Rush (2013), Intensitas Rivalitas Duo Legenda F1

Rush_Rating.png

MOVIE DETAIL

Director: Ron Howard. Writers: Peter Morgan. Stars: Daniel Brühl, Chris Hemsworth, Olivia Wilde. Durasi: 123 minutes . Year: 2013.

AWARDS 

– 2 Nominasi Golden Globe untuk Best Picture & Best Supporting Actor: Daniel Bruhl

TRAILER

 

Rush (17)

Everyone’s driven by something.

PLOT

” Twenty five drivers start every season in Formula One, and each year two of us die. What kind of person does a job like this? Not normal men, for sure. Rebels, lunatics, dreamers. People who are that desperate to make a mark, and are prepared to die trying. My name is Niki Lauda, and racing people know me for two things.

The first is my rivalry with him(James Hunt).

I don’t know why it became such a big thing. We were just drivers busting each other’s balls. To me this is perfectly normal, but other people saw in differently. That whatever it was between us went deeper. The other thing I’m remembered for is what happened on 1st August 1976, when I was chasing him like an asshole…” (Niki Lauda)

Adalah kisah rivalitas dua pembalap yaitu Andreas Nikolaus “Niki”Lauda(Daniel Bruhl) dan James “Hunt The Shunt” Hunt(Chris Hemsworth). Keduanya bertanding di Formula 3 pada awalnya, hingga rivalitas keduanya berlanjut ke ajang yang lebih prestisius, F1.

Niki Lauda adalah seorang anak dari keluarga yang mapan karena bisnis di Austria, ayahnya menghendaki Niki agar meneruskan kejayaaan keluarganya dengan menekuni bidang bisnis. Niki menolak tegas keinginan sang ayah dan memilih jalur kehidupannya sendiri, yaitu dunia balap. Ayahnya menolak tegas mendukung sang anak dan enggan mengucurkan dana sepeserpun baginya.

Niki pantang menyerah. Dengan bermodalkan pinjaman bank dan kehandalannya menyetel mesin mobil F1 sehingga dapat memaksimalkan kecepatannya, Niki berhasil masuk menjadi pembalap di Formula1 bagi Scuderia Ferrari. Di Ferrari dia menjadi rekan satu tim dengan pembalap senior Clay Regazzoni(Pierfransesco Favino). Secara tidak langsung pula nantinya Clay yang membuat Niki bertemu dengan pujaan hatinya, Marlene Knaus(Alexandra Maria Lara). Secara kepribadian Niki adalah orang yang terpelajar, penuh perhitungan, matang, serius serta handal dalam dunia teknis mobil balap,  hal ini menjadikannya juara F1 di musim pertamanya, tahun 1975.

James Hunt: The closer you are to death, the more alive you feel. It’s a wonderful way to live. It’s the only way to drive.

Rival langsung dari Niki di F1 untuk menjadi juara adalah James Hunt. Pembalap dari Britania Raya yang hidup bagai raja. Seks, alkohol, drugs dan pesta adalah 4 hal yang ada di kepalanya selain tentunya dunia balap. Berkat keberaniannya dan kemampuannya bersaing langsung dengan Niki dalam dunia balap dia berhasil mendapatkan tempat di McLaren-Ford menggantikan legenda Brasil Emerson Fittipaldi yang meninggalkan tim itu. Sebelumnya, Hesketh Racing yang dia tempati di Formula3 bangkrut dalam menyokongnya di musim pertamanya di F1. James Hunt adalah pembalap yang mengandalkan passion dan intuisi balap. Dia pada akhirnya melabuhkan hatinya kepada Suzy Miller(Olivia Wilde). Meski akhirnya Suzy memilih untuk mencampakannya dan berselingkuh dengan aktor Richard Burton.

Puncak dari rivalitas keduanya adalah satu tahun pasca kesuksesan Niki meraih gelar pertamanya 1975, yaitu tahun 1976. Di tahun keduanya ini James yang mendapatkan mobil McLaren-Ford yang sepadan dengan Niki dengan Ferrarinya, mulai menunjukkan kemampuannya yang sesungguhnya. Meski masih sering kalah dari Niki, namun James paling mampu menguntit Niki di klasemen pembalap. Tragedi paling memilukan terjadi pada balapan di Jerman tepatnya di sirkuit Nurburgring.

Niki Lauda: I accept every time I get in my car there is a 20% chance I could die, and I can live with it, but not 1% more.

Nurburgring sendiri dikenal sebagai “makam” para pembalap F1, karena tingkat kesulitannya yang tinggi serta resiko kecelakaan yang tinggi pula. Pada hari balapan, hujan deras mendera sirkuit ini, memunculkan was was dari para pembalap akan jalannya balapan. Niki yang penuh perhitungan, mulai khawatir akan keselamatan dirinya. Meski dia mampu mendapatkan fastest lap di kualifikasi tapi kekhawatirannya tidak berkurang.

