupan yang hampa dan penuh keputusasaan.

Ketika kegembiraan untuk segera lari dari kehidupan yang menjenuhkan ada di pikiran Frank, dirinya justru makin gila dalam bekerja. Tapi justru pada periode ini dilihat oleh bosnya bahwa Frank sudah melakukan pekerjaan yang briliant. Ini menyebabkan dirinya dipertimbangkan untuk mendapatkan promosi jabatan dari perusahaannya.

April Wheeler: I saw a whole other future. I can’t stop seeing it.

Di sisi lain April justru mengandung anak ketiga mereka. Keadaan ini membuat April tutup mulut akan kandungannya, karena takut Frank akan membatalkan kepergian mereka ke Paris jika dia buka mulut. Tapi apa dinyana Frank yang melihat masa depan pekerjaannya yang makin cerah tidak terlalu fokus untuk pergi ke Paris lagi. Hal ini disadari oleh April. Jadilah pasangan Wheeler ini bertengkar hebat.

Pertengkaran mereka sempat reda ketika Frank memilih untuk masuk ke kamar kecil untuk menenangkan diri dan mencuci muka. Tapi hal yang tidak diketahuinya selama ini, sebuah rahasia besar akhirnya terbongkar. Frank menemukan alat aborsi milik April. Frank jelas marah besar karena selama ini April tidak berterus terang kepadanya akan keadaannya. Konflik yang makin memanas antara kedua pasangan ini makin nyata.

John Givings: You a lawyer, Frank?

Frank Wheeler: No, I’m not.

John Givings: I could use a lawyer…

Keduanya kemudian pergi ke sebuah bar bernuansa Jazz untuk menenangkan diri. Ditemani oleh pasangan Campbell mereka bersenang senang. Frank kemudian menawarkan diri untuk berdansa dengan April. Tapi April menolak, karena memang tidak sedang enak hati kepada suaminya. Frank lantas mengajak Milly untuk berdansa. Setelah larut malam mereka semua hendak pulang. Tapi mobil salah satu dari mereka terhalang mobil lain yang sedang parkir. April meminta Frank untuk membawa pulang Milly dulu karena dia sedang mabuk. Sementara meninggalkan Shep dan April di bar.

April yang sedang galau segera berdansa dengan Shep. Petualangan mereka di malam itu berakhir dengan seks semalam di mobil Shep. Shep menyatakan diri bahwa dia sudah lama menyukai April. April sendiri tidak merasakan ada hati kepada Shep, selain hanya sebagai pelampiasan semalam saja.

Esoknya Frank datang kepada April dengan membawa pernyataan bahwa dia sudah berselingkuh dengan teman sekerjanya. Dia juga mengatakan bahwa perselingkuhan mereka sudah usai. April tidak terima dengan hal ini. Bara konflik April Frank yang sudah mulai tenang kembali membara. Perang adu mulut pun terjadi.

April Wheeler: What are you going to do now? Are you going to hit me? To show me how much you love me?

Dengan tujuan untuk mengatakan bahwa rencana mereka ke Paris batal, Frank dan April mengundang pasangan Givings dan John untuk makan bersama. Tapi ketika Frank menyatakan hal tersebut, John malah membuat pernyataan yang kontroversial dan membuat kuping Frank panas. Frank yang sudah naik darah segera mengusir mereka semua. Meninggalkan Frank dan April di meja makan. Pernyataan John ternyata kembali membuat April dan Frank terlibat perselisihan. Ini berujung ke April yang lari dari rumah menuju hutan. Frank mencoba untuk mengajak April kembali ke rumah tapi April mengancam untuk berteriak minta tolong jika Frank terus membuntutinya. Frank pasrah. Dia pulang sendirian ke rumah.

Esok paginya Frank terkejut setengah mati karena mendapati April sudah berada di dapur menyiapkan sarapan. Frank juga bingung dengan sikap April yang berubah menjadi kalem pagi itu. Bahkan April meminta Frank untuk menjelaskan perihal pekerjaannya yang akan ditanganinya nanti jika sudah mendapat promosi, perihal mesin komputer yang akan ditangani Frank.

Selepas sarapan pagi yang menyenangkan, Frank pergi bekerja dengan naik mobil. Hari itu terasa indah baginya. Tanpa diketahuinya bahwa bencana besar sedang menantinya nanti sekembalinya dari kantor.

April yang tinggal sendirian di rumah segera menjalankan rencananya untuk melakukan aborsi sendirian atas kandungannya. Segalanya berjalan di luar rencana, pendarahan yang dia alami terlalu hebat. April lantas mengontak Milly untuk segera memanggilkan Ambulance.

Di rumah sakit Frank menangis terisak isak karena April telah melakukan aborsi yang gagal seperti ini. Frank juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas nasib yang menimpa April. April sendiri lantas meninggal karena hal ini.

April Wheeler: You’re the most beautiful and wonderful thing in the world. You’re a man.

Di akhir cerita, Frank dikabarkan sudah pindah ke kota. Dirinya masih bekerja perusahaan komputer yang dulu. Tapi sepertinya kesedihan akan kehilangannya akan April tidak dapat lepas dari ingatannya.

Sementara itu pasangan Giving sudah mendapatkan penyewa baru dari rumah yang dulu didiami keluarga Wheeler. Pasangan tersebut sempat untuk berkunjung ke rumah Pasangan Campbell. Shep sendiri merasa tidak perlu untuk mengungkit ungkit perihal Frank dan April kembali, Milly setuju dengan hal ini.

Pasangan Givings pun tidak henti hentinya membahas mengenai rumah yang dulu didiami oleh pasangan Wheeler serta pasangan Wheeler itu sendiri. Howard merasa jenuh dengan perkataan sang istri, Helen akan hal ini. Dia segera mencopot alat bantu dengarnya. Hal ini membuatnya lebih tenang sekarang.

REV ROAD (1)

REV ROAD (22)REV ROAD (2)REV ROAD (2)  REV ROAD (3)

REV ROAD (23)REV ROAD (4)REV ROAD (5)

Revolutionary RoadREV ROAD (6)REV ROAD (7)  REV ROAD (9)  Revolutionary Road  REV ROAD (13)REV ROAD (14)Revolutionary Road  REV ROAD (18)REV ROAD (19)REV ROAD (20)

Revolutionary RoadREV ROAD (21)  

REV ROAD (8)

Revolutionary Road

TOP QUOTES

John Givings: Hopeless emptiness. Now you’ve said it. Plenty of people are onto the emptiness, but it takes real guts to see the hopelessness.

TRAILER

http://www.youtube.com/watch?v=bpra9OEw6nQ

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Setiap bahtera rumah tangga pastilah pernah menghadapi yang namanya badai, dengan saling percaya dan mendukung antara suami dan istri, dan demi kelanggengan rumah tangga, serta demi masa depan anak anak nantinya, harusnya sekuat apapun badai tersebut bisa diatasi.