Niki kemudian mengusulkan kepada pihak F1 untuk mengadakan rapat tertutup antara pihak penyelenggara dengan para pembalap. Diusulkan untuk membatalkan balapan di sirkuit ini karena cuaca yang tidak mendukung. Awalnya banyak yang setuju dengan ide ini, namun karena Niki adalah pembalap yang kurang “friendly” dengan para pembalap lain, maka dia gagal memenangkan hati mereka hingga pembalap lainnya memilih untuk tetap melakukan balapan, sesuai ide dari James Hunt, dimana jika balapan tidak dilaksanakan maka Niki sebagai pemimpin klasemen balap memiliki keunggulan karena berkurangnya satu balapan.

Niki Lauda: I have the track record here. I’m the only person in history to do the Nürburgring in under seven minutes. So actually, it’s to my advantage to race here today. Because I’m quicker than all of you.

Pada akhirnya malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Niki mengalami kecelakaan fatal yang membuat mobilnya slip dan terbakar hebat. Dirinya dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakarnya. Nyawanya nyaris terenggut karena kecelakaan tersebut. James mulai menyesali keputusannya untuk melawan ide Niki untuk membatalkan balapan. Meskipun James akhirnya memenangkan balapan di Nurburgring tersebut.

Kecelakaan di Nurburgring, Jerman, membuat Niki kehilangan beberapa balapan sehingga James dapat “keuntungan” meraih beberapa kemenangan dan mendekati Niki di klasemen balap. Di Rumah Sakit Niki terus berjuang untuk sembuh dan kembali ke lintasan balap. Setelah beberapa minggu dirinya akhirnya berhasil sembuh dan mulai kembali masuk lintasan balap di balapan Italia, dirinya melakukan comeback yang legendaris dengan tidak hanya mampu menyelesaikan balapan tapi juga mampu finish di posisi ke empat di Italia.

Niki Lauda: A wise man can learn more from his enemies than a fool from his friends.

Balapan final terjadi di Grand Prix Jepang. Sebelum balapan hujan deras kembali terjadi, Niki kembali was was akan keselamatan dirinya. Apalagi menimbang bahwa dirinya belum 100% fit dan mengingat akan kecintaannya kepada sang istri. Seri pamungkas ini adalah kesempatan bagi James untuk menyalip Niki di klasemen dan menjadi Juara dunia pertama kalinya. Di lap kedua, Niki memilih mundur dari balapan dan pergi menjauh bersama Marlene. Di sisa waktunya dirinya menjadi saksi dimana si bengal James Hunt meraih gelar juara F1 tahun 1976 tersebut. Niki sendiri kemudian memulai bisnisnya dalam bidang transportasi udara.

LIFE LESSONS

– Rivalitas ada dalam setiap sisi kehidupan manusia. Rivalitas adalah kehidupan itu sendiri, dengannya manusia mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dan berjuang untuk terus mendaki tempat yang lebih tinggi.

DID YOU KNOW?

– Ketika film ini dibuat, Niki Lauda (yang nyaris tewas karena insiden F1 tahun 1976) masih hidup, sedangkan James Hunt sudah wafat pada tahun 1993.

– Niki Lauda kembali memenangkan gelar juara dunia F1 sebanyak 2x sehingga total dia meraih gelar juara F1 sebanyak 3x (1975,1977,1984), James Hunt sendiri hanya memenangkan 1x gelar juara dunia(1976).

– Niki pada akhirnya bercerai dengan Marlene di tahun 1991 dan menikahi pramugari dari maskapainya sendiri bernama Birgit Wetzinger di tahun 2008. Birgit adalah orang yang menyumbangkan ginjalnya bagi Niki.

  • Lihat pula: film dokumenter akan rivalitas dua pembalap ini di BBC documentary: Hunt vs. Lauda: F1’s Greatest Racing Rivals.

THE INTERVIEW

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Sex scene: Yes. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: Yes. Smoking Scene: Yes. Drugs Scene: Yes. Alcohol Drinking: Yes . Profanity: Yes . Gore Scene: Yes.

OVERALL: 21+(adult)

MY OPINION

Rivalitas pada ujungnya adalah tentang saling menghormati dan saling iri (dalam konotasi positif) yang akan mendorong tiap insan manusia untuk terus berkembang, berjuang dan menjadi lebih baik. Ron Howard sungguh jeli mengangkat drama insiden F1 tahun 1976 ini untuk kembali mengulik memori publik akan rivalitas dua pembalap legendaris di dunia F1.

Pemilihan dua aktor utama juga sangat tepat, Chris Hemsworth dan Daniel Bruhl. Keduanya sangat meyakinkan penampilannya. Rivalitas keduanya tertular kepada penonton. Aura sombong dari Chris membuat kita semua jengkel, namun rasa hormatnya kepada Niki, terutama setelah insiden di German Grand Prix sungguh menyita perhatian. Daniel Bruhl juga tak kalah mengkilap penampilannya, aksen cara bicaranya serta gerak geriknya laksana Niki Lauda sungguhan.