– Saling percaya harus dijaga diantara pasangan suami dan istri, karena ketika konflik mendera kedua pasangan, hal tersebut masih dapat menjadi jembatan untuk menjembatani perbedaan diantara keduanya, tapi ketika kepercayaan hilang, maka kelangsungan rumah tangga dalam ujung tanduk.

TAHUKAH KAMU?

– Kala film ini diputar, sang sutradara Sam Mendes adalah pasangan dari Kate Winslet, sebelum akhirnya di tahun 2012, Kate berpaling ke Ned Rocknroll.

– Ty Simpkins, adalah Dalton dalam film Insidious. Dia adalah saudara kandung dari Ryan Simpkins. Keduanya berperan sebagai anak dari pasangan Wheeler.

– Di film ini, PERTAMA KALINYA BAGI WINSLET MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA APRIL, KEDUA KALINYA BAGI LEO MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA FRANK (YG PERTAMA CATCH ME IF YOU CAN, Frank Abagnale Jr.) YANG KETIGA KALINYA BAGI  KATHY BATES MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA HELEN

– Meski saat itu sudah menjadi pasangan sejak waktu yang lama, ini adalah film pertama dari pasangan Winslet + Mendes.

– Leo, Kate dan Kathy sendiri adalah trio yang bermain di film Titanic.

– Ketika adegan bercinta antara  April dan Frank, sutradara Sam Mendes memilih untuk melihat dari monitor di ruangan lain (wajar takut cemburu, karena Kate Winslet sendiri adalah pasangannya pada saat itu.)

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: YA, ada adegan aborsi . Adegan Merokok: YA, BANYAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Kualitas akting Leonardo dan Kate tidak perlu diragukan lagi, chemistry yang dibangun diantara keduanya juga sangat baik. Mungkin dikarenakan mereka sudah saling mengenal satu sama lain kala beradu akting di Titanic. Untuk Michael Shannon, menarik diamati, karena selain perannya menyebalkan, komentarnya pedas, meski ada benarnya pada akhirnya justru menjadikan dirinya pencuri perhatian diantara kegemilangan akting duet Leo-Kate. Film drama yang penuh konflik batin antara pemerannya, berakhir tragis di ujungnya, cukup baik digarap namun tidak terlalu spesial.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5

Rust and Bone – De rouille et d’os(2012), Romantisme Whale Trainer Cacat dan Kickboxer Single Father

DATA FILM

Sutradara: Jacques Audiard . Penulis Naskah: Jacques Audiard, Thomas Bidegain , Craig Davidson(Cerita) . Bintang:   Marion Cotillard, Matthias Schoenaerts, Armand Verdure . Durasi: 120 menit . Tahun Rilis: 2012.

PENGHARGAAN OSCAR

–  tidak ada.

RUST AND BONE - (2)

JALAN CERITA(PLOT)

RUST AND BONE - (28)

 In a human hand there are 27 bones. Some apes have more. A gorilla has 32, five in each thumb. A human has 27. If you break an arm or a leg, the bone grows back together by calcification. It will be stronger than before. If you break a bone in your hand, it will never recover completely.

Before every fight, you’ll think. In each slap, you’ll think. You’ll be careful.

But at some point the pain will come back. Like needles. Like glass splinters

Bersetting di Antibes, Perancis Selatan, seorang lelaki gagah yang juga seorang single parent bernama Ali – Alain van Versch(Matthias Schoenaerts), berasal dari Belgia, berniat untuk tinggal bersama kakaknya, Anna(Corinne Masiero) dan suaminya, sekaligus menyadari bahwa dia adalah ayah yang tidak terlalu baik bagi anak laki lakinya, Sam.

Lewat perjuangan keras akhirnya Ali dapat sampai di rumah kakaknya. Kemudian dia mendapatkan pekerjaan sebagai petugas keamanan/ Bouncer di sebuah klub malam L’Annexe. Sementara itu Anna bekerja sebagai kasir di sebuah supermarket di daerah tersebut pula.

The bouncer from the the Annexe.
He brought me home. (Stephanie)

Segalanya berjalan dengan baik, Sam pun mendapatkan pendidikan dan bersekolah lagi. Hingga suatu malam, terjadi sedikit keributan di klub. Keributan terjadi antara seorang wanita cantik bernama Stéphanie(Marion Cotillard) dan seorang pria. Keributan tersebut berhasil diredam, namun sayang, Stéphanie mengalami pendarahan di hidungnya. Ali kemudian mengantarkan Stéphanie ke kediamannya.

Berniat untuk meminta es batu untuk mengompres tangannya yang lebam, Ali ikut masuk ke kediaman Stéphanie. Di dalam dia bertemu dengan pasangan Stéphanie, Simon(Yannick Choirat) yang secara tersirat tidak menyukai kedatangan Ali. Melihat deretan foto yang ada di dinding di kediaman Stéphanie, Ali kemudian tahu bahwa Stéphanie adalah seorang pelatih Paus Pembunuh di sebuah tempat hiburan. Ali kemudian meniggalkan kediaman Stéphanie dengan terlebih dahulu meninggalkan nomor telepon untuk berjaga-jaga.

Alain van Versch: I’d never have imagined!

Stéphanie: Why? Can’t a whore train orcas?

Stéphanie tak merasa harus menelepon nomor Ali, hingga suatu hari di tempat kerjanya terjadi musibah. Stéphanie diserang salah satu Paus sehingga mengakibatkan dirinya harus dirawat di rumah sakit. Akhirnya Stéphanie terbangun dan begitu terpukul dengan kenyataan bahwa dia sudah kehilangan kedua kakinya karena serangan paus tersebut. Stéphanie depresi.

Stéphanie kemudian berinisiatif untuk menelepon Ali. Keduanya kemudian bertemu, dan ternyata Ali sudah mengetahui kejadian yang menimpa Stéphanie lewat TV. Ali berniat untuk menghibur Stéphanie kemudian mengajaknya untuk pergi ke luar rumah. Stéphanie setuju, keduanya kemudian ke pantai. Ali tanpa segan segera berenang di pantai. Stéphanie yang kehilangan kedua kakinya tampak ketakukan untuk kembali ke air. Meski pada akhirnya dia mulai mau untuk berenang. Hubungan keduanya makin intens dan lekat.

Ali selanjutnya mendapatkan pekerjaan sebagai petugas jaga malam. Disana dia bertemu dengan Martial(Bouli Lanners), seorang penjaga senior yang ternyata punya pekerjaan sampingan menjadi dealer dalam pertarungan kickboxer jalanan. Ali yang dulunya memang pernah berlatih tinju dan kickboxer tertarik untuk ikut. Pada pertarungan pertamanya dia sukses memenangkan pertarungan dengan cepat. Bahkan Stéphanie yang ikut menontonnya terkagum-kagum.