Hans Zimmer bekerja dengan luar biasa, scoringnya sungguh ampuh dalam mengelola emosi penonton terutama saat 2 balapan final digelar. Terima kasih kepada Ron Howard yang telah membawa intensitas dunia balap di luar dan dalam lapangan ke ruangan bioskop, sungguh pengalaman yang tak terlupakan dan dramatis sekali perjuangan James Hunt untuk membuktikan diri dan Niki Lauda untuk terus berkompetisi menjadi yang terbaik dan tidak kalah oleh keadaan.

 

Hitchcock (2012), “Behind every successful man, there is a strong, wise and hardworking woman” &” The searching of freedom of filmaking by The Master of Suspense”

MOVIE DETAIL

hitchcock(2018)

Director: Sacha Gervasi. Writers: John J. McLaughlin (screenplay), Stephen Rebello (book)  . Stars: Anthony Hopkins, Helen Mirren, Scarlett Johansson,Toni Collette, Danny Huston, Jessica Biel, James D’Arcy. Durasi: 98 minutes . Year: 2012.

OSCAR 

Nominated on Best Achievement in Makeup and Hairstyling.

PLOT

Alfred Hitchcock: Do you remember the fun we had when we started out all those years ago?
Alfred Hitchcock: We didn’t have any money then, did we? We didn’t have any time, either. But we took risks, do you remember?
Alfred Hitchcock: We experimented. We invented new ways of making pictures because we had to.
Alfred Hitchcock: I just want to feel that kind of
Alfred Hitchcock: freedom again.

hitchcock(2012)

Laughing till you die 😉

MOVIE REVIEW

hitchcock(2016)

hitchcock(2017)

hitchcock(2019)

A perfect blonde

hitchcock(2020)

hitchcock(2021)

hitchcock(2022)

Looks cute :), not scary

hitchcock(2023)

hitchcock(2024)  Guess what, The Birds

hitchcock(2028)

Good evening :p

Alfred Hitchcock(1899–1980) is being undoubtedly is the most popular movie director in the world. Many of his movie become a successful movie, not only in box office but also in movie critic. Some of his popular movies including Vertigo (1958), Rear Window (1954), Rope(1948), The Birds(1963), North by Northwest (1959), Shadow of a Doubt (1943), The Man Who Knew Too Much(1934), Stranger In The Train(1951), Family Plot(1976) and many more. Most of his film always have a common, first its including Hitchcock himself as a cameo and second its always about mystery or murder.

(Now Hitchcock didn’t become a cameo in Hitchcock movie because Hitchcock already passed away)

This movie is made long time after Hitchcock passed away in 1980. Centered on situation when Hitchcock (Anthony Hopkins) make one of his most popular movie, Psycho (1960) (Note: you can read my review about Psycho here). But unfortunately if you expecting this movie tells you a lot about how Hitchcock make Psycho (1960) a masterpiece, this movie focusing on the love drama between him and Alma Reville(Helen Mirren), his wife.

Being known after directing sucessfull movie North by Northwest, Hitch (i called Hitch from here, note he didn’t like to be called Cock after his name, i knew it from this movie), Hitchcock feels that he need to make a different type of  movie after that movie. And the newcoming of a new director, like Henry George Cluzot, make media like newspaper make a comparison between him, things that make Hitch stressed.

Alfred Hitchcock: “The only worse than a visit to the dentist is a visit to the censor.”

Alma, who think  make a good companionship with his friend Whitfield “Whit” Cook(Danny Huston)  suggesting Hitch to read the script that they make together. But Hitch choosing to ignore both of them and focusing on pursuing on his own idea. The bond between Alma and Whit come closer, actually after Alma being looking after Hitchcock interesting in “Blonde Woman”, Janet Leigh(Scarlett Johansson) and after a moment Hicth finally getting idea from novel Psycho. Hitch love the story of the murder by a complexity and unique character like Norman Bates.

Murder is being a good friend of Hitch, not only in his dream but in his real life his hobby of character of Ed Gein, affecting his life.

After this, Hitch must using his own money by selling his house and his pool to producing this film. The dissagreement between him and Paramount about the type of movie Hitch must make, made him angry. In the other side, Alma himself although didn’t like Hitchcock idea by selling his house and continuing make a murder movie, still supporting him by selling the house. Conflict become more complex after we knew Hitch need to using Vera Miles(Jessica Biel) as a Lila Crane just to finishing his five years personal contract to using Vera. And we knew that Vera already make Hitch angry by being pregnant just a week before movie production (Hitch in some time said that Vera could be a successor for his favorites blonde Grace Kelly, who choosing to live in “heaven” just in the age of 26 than living as an actress ).

The relationship between Alma and Hitch like a fire when Hitch finally know that Alma make a special connection with Whit, not only in work but possibly worse. The making of Psycho find a real problem when the people in film censoring institute didn’t find good about shower scene and toilet scene. But Hitchcock is a real man, he still choosing to using his idea by didn’t deleting toilet scene and shower scene. (*note: in that era, film industry in US didn’t allow director to using a nude scene and toilet scene).

One day Alma visiting whit in his house near the beach, but after seeking him making love with another girl, Alma feel being dumped and fooled. Alma and Hitch begin to explore their husband-wife relationship again after this event, especially after Hitch sick of being stress making his film.

With a full support from Alma, finally Hitch sucessfull to produce Psycho. And its getting a amazing achievement.

Alfred Hitchcock: I will never find a Hitchcock blonde as beautiful as you.
Alma Reville: Oh, Hitch. I’ve waited thirty years to hear you say that.
Alfred Hitchcock: And that my dear, is why they call me the Master of Suspense.

hitchcock(2029)

Searching for another blonde? 😉

LIFE LESSONS

There is two things that we learned from this film (at least), first is “Behind every successful man, there is a supporting woman, it could be a mother, or a lover.” The second thing is “Behind a masterpiece there is a dedication and strong will”.

DID YOU KNOW?

* Due to the conflict schedule, Andrew Garfield cancelled to portray Anthony Perkins. (I think Andrew  would be good too, hey look at the photo below, they both look similar didn’t they?).

perkins

* This film is produce in Fox Searchlight Pictures, thats make us judge the connection between Hitchcock who being dumped by Paramount make sense (anyway, Paramount would want to burning their own face by telling the people about that kind of treatment to Mr. Hichcock).

* Mr. Hitchcock is the only movie director whom remake his own film, The Man Who Knew Too Much (1934) being remake in The Man Who Knew Too Much (1956), and yes both success & received a good critics.

* The first of Mr. Hitchcock movie was named “number 13”, many says thats its because that movie is the thirteen time Mr. Hitchcock including in movie production.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

hitchcock(2027)

“Scary as Sh*t”

hitchcock(2012)

Sex scene: Yes, not explicit. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: Yes. Smoking Scene: Yes. Drugs Scene: No. Alcohol Drinking: Yes . Profanity: Yes . Gore Scene: Yes.

OVERALL: 21+(adult)

MY OPINION

My opinion is simple, its good to see him “alive” again :).

THE MAKING OF MR HITCH

hitchcock(2026)

hitchcock(2025)

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5

A Beautiful Mind(2001), Jenius Antisosial Penderita Skizofrenia Yang Akhirnya Meraih Nobel

DATA FILM

Sutradara: Ron Howard . Penulis Naskah: Akiva Goldsman, Sylvia Nasar (buku)  . Bintang: Russell Crowe, Ed Harris, Jennifer Connelly, Paul Bettany . Durasi: 135 menit . Tahun Rilis: 2001.

PENGHARGAAN OSCAR

– Dinominasikan untuk: Best Actor in a Leading Role . Best Film Editing . Best Makeup . Best Music, Original Score.

– Memenangkan piala untuk: Best Actress in a Supporting Role . Best Director . Best Picture . Best Writing, Screenplay Based on Material Previously Produced or Published.

1

JALAN CERITA(PLOT)

In competitive behavior someone always loses.

(John)

Di tahun 1947, John Nash Jr.(Russell Crowe)mendapatkan beasiswa Carnegie di bidang matematika untuk dapat berkuliah di Princeton University. Disana dia memiliki beberapa teman yang punya kesamaan yaitu ketertarikan kepada matematika, yaitu Bender(Anthony Rapp), Ainsley(Jason Gray-Stanford) dan Richard Sol(Adam Goldberg). Selama berkuliah di sana dia juga memiliki teman sekamar di asrama mahasiswa yaitu Charles Herman(Paul Bettany).

Nothing’s ever for sure, John. That’s the only sure thing I do know.

(Charles)

Di Princeton, Nash juga memiliki rival sengit, dia adalah Hansen(Josh Lucas). Nash berjuang sekuat tenaga untuk dapat menemukan ide asli dan baru. Pada akhirnya dia mampu mengungkap perihal Governing Dinamics, terinspirasi dari kejadian di bar dimana dia dan teman temannya mencoba mendekati seorang wanita di bar. Sedangkan Hansen memberikan pernyataan dari seorang pakar yaitu Adam Smith mengenai “Everyman For Himself”. Akhirnya berkat kerja kerasnya dia mendapatkan kesempatan untuk ke MIT, dan dengan ditemani Sol & Bender jadilah mereka bertiga ke MIT.

Nash akhirnya bekerja di MIT, sementara itu dia juga dipekerjakan oleh Pentagon untuk memecahkan kode enkripsi telekomunikasi. Hingga akhirnya Nash bertemu dengan William Parcher(Ed Harris), seorang agen dari departemen pertahanan Amerika Serikat. Yang mana Parcher meminta Nash untuk memecahkan kode milik Rusia yang ada di majalah dan mengirimkan hasilnya ke tempat yang sudah ditentukan.

Sementara Nash bekerja di MIT dia berkenalan dengan Alicia Larde(Jennifer Connelly), seorang mahasiswi cantik yang menawan. Diawali dari makan malam, akhirnya keduanya menikah.

Sekembalinya dari MIT ke Princeton, Nash kembali bertemu dengan Charles. Kali ini dia tidak sendiri, dia bersama Marcee(Vivien Cardone), keponakan perempuannya.