Ali yang kegiatan sehari harinya berlatih di gym, lari dan bekerja di malam hari bertemu dan berkenalan dengan salah satu gadis di gym. Keduanya kemudian menjadi sex buddy. Sementara itu Stéphanie yang sudah cukup mengenal Ali akhirnya bersedia pula untuk berhubungan seks dengan Ali. Hal ini terjadi makin sering, keduanya menggunakan kode sms : OP untuk hal ini.

Alain van Versch: Well, when you feel like it, call me. If I’m OP, I’ll come.

Stéphanie: What does that mean, ‘OP’?

Alain van Versch: Operational. When I’m available, when I can.

Stéphanie akhirnya mendapatkan kaki palsu. Segera dia mengabarkan hal baik ini kepada Ali. Stéphanie pun akhirnya bisa merasa normal dan berani mendatangi tempat hiburan paus lagi. Kisah berlanjut hingga Stéphanie dan Ali serta teman-temannya pergi ke klub L’Annexe, Stéphanie terkejut karena Ali berani menggoda wanita di klub di depan matanya dan mengajak wanita tersebut pulang bersamanya. Hubungan keduanya sempat renggang karena hal ini.

Ali yang ditawari pekerjaan sampingan lainnya oleh Martial, sebuah pekerjaan kotor dan ilegal, yaitu memasang kamera pengawas secara diam diam di toko-toko di kota tersebut. Ali menerima tawaran dari Martial.

Alain van Versch: What’s up, Robocop?

Stéphanie: This is a circus!

Semuanya lancar lancar saja hingga suatu hari Anna dipanggil bagian manajemen supermarket dan dipecat karena diketahui mencuri bahan makanan yang sudah kadaluarsa untuk dibawa pulang. Berdasarkan informasi dan foto yang diperlihatkan salah satu temannya, yang menunjukkan bahwa Ali adalah salah satu dari pelaku pemasang kamera pengawas tersebut, membuat Ana naik darah.

Ali yang baru pulang dari jogging segera dilabrak dan diusir dari rumah Anna dan suaminya. Malam harinya Ali terpaksa pergi. Dengan meninggalkan Sam bersama Anna. Dia kemudian menuju Warsawa, Russia untuk ikut pelatihan Kickboxer di suatu pemusatan latihan.

Selang beberapa lama Sam diantar oleh salah satu terman Ali ke tempat pemusatan latihan Kickboxer. Ali dan Sam segera bermain main bersama. Keduanya memutuskan untuk bermain di danau yang sedang membeku. Sial, dasar Ali yang memang kurang awas dalam pengasuhan anak kecil, Sam yang tidak diawasi Ali karena sedang menelepon terjatuh ke bagian es yang tipis. Ali panik dan mencari Sam, mengetahui Sam terjebak di dalam danau yang membeku, Ali meninju danau tersebut hingga Sam bisa diselamatkan, sedang tangan ali sendiri tulangnya retak karena hal ini.

Sam kemudian dibawa ke rumah sakit. Tiga jam kemudian dia sadar dari koma. Ali yang getir dengan keadaan Sam merasa sangat bersalah. Dia kemudian mendapatkan telepon dari Stéphanie. Ali menyatakan perasaanya kepada Stéphanie, bahwa dia mencintainya. Keduanya kembali baikan. Di akhir cerita Sam, Stéphanie dan Ali sedang mengadakan jumpa pers untuk pertandingan kickboxernya.

Alain van Versch: [Talking to Stéphanie on the phone] What are you doing?

Stéphanie: At this moment? On life? Or in general?

Alain van Versch: I wanted to say that…

Stéphanie: I’m not asking for anything. I’m hanging up. I’ll call you to ask about Sam. Give him a kiss?

Alain van Versch: Don’t hang up! Don’t hang up!

Stéphanie: I won’t hang up.

Alain van Versch: For three hours… he’s was in a coma. For three hours, he was dead. I was scared of losing him. Don’t leave me!

Stéphanie: I won’t leave you!

Alain van Versch: I love you.

RUST AND BONE - (10)

RUST AND BONE - (2)RUST AND BONE - (8)

RUST AND BONE - (1)    

RUST AND BONE - (23)

RUST AND BONE - (21)

RUST AND BONE - (26)     RUST AND BONE - (12)RUST AND BONE - (13)            

RUST AND BONE - (11)RUST AND BONE - (18)RUST AND BONE - (25)

  

?????????RUST AND BONE - (20)

RUST AND BONE - (16)RUST AND BONE - (30)

RUST AND BONE - (7)RUST AND BONE - (29) 

TOP QUOTES

 Sam: When is Mommy coming?

Ali: Soon, I told you!

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pantang bagi kita untuk merendahkan orang yang punya cacat fisik, bagaimanapun mereka layak dan berhak untuk dihormati, dikasihi dan dicintai.

– Hidup seorang lelaki adalah perjuangan, menangkan! (Seperti di film ini, ada dua adegan dimana Ali menggendong seseorang di belakang. Yang pertama menggendong Sam, berarti bahwa dia akan berjuang demi kebaikan Sam, termasuk tinggal di tempat Anna agar Sam lebih terawat. Yang kedua dia menggendong Stephanie, berarti bahwa dia tidak akan meninggalkan temannya yang butuh perhatian dan kasih sayang, dia akan ada untuk membantunya dan menghiburnya.

TAHUKAH KAMU?

– Sebagai persiapan dalam film ini Marion Cotillard seminggu berada di Marineland, Kanada untuk persiapan menjadi Whale trainer dan mengambil kursus latihan renang juga, hal yang cukup membuatnya sibuk sebab dia juga melakukan pengambilan gambar untuk Dark Knight Rises bersamaan dengan pengambilan gambar untuk film ini.

– Sebelum menyutradarai film ini sutradara Jacques Audiard lebih dulu sukses dengan film A Prophet.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, sangat eksplisit, ada adegan bugil. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: YA. Adegan Berdarah: YA . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: YA. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 25+(sangat dewasa)

KESIMPULAN:

– Diangkat dari cerita pendek berjudul sama karangan Craig Davidson, sutradara  Jacques Audiard mampu membangun chemistry yang baik antara Stephanie dan Ali. Selain itu drama romantisme si wanita cantik namun cacat dengan lelaki berbadan tegap tapi kurang bertanggungjawab sekaligus ayah tunggal terjalin dengan baik. Jalan ceritanya bagus, akting yang bagus dan penuh dengan pesan moral. Meski beberapa adegan vulgar ditampilkan tidak mengurangi kenikmatan film ini, saya justru setuju dengan pendapat Marion Cotillard bahwa jika tanpa adegan intim, film Rust and Bone ini akan tidak lengkap.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8

(500) Days of Summer (2009), 500 Hari Kisah Cinta Tom Terhadap Summer Finn

DATA FILM

Sutradara: Marc Webb . Penulis Naskah: Scott Neustadter, Michael H. Weber. Bintang: Zooey Deschanel, Joseph Gordon-Levitt. Durasi: 95 menit . Tahun Rilis: 2009.