Kejadian serius terjadi ketika Nash dikejar kejar seorang agen Soviet ketika hendak mengantarkan hasil pekerjaannya kepada Parcher. Dirinya berhasil selamat pulang ke rumah namun mengalami trauma. Dia lantas meminta kepada Parcher untuk berhenti menjadi agen. Hal ini tentu ditolak mentah mentah oleh Parcher.

Suatu kesempatan Nash yang berada di Harvard University untuk menjadi dosen tamu kaget karena di sana ada Parcher, dia lantas berusaha kabur. Akhirnya terkuaklah bahwa Nash mengalami penyakit Skizofrenia. Penyakit mental yang mengakibatkan penderitanya mengalami halusinasi yang berkepanjangan dan berakibat parah kepadanya. Dan ternyata bahwa adanya William Parcher, Charles dan Marcee semuanya hanyalah ada di dalam halusinasi Nash saja.

Dengan bantuan dari dr. Rosen(Christopher Plummer), Nash mendapatkan perawatan di sebuah fasilitas kesehatan. Alicia tetap terus memberikan dukungan moril kepada suaminya selama proses penyembuhan ini.

Alicia segera mengandung anak dari Nash, sementara itu John Nash sudah diperbolehkan pulang ke rumah dengan catatan terus mengkonsumsi obat untuk mengurangi halusinasi yang didapatkannya.

John merasa tidak perlu untuk terus terusan mengkonsumsi obat tersebut, dia sudah merasa baikan meski terpaksa harus menjadi pengangguran dan pindah ke rumah yang lebih sederhana. Tanpa sepengetahuan Alicia, John sering menyimpan pil obat yang seharusnya dia konsumsi.

I need to believe, that something extraordinary is possible.

(Alicia)

Terang saja kejadian dirinya yang membahayakan keselamatan anaknya saat dimandikan membuka mata alicia bahwa John sudah berbohong selama ini. Alicia segera sadar bahwa John telah banyak berbohong kepada dirinya perihal sakitnya yang ternyata masih dideritanya.

Alicia dan dr.Rosen kembali melakukan pengobatan kepada John Nash. John kali ini juga sudah dibujuk secara hati ke hati oleh Alicia untuk ikut kembali program penyembuhannya. John setuju dan segalanya mulai terasa baik sekarang.

This class will be a waste of your – and what is infinitely worse – my time.

(John)

Saat keadaan sudah mulai membaik John Nash kembali ingin ke sekolah, agar dapat memiliki kesibukan. Beruntung karena Hansen sekarang menjadi kepala bidang matematika di Princeton University. Hansen memberikan kesempatan kepada Nash untuk bekerja di perpustakaan kampus dan mengaudit kelas.

Tahun demi tahun segera berlalu, Nash akhirnya mampu untuk mengurangi dampak buruk dari penyakitnya. Akhirnya dia mampu untuk kembali ke kelas dan mengajar kembali. Ini tentu hal yang menggembirakan bagi Alicia dan kawan kawan Nash.

Di Tahun 1994 Nash akhirnya mendapatkan penghargaan Nobel untuk bidang ekonomi karena teorinya tentang “Game Theory”. Nash dan keluarganya kemudian ke Stockholm, Swedia untuk menerima penghargaan. Dalam sambutannya saat menerima penghargaan, Nash menyatakan bahwa istrinya telah banyak berperan dalam kesuksesannya.

2  3  5

3

7

6

TOP QUOTES

Classes will dull your mind, destroy the potential for authentic creativity.

(John Nash)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– cinta yang sejati akan terlihat ketika si pasangan mendapatkan situasi terburuk. pasangan sejati tidak akan meninggalkan pasangannya meski keadaan menjadi sangat buruk sekalipun.

– kita perlu bangkit melawan penyakit, melawan masalah di kehidupan kita secara umum dan menjadi pemenang dalam kehidupan ini. Jangan biarkan rintangan menghalangi kita untuk kita berprestasi dan menggapai sukses.

TAHUKAH KAMU?

8

– Sebelum peran jatuh kepada Russel Crowe, tadinya peran ini ditawarkan kepada Tom Cruise.

– Tadinya ada scene John Nash bercinta dengan istrinya, Alicia Nash namun scene ini dipotong (cukup bijak mungkin, agar film ini dapat menjangkau kalangan yang lebih luas).

– Persamaan yang ditulis John Nash di papan tulis di dalam kelas adalah sama dengan persamaan yang ditulis John Nash asli (gambar ada di atas).

– Film inilah yang awalnya menyatukan kisah kasih (cinta lokasi) antara Jennifer Conelly dengan Paul Bettany. Yang pada akhirnya nanti Paul akan membidani film “Shelter” di tahun 2013 yang dibintangi sang istri.