PENGHARGAAN OSCAR

– Tidak Ada.

500 Days Of Summer - (10) ” This is not a love story. This is a story about love.”

JALAN CERITA(PLOT)

Apa yang anda harapkan ketika anda menonton film romantis, akhir yang bahagia, pasangan pria wanita yang kisah cintanya bagaikan kisah dalam dongeng, pastikan anda menyiapkan diri untuk kecewa dalam menonton film ini jika itu harapan anda. Sejak awal kita akan diberitahu bahwa film ini bukanlan film tentang cinta melainkan film tentang pertemuan seorang pria dengan wanita yang nantinya akan mengisi hatinya, dan harinya hingga kurang lebih 500 hari.

Narrator: Most days of the year are unremarkable. They begin and they end with no lasting memory made in between. Most days have no impact on the course of a life.

Tidak hanya pertemuan tapi juga perpisahan akan terjadi di antara 500 hari tersebut. Diceritakan di tengah kota di Amerika, Tom Hansen(Joseph Gordon-Levitt) pria lugu dan lucu adalah tipe pria yang percaya akan kisah cinta lama, dimana ada wanita idaman, the one, yang nantinya jika Tom menemukannya, Tom merasa sangat bahagia.

Rachel Hansen: PMS?

Tom: What do you know about PMS?

Rachel Hansen: More than you, Tom.

Hingga suatu hari, di tempat kerjanya, sebuah kantor tempat pembuatan kartu ucapan datanglah seorang gadis manis, namanya Summer Finn(Zooey Deschanel). Tom langsung saja tertarik dengan Summer, selain karena wajahnya yang memang cantik, Summer mudah bergaul. Keduanya kemudian berada di dalam satu lift ketika hendak ke kantor mereka, mendengar lagu The Smiths terdengar dari headphone Tom, Summer merasa gembira, sebab The Smiths adalah salah satu band idolanya. Tom pun tidak menyangka hal ini. Di lain pihak dia senang akan hal ini.

Tom: Nobody loves Ringo Starr.

Summer: That’s what I love about him.

Setelahnya Tom  lebih sering berdiskusi tentang bagaimana mendapatkan hati Summer dengan teman gengnya McKenzie(Geoffrey Arend), Paul(Matthew Gray Gubler) dan adik perempuannya yang smart dan suka main bola, Rachel(Chloë Grace Moretz). Akhirnya tibalah saat yang ditunggu, setelah pesta karaoke di sebuah club yang berakhir menyenangkan Tom berhasil mendapatkan hati Summer. Esok harinya keduanya berciuman di tempat fotokopi, dan kisah cinta keduanya pun dimulai.

Tom: I love her smile. I love her hair. I love her knees. I love how she licks her lips before she talks. I love her heart-shaped birthmark on her neck. I love it when she sleeps.

Satu hal yang menjadi ganjalan bagi hubungan keduanya adalah Summer yang tidak percaya kepada cinta sejati, karena baginya hidup adalah untuk dinikmati, tanpa harus ada embel embel pasangan atau pacaran, sedangkan Tom sebaliknya, menuntut kejelasan hubungan keduanya, Tom sangat ngarep untuk jadian secara resmi dengan Summer. Meski begitu jalinan kisah keduanya, yang oleh Summer hanya dianggap sebagai pertemanan terus berlanjut.

Tom: Darling…

Tom: I don’t know how to tell you this, but… there’s a Chinese family in our bathroom.

Di suatu malam, ketika keduanya sedang duduk minum di bar, datanglah pria necis yang coba menggoda Summer, yang kemudian mengejeknya karena mau berpacaran dengan pria lugu dan manis seperti Tom. Tom yang merasa tersinggung segera baku hantam dengan pria tersebut. Ketika pulang Summer dan Tom saling bertengkar karena kejadian di bar tersebut. Tom kemudian pulang.

Esok paginya Summer sudah mengunggu di luar kediaman Tom untuk meminta maaf. Kali ini hubungan keduanya masih bisa diselamatkan dengan sex after fight.

Summer: I just… I just woke up one day and I knew.

Tom: Knew what?

Summer: …What I was never sure of with you.

Tapi hubungan keduanya benar-benar retak setelah beberapa bulan kemudian, meski keduanya pergi bersama ke pesta seorang teman, hubungan keduanya semakin hambar. Summer yang menyatakan bahwa Tom tak pernah bisa meyakinkan Summer akan cintanya, membuat Summer bimbang. Sementara itu Tom  sendiri sudah tidak tahan untuk memberikan label kejelasan hubungan keduanya, sedangkan Summer juga merasa tertekan terus dengan keinginan Tom tersebut. Tom yang mengetahui bahwa Summer sudah mengenakan Cincin pertunangan makin galau.

Tom: I hate her crooked teeth. I hate her 1960s haircut. I hate her knobby knees. I hate her cockroach-shaped splotch on her neck. I hate the way she smacks her lips before she talks. I hate the way she sounds when she laughs.

Summer makin tidak tahan dengan hubungannya dengan Tom dan memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai asistant di kantor Tom untuk sejenak melupakan Tom. Tom makin frustasi dan kacau dalam kehidupannya. Pekerjaannya terbengkalai dan hidupnya penuh kesengsaraan.

Rachel Hansen: You know, my friends are all in love with you. You know, it’s like we said. Plenty of other fish in the sea.

Tidak ingin berlama lama dengan kekecewaanya terhadap Summer, Tom yang dibantu teman temanya segera memperbaiki diri dan kembali bergairah. Tom yang memang tidak terlalu berminat lagi di bidang penulisan kartu ucapan keluar dari pekerjaannya dan menekuni hobi dan bakatnya sebagai arsitek sebagai bagian dari pelariannya dari kisah cintanya yang hancur dengan Summer.

Tom akhirnya berhasil merubah dirinya untuk menjadi arsitek yang berprestasi, dirinya kembali termotivasi dengan hidupnya. Bahkan sekarang dia memiliki pandangan baru akan kisah cinta. Bahwa mungkin sebenarnya cinta sejati memang tidak ada. Tepat di hari pernikahan Summer, Tom melamar pekerjaan dan mengikuti sesi wawancara di sebuah perusahaan untuk menjadi arsitek. Di lobby dia bertemu dengan gadis cantik yang punya tujuan yang sama dengannya.