– Di tahun 2014 nanti Jennifer juga akan kembali beradu akting dengan Russel Crowe, kali ini di film “Noah” yang dibidani oleh sutradara “Requiem for a Dream”, Darren Aronofsky.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, tidak eksplisit. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: TIDAK. Adegan Berdarah: TIDAK . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: TIDAK. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

KESIMPULAN:

– Film yang inspiring, menginspirasi siapa yang menontonnya. Melihat perjuangan John Nash melawan penyakitnya, peran orang orang terdekatnya dalam menemani perjuangannya sungguh dapat menjadi inspirasi bagi siapapun yang menontonnya. Jennifer Conelly memang pantas meraih piala oscar untuk peran pembantu di film ini. Kombinasinya dengan Russel Crowe DASHYAT!!

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8.5

Bonnie and Clyde(1967), Duo Perampok Legendaris Nan Kocak

DATA FILM

Sutradara: Arthur Penn . Penulis Naskah: David Newman, Robert Benton. Bintang: Warren Beatty, Faye Dunaway, Michael J. Pollard . Durasi: 112 menit . Tahun Rilis: 1967.

PENGHARGAAN OSCAR

– Best Actress in a Supporting Role, Best Cinematography(Menang).

– Best Actor in a Leading Role, 2 Nominasi Best Actor in a Supporting Role, Best Actress in a Leading Role, Best Costume Design, Best Director, Best Picture, Best Writing, Story and Screenplay – Written Directly for the Screen(Dinominasikan).

37

“The strangest damned gang you ever heard of. They’re young. They’re in love. They rob banks.”

Ini bukan tentang cop buddy, tetapi criminal buddy(partner in crime). Cerita mengenai Bonnie & Clyde memang tidak pernah lekang dimakan waktu. Kisah legendaris keduanya dalam dunia kriminal menginspirasi sang sutradara Arthur Penn untuk memfilmkannya. Hasilnya tidak sia-sia, film ini bertutur baik mengenai kisah kedua perampok yang saling jatuh cinta ini lengkap dengan kisah pertemuan unik keduanya dan konflik yang terjadi di geng mereka.

JALAN CERITA(PLOT)

Di suatu siang seorang wanita cantik yang bekerja sebagai pelayan restoran di Texas, berada sendirian di kamarnya sedang gelisah, sementara di luar seorang pria sedang mengendap-ngendap dan melihat lihat mobill. Sang wanita, Bonnie Parker melihat dari jendela dan memergoki si pria, Clyde Barrow yang berniat mencuri mobil ibu Bonnie. Bukannya melaporkannya ke polisi atau berteriak minta tolong Bonnie justru menjalin pertemanan dengan Clyde.

Keduanya kemudian jalan bareng ke kota, Clyde mengatakan bahwa dirinya adalah seorang perampok bersenjata, Bonnie tidak percaya bualan Cylde karena dia tahu Clyde telah membual sejak mengatakan bahwa dia ingin membeli Mobil ibunya Bonnie. Clyde dengan tenangnya segera mengeluarkan pistol dari belakang bajunya. Bonnie masih tidak percaya, Clyde yang tidak mau malu di depan wanita yang dikaguminya segera menunjukkan kebolehannya. Dia segera merampok toko grosir, setelah berhasil keduanya lantas kabur dengan mobil curian.

Bonnie yang tahu bahwa Clyde tidak berbohong dan Clyde yang sangat pemberani dan seru segera tertarik dan mengumuli Clyde, namun Clyde malah tidak suka. Yang ternyata bukannya Clyde seorang homo, tapi dia hanya tidak begitu bergairah kepada wanita. Bonnie sempat kesal, namun keduanya mulai menyesuaikan diri dengan kenyataan ini.

Kisah Bonnie dan Clyde diawali dengan merampok salah satu bank, ternyata di bank tersebut telah tutup 3 minggu yang lalu, Clyde terpaksa meminta orang bank tersebut menjelaskan langsung kepada Bonnie yang menunggu di mobil apa yang terjadi sebenarnya agar Clyde tidak dianggap gagal oleh Bonnie.

Di suatu perampokan di sebuah toko grosir Clyde merampok bahan makanan, namun perampokan menjadi kacau ketika salah satu penjaga toko keluar dengan membawa pisau daging untuk menyerang Clyde, Clyde bisa kabur dengan berjuang melawan penjaga toko tersebut, perampokan gagal, namun keduanya selamat kali ini.

Mereka berdua akhirnya tidur di suatu rumah yang tak berpenghuni, ketika paginya Bonnnie bangun, dia kebingungan karena Clyde pergi entah kemana, ternyata Clyde di luar sedang mempersiapkan diri untuk berlatih menembak botol, Bonnie pun diajari untuk berlatih menggunakan pistol. Tak berapa lama munculah seorang pria tua, Clyde segera bersiaga dengan pistolnya, namun ternyata pria tersebut adalah pemilik dari rumah yang disinggahi Bonnie dan Clyde, dan rumah tersebut sudah diambil pihak bank. Clyde akhirnya luluh hatinya dan menaruh simpati kepada pria tersebut dan kawan serta keluarganya, mereka diperbolehkan menggunakan pistol Clyde untuk menembak rumah tersebut. Merekapun sekarang bahagia.