Tom memberanikan diri mengobrol dengan gadis tersebut. Gadis tersebut akhirnya mau diajak Tom untuk minum kopi setelah sesi wawancara kerja tersebut. Gadis itu bernama Autumn(Minka Kelly), seolah menggambarkan bahwa setelah summer(musim panas) menghilang, autumn(musim peralihan dari musim panas ke musim dingin) pastilah muncul. Bagitu juga dengan kehangatan dan kebahagiaan yang muncul di musim autumn tersebut yang juga hadir di hati Tom. Begitulah akhirnya Tom bisa Move On dari Summer.

Tom: You don’t want to be named as anybody’s girlfriend, and now you’re someone’s wife?

500 Days Of Summer - (8)   500 Days Of Summer - (5)    500 Days Of Summer - (9)    500 Days Of Summer - (13)    500 Days Of Summer - (17)   500 Days Of Summer - (20)  500 Days Of Summer - (22)  500 Days Of Summer - (24) 500 Days Of Summer - (25) 500 Days Of Summer - (26) 500 Days Of Summer - (11) 500 Days Of Summer - (16) 500 Days Of Summer - (14) 500 Days Of Summer - (7) 500 Days Of Summer - (1) 500 Days Of Summer - (21) 500 Days Of Summer - (19)

TOP QUOTES

 It’s official. I’m in love with Summer.

(Tom)

MOVIE TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pria bisa kehilangan akal sehatnya ketika jatuh cinta kepada wanita. Yang harus diingat adalah ketika cinta bersemi, segala sesuatunya akan terasa sangat indah, tapi sebaliknya ketika cinta padam, anda harus bersiap menghadapinya, karena segala sesuatunya akan berbeda 180`.

– Sebagus apapun wanita yang anda cintai, jika kisah cinta sudah selesai (entah dengan cara seperti apa), anda harus move on dan menjalani hidup anda ke depan, tentunya dengan cara-cara yang positif.

– Ketika anda berharap maka bersiaplah untuk kecewa.

– Berpikirlah lagi (dan lagi) untuk menjalin kisah cinta dengan rekan kerja sekantor, sebab resiko yang harus dihadapi sangat besar dan kompleks.

TAHUKAH KAMU?

– Pada hari ke-22, diceritakan adalah hari Senin, Tom berada di kantor, sehingga tanggal 27, seharusnya dia tidak berada di kantor, karena itu adalah hari Sabtu.

– Ketika adegan ciuman di samping mesin fotokopi, Summer terlihat tidak memegang kepala Tom, tapi kemudian tiba tiba rambut Tom sedikit berantakan, aneh.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, tidak eksplisit. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan:TIDAK. Adegan Berdarah: TIDAK . Adegan Merokok: TIDAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: YA, ada pengucapan/ teriakan tentang alat kelamin oleh Summer & Tom. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

KESIMPULAN:

– Dengan inti cerita yang tidak terlalu membingungkan, kisah cinta Tom terhadap Summer diceritakan dengan unik dan tak biasa. Alur maju mundur yang dipakai, pembagian scene menjadi dua yaitu expectation dan reality, scene seperti film musical, penggunaan sountrack dan musik latar yang menggambarkan suasana hati Tom yang terus berganti dan perubahan dari gambar fotografi menjadi artistik, sungguh menarik.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING 8

Memoirs of a Geisha(2005), Kisah Gadis Kecil Melarat Mengejar Cintanya dan Menjadi Salah Satu Geisha Paling Terkenal Di Jepang.

DATA FILM

Sutradara: Rob Marshall . Penulis Naskah: Robin Swicord, Arthur Golden(Novel). Bintang:  Ziyi Zhang, Ken Watanabe, Michelle Yeoh, Li Gong. Durasi: 145 menit . Tahun Rilis: 2005.

PENGHARGAAN OSCAR

– Dinominasikan untuk 3 kategori: Best Achievement in Music Written for Motion Pictures, Original Score, Best Achievement in Sound Editing & Best Achievement in Sound Mixing.

– Memenangkan 3 Piala Oscar untuk kategori Best Achievement in Art Direction, Best Achievement in Cinematography, Best Achievement in Costume Design. Memoirs of a Geisha -(24)

” A story like mine, should never be told”

JALAN CERITA(PLOT)

My mother always said my sister Satsu was like wood; as rooted to the earth as a sakura tree. But she told me I was like water. Water can carve its way even through stone…and when trapped, water makes a new path…

Berangkat dari Novel Karangan Arthur Golden, Memoirs of a Geisha, bersetting di tahun 1929, bercerita tentang Chiyo Sakamoto(Suzuka Ohgo), gadis kecil anak nelayan melarat di Yoroido, desa nelayan di pinggiran Laut Jepang yang bersama dengan kakaknya, Satsu(Samantha Futerman), dijual oleh ayahnya karena mereka sangat miskin. Selain itu ibunya yang sakit-sakitan memaksa sang ayah untuk tidak memiliki pilihan lainnya. Mereka berdua akhirnya dijual ke Okiya (Tempat untuk rumah para Geisha) di Gion.

My mother always said my sister Satsu was like wood; as rooted to the earth as a sakura tree. But she told me I was like water. Water can carve its way even through stone…and when trapped, water makes a new path…

(Nitta Sayuri)

Setibanya di kota, dikarenakan Satsu dianggap kurang cantik makanya dia dijual ke distrik pelacur di Kyoto, sedangkan Chiyo yang cantik dan bermata layaknya air ditempatkan di Okiya. Di Okiya Chiyo berteman dengan sesama gadis cilik bernama Pumpkin(Zoe Weizenbaum). Disana dia juga tinggal bersama dengan Nenek yang sakit sakitan, Ibu(Kaori Momoi) yang merupakan juragan dan bos di tempat itu, Bibi(Tsai Chin), seorang wanita yang gagal menjadi Geisha, dan Hatsumomo(Li Gong), Geisha paling populer dan cantik di wilayah tersebut, sekaligus ladang uang bagi ibu untuk terus menjaga kelangsungan rumah geisha miliknya.

A pity she still stinks of fish.

(Hatsumomo)

Bertugas sebagai pembantu di rumah tersebut Chiyo bertugas merawat nenek yang sudah sakit sakitan, dan membantu pekerjaan rumah tangga lainnya, termasuk membereskan kamar Hatsumomo. Sesuatu yang dibenci Hatsumomo karena Chiyo sendiri masih bau ikan di badannya, dengan sinisnya Hatsumomo melarang Chiyo untuk menyentuh barang-barang pribadinya. Terlebih ketika melihat wajah Chiyo dari dekat dan melihat tatapan mata Chiyo yang begitu indah, Hatsumomo sudah sadar bahwa Chiyo suatu saat bisa menjadi rival sengitnya. Seketika itu pula Hatsumomo mengatur segala daya dan upaya untuk menyingkirkan Chiyo.

Suatu hari Chiyo memergoki Hatsumomo yang sedang memadu kasih dengan Pria bernama Koichi(Karl Yune) di sebuah kamar. Koichi yang tahu mereka berdua sedang diintip segera pergi, suara kegaduhan membuat Ibu dan Bibi keluar dan melihat apa yang terjadi, Hatsumomo menyelipkan uang di baju Chiyo dan menuduhnya sudah mencuri darinya. Namun Ibu tidak percaya begitu saja, dia segera meminta Bibi untuk memegangi tubuh Hatsumomo, dan dengan tangannya sendiri Ibu memeriksa kemaluan dari Hatsumomo dan menunjukkan kebenaran sebenarnya bahwa Hatsumomo adalah habis bercinta dengan pria. Ibu segera melarang keras Hatsumomo untuk bertemu lagi dengan Koichi.

Chiyo dan Pumpkin disekolahkan bersama untuk dapat menjadi Geisha pula di masa mendatang. Chiyo sempat mengajak Pumpkin untuk kabur, namun pumpkin menolak karena menganggap hal tersebut tidak mungkin, karena mereka sudah berada di distrik yang memang menjadi tempat para geisha. Pumpkin juga melarang Chiyo untuk mencoba kabur karena akan membahayakan masa depan mereka berdua sebagai calon geisha.

Suatu malam Hatsumomo pulang bersama teman wanitanya dalam keadaan mabuk, keduanya segera masuk rumah. Hatsumomo kemudian memiliki rencana licik untuk mengotori Kimono milik rivalnya yaitu Mameha, Geisha senior yang paling terkemuka di tempat tersebut. Hatsumomo dan temannya segera mencuri kimono milik Mameha(Michelle Yeoh) dan bersiap untuk mengotorinya dengan tinta. Tapi segera Hatsumomo punya ide yang lebih cemerlang, yaitu menggunakan Chiyo untuk merusak Kimono tersebut. Hatsumomo yang sebelumnya sudah mengetahui bahwa kakak dari Chiyo sudah mencoba mencari Chiyo, menawarkan kepada Chiyo untuk melakukan apa yang diperintahkannya dengan imbalan dia akan memberitahukan keberadaan satsu kepada Chiyo. Chiyo tanpa ragu merusak dan mengotori Kimono milik Mameha.

Chiyo akhirnya tahu bahwa satsu masih selamat dan berada di distrik pelacur, dia kemudian merencanakan untuk kabur lewat atap karena pintu gerbang depan ditutup. Keduanya berjanji bertemu di jembatan, namun Chiyo malah terjatuh dari atap dan tangannya patah. Ibu dan Bibi terpaksa harus merawat biaya pengobatan chiyo yang tidak sedikit. Setelah sembuh, Chiyo tidak lagi disekolahkan untuk menjadi Geisha melainkan untuk dijadikan pembantu saja. Mengetahui bahwa satsu sudah kabur sendirian tanpa dirinya, chiyo akhirnya harus menerima kenyataan bahwa keluarganya sekarang adalah yang ada di sekitarnya saat ini.

Kepedihan dan kekosongan selalu dirasakan chiyo selama di rumah itu, hingga pada suatu hari dia sedang berada di jembatan merenungi nasibnya yang tak kunjung membaik, dia disapa oleh seorang pria dewasa, si chairman(Ken Watanabe) yang bersama dengan dua orang geisha. Pria tersebut kemudian membelikannya es serut dan menghiburnya, ketertarikan si pria makin besar, mengetahui bahwa gadis kecil di depannya memiliki mata abu-abu yang bagaikan air, mata yang sangat jarang dimiliki oleh wanita jepang, mata yang mungkin hanya dimiliki 2 wanita di jepang, chiyo dan ibunya. Dia kemudian memberikannya sebuah saputangan dan uang untuk jajan.

Chairman: It is too pretty a day to be so unhappy. Did you fall down? Why so shy? Nothing to be ashamed of, we all stumble from time to time. Do you see that enchanting lady in green? Once when she was just a maiko, she fell clean off her wooden shoes.

[laughs]

Geisha in Green: [laughs] It’s true, I did.

Chairman: And now look at her, so elegant…

Geisha in Green: Mr. Chairman, shouldn’t we hurry? We will miss the beginning.

Chairman: We see the spring dances every year, we can spare a moment. What’s your name? Don’t be afraid to look at me. Do you like sweet plum or cherry?

Chiyo: You mean… to eat?

Chairman: I like sweet plum myself. Come. None of us find as much kindness in this life, as we should. My children wait for these every spring.

[hands her the ice and spoon]

Chiyo: [looks at geisha by the tree, smears some of the cherry ice on her lips] Now I’m a geisha too.

Chairman: [laughs] And so you are. How did you come by such surprising eyes?

Chiyo: My mother gave them to me.

Chairman: Generous of her, wasn’t it?

Chiyo: As you have been to me.

Chairman: Smile for me, won’t you?

[Chiyo smiles for him]

Chairman: There now, that is your gift to me.

[hands Chiyo his handkerchief with the change inside]

Chairman: This will buy your supper. Now promise me one thing, next time you take a tumble… no frowns.

[Chiyo nods]

Chairman: That’s better.

 

Tidak dinyana, hal tersebut bagaikan matahari yang menyinari awan kelabu yang terus mengelayuti hati Chiyo kecil. Sejak pertemuan itu dia bertekad kuat untuk entah bagaimana menjadi Geisha juga dan bertemu dengan si pria tersebut. Dibawalah kaki-kaki kecilnya menyusuri jalan menuju kuil, dilemparkanlah uang pemberian si pria tersebut, yang semestinya cukup baginya untuk makan ikan dan nasi selama sebulan, ke kuil dan dengannya dia mengucapkan doa agar suatu saat nanti dipertemukan kembali dengan si pria tersebut.

In that moment, I changed from a girl facing nothing but emptiness, to someone with purpose. I saw that to be a geisha could be a stepping stone to something else… a place in his world.

(Chiyo)

Waktu berlanjut begitu cepat, hingga Chiyo(Ziyi Zhang) sudah beranjak dewasa, namun statusnya masih sama, yaitu sebagai pembantu di rumah ibu. Sementara itu Pumpkin yang sudah menjadi seorang Geisha dan berada di bawah bimbingan langsung dari Hatsumomo. Suatu malam Chiyo bertugas membantu Pumpkin(Yûki Kudô) mempersiapkan diri sebelum pergi ke suatu acara geisha. Setelah Pumpkin dan Hatsumomo pergi, ternyata alat musik Pumpkin tertinggal, sehingga Chiyo terpaksa mengantarkannya ke tempat acara. Chiyo yang beranjak dewasa makin penasaran dengan geisha memberanikan diri untuk mengintip ke dalam ruangan, tak dinyana ternyata Chairman keluar dari ruangan, Chiyo segera berlari kembali ke rumah dan menenangkan dirinya karena pada akhirnya dia kembali bertemu dengan Chairman, pria yang menghiburnya di jembatan waktu itu.