Bonnie: You’re good!

Clyde: I ain’t good. I’m the best!

Bonnie : And modest!

Kisah kejahatan mereka terus berlanjut, mulai dari mencuri mobil dan merampok toko grosir, pom bensin dan bank. Hingga suatu hari mereka bertemu dengan si penjaga pom bensin, C.W.Moss, seorang yang ahli dalam mengutak atik mobil, sekaligus mantan napi.

Merasa bahwa keahlian C.W akan sangat beguna di masa depan, Bonnie & Clyde memutuskan untuk mengajak C.W ikut dalam petualangan kriminal mereka. Namun sebelumnya mereka mau menguji keberanian C.W. C.W pun masuk ke kediamannya, bukan untuk mengambil pistol dan melakukan aksi mempertujukkan keberaniannya, tapi malah mengambil uang cash simpanan pom bensin untuk diberikan kepada Bonnie & Clyde, keduanya pun setuju untuk membawa serta C.W.

No, this is a stolen 4-Cyllinder Ford Coupe.

(Bonnie)

Di suatu perampokan, ketiga orang ini bekerja sama untuk melancarkan aksi mereka. Bonnie & Clyde masuk ke bank untuk merampok uangnya, sementara C.W bertugas untuk standby di mobil. Bukannya bersiap untuk keadaan terburuk dengan memposisikan mobil di tempat yang memudahkan mereka untuk melarikan diri usai perampokan, C.W. malah memarkir mobil mereka di tempat parkir, alhasil ketika perampokan sudah selesai mereka kesulitan untuk melarikan diri.

Makin parah karena polisi segera datang, untung akhirnya mereka berhasil lolos, namun harus dengan membunuh polisi. Sesudah itu mereka mencoba mencari hiburan ke bioskop, dan disana Clyde memarahi C.W karena tindakannya yang konyol dengan memarkir mobil bisa berakibat buruk pada keselamatan anggota geng lainnya.

Antara Bonnie dan Clyde makin terjalin ikatan kuat sebagai wanita yang tertarik secara seksual kepada lelaki dewasa, sesuatu yang lebih dari sekedar rekan kriminal, yaitu suatu kisah asmara. Namun ketika Bonnie hendak melampiaskan hasratnya pada Clyde, Bonnie lebih banyak kecewa karena Clyde menderita impotensi dan kurang bergairah pada lawan jenis.

There’s nothing wrong with me, I mean I don’t like boys.

(Clyde)

Disela-sela kesibukan mereka melakukan tindak kriminalitas, Bonnie menyempatkan diri untuk menulis puisi tentang perjuangannya bersama Clyde,
berikut puisi mereka,

You’ve heard the story of Jesse James / Of how he lived and died / If you’re still in need / Of something to read / Here’s the story of Bonnie and Clyde. / Now Bonnie and Clyde are the Barrow gang / I’m sure you all have read / How they rob and steal / And those who squeal / Are usually found dyin’ or dead. / They call them cold-hearted killers / They say they are heartless and mean / But I say this with pride / That I once knew Clyde / When he was honest and upright and clean. / But the laws fooled around / Kept takin’ him down / And lockin’ him up in a cell / Till he said to me: “I’ll never be free / So I’ll meet a few of them in Hell.” / If a policeman is killed in Dallas / And they have no clue to guide / If they can’t find a fiend / They just wipe their slate clean / And hang it on Bonnie and Clyde / If they try to act like citizens / And rent them a nice little flat / About the third night / They’re invited to fight / By a sub-guns’ rat-a-tat-tat. / Some day, they’ll go down together / They’ll bury them side by side / To a few, it’ll be grief / To the law, a relief / But it’s death for Bonnie and Clyde.

(Bonnie)

Bonnie, Clyde dan C.W lalu mengunjungi kediaman kakak Clyde, yaitu Buck, yang bersama istrinya, Blanche(seorang anak pendeta). Mereka yang memiliki kamera kodak segera mengabadikan Bonnie dan Clyde dengan berpose di depan mobil serta memegang senjata. Kemudian Bonnie dan Clyde mengajak mereka untuk ikut berpetualang juga. Mereka setuju dan dimulailah aksi dari geng Barrow.

Di suatu tempat ketika mereka sedang berisirahat dan memarkirkan mobil datanglah seorang Texas ranger, Frank Hamer hendak membekuk mereka, Clyde yang tadinya menyingkir untuk buang air menodong sang ranger dari belakang. Setelah memborgol Hamer bukannya membunuhnya atau menyingkirkannya secepatnya, geng perampok ini malah berfoto bersama sang ranger, dengan dalih fotonya nanti akan dikirimkan ke media untuk disebarluaskan sehingga dikira sang ranger sudah menjadi bagian dari geng tersebut. Namun saat sendang berpose, dan Bonnie mencium sang ranger, Sang Ranger meludah ke wajah Bonnie, alhasil Clyde tidak terima dan segera menghajarnya dan melemparnya ke danau. Tidak puas dia menempatkan Hamer ke perahu kecil yang ada disana dan menghanyutkan perahu tersebut ke tengah danau. Mereka pun puas.