With your eye for beauty and nose for talent, surely you can see what a terrible waste that would be?

(Mameha)

Mameha yang melihat bakat dan kecantikan dari Chiyo yang beranjak dewasa kemudian mengajukan penawaran kepada Ibu untuk membiayai sekolah geisha kepada chiyo, meski pada awalnya ibu tidak tertarik, namun setelah diyakinkan oleh Mameha, ibu akhirnya setuju, apalagi dia berpikir bahwa Chiyo sudah tidak berguna lagi, sebab nenek sudah meninggal dan tidak perlu pembantu untuk mengurus rumah lagi.

Hurry up! [chuckling] You’re not making money standing there gawking at yourself!

(Bibi)

Chiyo pun menyampaikan terimakasih kepada mameha. Dengan durasi mempersiapkan diri untuk menjadi geisha yang terbilang super cepat, yaitu 6 bulan (normalnya menjadi geisha membutuhkan waktu tahunan belajar), Chiyo diajari untuk menjadi geisha yang hebat. Satu aturan sederhana yang ditanamkan Mameha kepada chiyo bahwa untuk menjadi geisha yang hebat dia harus bisa membuat pria terpukau hanya dalam satu tatapan, dan begitu syarat ini sudah dipenuhi chiyo, dia pun siap menjadi geisha dan memulai debutnya.

You cannot call yourself a true geisha until you can stop a man in his tracks with a single look.

(Mameha)

Debut chiyo dalam menjadi geisha berjalan lancar, meski sempat sedikit beradu argumen dan sindiran dengan Hatsumomo, chiyo, yang berganti nama menjadi Sayuri karena sudah resmi menjadi geisha. Tugas selanjutnya bagi sayuri adalah bersama mameha menemui dan menemani chairman. Ketika itu chairman membawa teman bisnisnya seorang pengusaha juga yang keras, tegas, disiplin dan tidak suka geisha, bernama Nobu-san(Kôji Yakusho) untuk bersama sama menonton pertandingan sumo.

Three things matter in life… sumo, business, and war. Understand one, you know them all. But why should a Geisha care? You spend your time plucking strings and dancing.

(Nobu)

Sayuri tidak bisa meninggalkan kerinduannya kepada chairman, tapi ketika mameha mengatakan bahwa Hatsumomo dan Pumpkin datang juga ke pertandingan sumo tersebut, dan sayuri harus segera merebut hati Nobu. Meski awalnya sulit, tapi dengan kecerdasan kata kata yang diperlihatkan sayuri, nobu pun luluh dan setuju untuk membawa kembali sayuri di kemudian hari.

Cerita berlanjut ketika mameha meminta sayuri untuk menggores pahanya yang mulus dengan pisau, sayuri menolak. Tapi ketika mameha terus memaksa, sayuri tidak ada pilihan lain. Mameha kemudian membawa sayuri kepada Dr.Crab(Randall Duk Kim), disana dia diobati. Sayuri yang cerdas tahu bahwa dibalik hal ini ada yang disembunyikan mameha dari dirinya, mameha akhirnya berterus terang bahwa dengan dibawa ke Dr.Crab artinya sayuri akan menjalani ritual Mizuage, menjadi geisha seutuhnya, yaitu dengan melepas keperawanannya kepada penawar tertinggi(perlu diketahui bahwa selama ini rekor harga tertinggi geisha dalam melepas keperawanannya dipegang oleh mameha dengan 1 juta yen).

Your cave is untouched. Men like that. We call this “mizuage”. And to become a full geisha, you must sell it to the highest bidder.

(Mameha)

Selanjutnya ketika ada kegiatan menjamu tamu di siang hari, sayuri diminta oleh Baron ( Danna nya Mameha ) untuk ikut masuk ke kamar, dengan dalih ingin diberi Kimono. Namun ternyata di dalam kamar Baron mencoba untuk menelanjangi Sayuri. Meski masih bisa mempertahankan diri untuk tidak melayani nafsu bejat Baron, sayuri nampak tak kuasa untuk mencegah baron sekedar melihat kemolekan tubuhnya. Hancurlah hati sayuri untuk kesekian kalinya.

Sayuri sangat berharap bahwa chairman lah yang akan melakukan penawaran tertinggi kepadanya. Selanjutnya dia menampilkan kemampuannya menghibur penonton dengan tariannya dan pertunjukan solonya. Pertunjukan yang sukses luarbiasa.

Tiba keputusan siapa penawar tertinggi, yang ternyata adalah Dr.Crab, sayuri seakan tidak percaya kenyataan itu, meski dia memecahkan rekor dari mameha sendiri. Akhirnya mameha kembali berterus terang bahwa sebenarnya chairman lah yang memberikan penawaran tertinggi, tapi mameha menolaknya dan memberikan kemenangan bagi Dr.Crab, yang akhirnya sayuri harus melepaskan keperawanannya kepada Dr.Crab. Dan setelah semua ritual tersebut berakhir, hati sayuri kembali hancur. Selanjutnya dia dipanggil dengan Nama Nitta Sayuri, dan telah menjadi geisha seutuhnya.

Kecemburuan Hatsumomo makin memuncak, akhirnya dia sempat ribut dengan Sayuri di rumah sehingga menyebabkan kebakaran di rumah tinggal mereka, Hatsumomo lantas kabur. Diikuti oleh perginya pumpkin juga kemudian.

Tak lama berselang, Jepang dilanda Perang dunia kedua, yang mengakibatkan ditutupnya rumah-rumah geisha, termasuk kediaman milik Sayuri. Sayuri lantas diselamatkan Chairman yang mengirimkannya ke utara untuk menjadi pembantu di tempat pembuatan Kimono. Sedangkan Mameha dikirim ke tempat lainnya untuk menjadi perawat.

Setelah perang reda, Sayuri yang masih bekerja di tempat pembuatan kimono didatangi pria. Dia bukanlah Chairman, tapi Nobu yang memintanya kembali ke kota untuk ikut menjadi geisha kembali dan menerima tamu, perdana menteri Sato. Perdana Menteri ini tamu penting sebab, perusahaan Nobu dan Chairman, Iwamura Electric, bergantung kepada kebijakan yang dikeluarkan perdana menteri tersebut.

Sayuri akhirnya setuju untuk kembali ke Gion, disana dia bersama dengan Ibu dan Bibi kembali membuka rumah geisha, meskipun di saat itu image soerang geisha sudah banyak tercemar. Ketika banyak orang asing masuk jepang, setiap wanita jepang yang mengenakan kimono bisa dianggap geisha. Sedangkan image geisha bagi para pendatang adalah tidak lebih daripada seorang wanita penghibur dan alat pemuas nafsu. Sayuri juga kembali bertemu dengan Pumpkin, yang sekarang menjadi geisha modern, karena lebih banyak mengandalkan kecantikan fisiknya daripada skillnya. Pumpkin setuju untuk ikut menjamu tamu Nobu. Ketika selesai menjamu tamu, Nobu menyatakan bahwa dia bersedia menjadi Danna (penyandang dana bagi para Geisha) untuk sayuri, namun sayuri yang masih menaruh hati kepada chairman enggan menerima tawaran ini.

Sayuri mencoba membuat Nobu marah, ketika rombongan Nobu, Chairman, para geisha dan perdana menteri melakukan perjalanan ke Pulau Amami, Sayuri berpura-pura ingin bercinta di dalam ruangan dengan perdana menteri dan meminta Pumpkin untuk memanggil Nobu agar dia melihat bahwa perdana menteri sudah bercinta dengan sayuri. Namun keaadaan berjalan lain, Pumpkin malah membawa Chairman ke tempat tersebut. Chairman yang marah segera pergi, begitu pula dengan perdana menteri. Sayuri sempat marah dan menyalahkan pumpkin karena bukannya membawa nobu tapi malah membawa chairman. Pumpkin beralasan bahwa karena sayuri dulunya sudah membuat peluang pumpkin untuk diadopsi ibu gagal, dan memaksa keadaan membuat pumpkin menjadi PSk untuk tetap bertahan hidup, kini dia ingin balas dendam kepada sayuri.

Sayuri yang galau pergi ke tepi lautan, disana dia membuang sapu tangan chairman yang telah disimpannya selama tahunan, berharap dengan itu cintanya kepada chairman ikut pergi. Di kesempatan kemudian Sayuri berada di taman, disana dia berencana bertemu dengan Nobu, namun alangkah terkejutnya dia sebab yang datang malahan chairman. Sayuri mencoba menjelaskan fakta sebenarnya, namun chairman menolaknya, sebab dia sendiri telah tahu bahwa kejadian di pulau kemarin hanyalah akal-akalan.

 

Sayuri Nitta: The truth?

Chairman: Some years ago, I was on my way to the theater. I saw a little girl weeping by the Sunagawa. I stopped to buy her a cup of sweet ice.

Sayuri Nitta: You knew I was that little girl?

Chairman: Didn’t you ever wonder why Mameha took you under her wing?

Sayuri Nitta: Mameha came to me because of you?… I wish you could have told me long ago.

Chairman: What could I do? I owe Nobu my life. And so when I saw that he had a chance at happiness with you, I stood silent, but… But I cannot any longer. I hope… it is not too late. Don’t be afraid to look at me, Chiyo.

Sayuri Nitta: [turns around to face him again] Can’t you see? Every step I have taken, since I was that child on the bridge, has been to bring myself closer to you.

Chairman juga mengatakan bahwa nobu sudah enggan menjadi danna dari sayuri setelah kejadian di pulau itu. Chairman juga berterus terang bahwa dia jatuh cinta kepada sayuri sejak pertemuan mereka, namun karena merasa tidak enak kepada nobu, yang selain sudah berkorban untuk perusahaannya, dan sebagai teman dekat akhirnya chairman memilih untuk memendam rasa cintanya kepada sayuri. Keduanya kemudian berciuman dan akhirnya cinta keduanya menjadi sempurna begitupula sayuri yang akhirnya mendapatkan danna, yaitu chairman.

You cannot say to the sun, “More sun.” Or to the rain, “Less rain.” To a man, geisha can only be half a wife. We are the wives of nightfall. And yet, to learn kindness after so much unkindness, to understand that a little girl with more courage than she knew, would find her prayers were answered, can that not be called happiness? After all these are not the memoirs of an empress, nor of a queen. These are memoirs of another kind.

(Sayuri)

 

Memoirs of a Geisha -(12)

Memoirs of a Geisha -(10)

Memoirs of a Geisha -(7)Memoirs of a Geisha -(4)

Memoirs of a Geisha -(28)

Memoirs of a Geisha -(27)

Memoirs of a Geisha -(9)

Memoirs of a Geisha -(21)

Memoirs of a Geisha -(17) Memoirs of a Geisha -(18)

Memoirs of a Geisha -(22)

Memoirs of a Geisha -(1)

Memoirs of a Geisha -(11)Memoirs of a Geisha -(19)

Memoirs of a Geisha -(5)    x

Memoirs of a Geisha -(23)

Memoirs of a Geisha -(6)Memoirs of a Geisha -(29)

Memoirs of a Geisha -(16)

Memoirs of a Geisha -(3)

TOP QUOTES

Can’t you see? Every step I have taken, since I was that child on the bridge has been to bring myself closer to you.

(Nitta Sayuri)

FULL MOVIE

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Sebagai manusia kita harus punya tujuan hidup, karena itulah yang akan mendorong segala tindakan dan tingkah laku kita

– Pentingnya memiliki mimpi, berdoa dan memperjuangkannya, meski dalam situasi terburuk sekalipun, mimpi itu jangan sampai padam.

TAHUKAH KAMU?

– Meskipun bercerita tentang masyarakat Jepang pada masa Geisha populer di Jepang, beberapa aktris di film ini bukanlah berasal dari Jepang, Gong Li ( China), Michelle Yeoh (Malaysia), Zhang Ziyi (China), tercacat hanya Ken Watanabe & Kôji Yakusho, Suzuka Ohgo yang memang orang Jepang.

 – Steven Spielberg berada di balik pembuatan film ini, dia berperan sebagai produser.

– John Williams melewatkan kesempatan untuk membuat music scoring untuk Harry Potter and the Goblet of Fire, karena sibuk dengan film ini. Keputusan yang tidak bisa dikatakan keliru, sebab dia mendapatkan nominasi oscar untuk scoring film ini.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, ada adegan pria berhubungan seks dengan wanita . Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: YA, ada adegan penyiksaan dengan tongkat. Adegan Berdarah: TIDAK . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: TIDAK. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Kisah klasik cinderella dibawa ke Jepang, dibalut dengan sinematrografi dan kostum yang indah dan memanjakan mata serta dilengkapi dengan musik latar dari John Williams yang begitu memukau, hasilnya Memoirs of a Geisha yang sangat menawan, meskipun menurut pendapat pribadi bahwa jika film ini dibuat dengan bahasa Jepang, bukan sekedar berlogat Jepang jauh akan lebih mengena dan bagus.

– SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING 8.5