Konflik antar wanita segera dimulai, karena Bonnie tidak menyukai Blanche sebab dia pernah membahayakan keselamatan anggota geng ketika beraksi, dan tidak terlalu berperan ketika perampokan dilakukan. Terlebih ketika dia meminta bagian uang rampokan sama rata dengan anggota lainnya. Clyde terus berusaha menenangkan Bonnie.

Well why not? I earned my share same as everybody. Well, I coulda got killed same as everybody. And I’m wanted by the law same as everybody… I’m a nervous wreck and that’s the truth. I have to take sass from Miss Bonnie Parker all the time. I deserve mine.

(Blanche)

Ketika C.W memeriksa mobil mereka ternyata oli mobil mereka bocor sehingga perlu perbaikan, nah daripada repot memperbaiki mobil mereka mencuri mobil yang diparkir di pinggir jalan. Kali ini mobil itu adalah milik Eugene Grizzard(Gene Wilder) yang sedang mampir di tempat pacarnya, Velma Davis(Evans Evans). Namun kali ini mereka dikejar oleh Eugene dan Velma menggunakan bekas mobil geng barrow, tapi karena mobil geng barrow terlalu cepat, Eugene dan Velma memutuskan untuk balik saja, masalah tidak selesai karena geng barrow justru berbalik mengejar mereka. Akhirnya Eugene dan Velma terpaksa diberhentikan.

Tidak untuk membunuh mereka, geng barrow malah mengajak mereka masuk ke mobil mereka, suasana makin cair ketika Buck membawakan lelucon andalannya. Tapi tidak bagi Bonnie karena dia sudah bosan mendengar lelucon Buck yang itu itu saja. Hingga akhirnya setelah tahu bahwa Eugene bekerja sebagai pengurus pemakaman, Bonnie yang tidak merasa nyaman dengan pekerjaan tersebut meminta mereka berdua untuk keluar dari mobil.

Bonnie merasa rindu dengan ibunya yang ditinggalkanya, Clyde sempat tidak setuju dengan hal itu, namun karena Bonnie sempat mencoba melarikan diri untuk pulang ke rumahnya, membuat Clyde mau tidak mau mengantar Bonnie bertemu dengan ibunya(Mabel Cavitt). Ibunya sempat cemas dengan kehidupan Clyde dan Bonnie saat ini karena mereka terkenal dengan kisah kriminalnya di koran koran, namun Clyde bisa meyakinkan ibu Bonnie untuk tidak khawatir dengan keadaan mereka. Barrow gang pun pergi untuk melanjutkan petualangan mereka.

‘….Cause I’m even better at runnin’ than I am at robbin’ banks!……..

(Cylde)

Suatu hari ketika mereka menginap di salah satu rumah,  Buck segera memesan makanan ke toko grosir, nah ketika pengirim makanan datang Bonnie segera menyambutnya, namun karena jumlah barang yang banyak di pengantar meminta untuk bisa membantu membawakannya ke dalam rumah, hal ini ditolak oleh Bonnie. Sang pengantar menjadi curiga, akhirnya rumah tersebut digrebek kepolisian, walau mereka dapat lolos namun keadaan menjadi lebih sulit sekarang.

Di suatu tempat persembunyian mereka berbincang hingga malam, Bonnie yang merasa tidak nyaman dengan obrolan merasa galau, Clyde segera sadar dan meminta C.W dan Blanche untuk pergi mencari makanan ke luar. C.W dan Blance segera pergi, di tempat mereka memesan makanan ada seorang pria yang melihat C.W menenteng pistol di pinggangnya. Merasa bahwa mereka adalah orang yang tidak baik, pria tersebut segera menelepon ke kantor polisi. Langsung saja rumah persembunyian mereka digrebek polisi, buck tertembak di kepala mereka berhasil lolos dan bersembunyi di tengah padang.

Di sana paginya mereka yang masih beristirahat digrebek lagi, Buck yang kesakitan tidak bisa berpikir panjang dan mencoba untuk pergi dengan mobil bersama Blanche, namun ketika mobil ditembak para anggota polisi sampai rusak parah merekapun tidak berdaya dan menyerah untuk ditangkap polisi. Sementara itu Clyde yang tertembak di lengan dibantu Clyde dan C.W meloloskan diri lewat sungai, walau sempat kepergok satu polisi yang akhirnya menembak Bonnie juga, mereka  berhasil lolos.

Clyde segera mencuri mobil untuk mereka melarikan diri. Disopiri oleh C.W mereka menuju kediaman ayah C.W, Ivan Moss(Dub Taylor). Di sana mereka dibantu untuk kesembuhan lukanya.

Menyadari anaknya sekarang memiliki tato dan ikut gerombolan geng perampok membuat Ivan Moss tidak senang. Di sisi lain, Blance yang berada di kepolisian dirawat dengan kepalanya diperban sehingga dia tidak bisa melihat. Frank Hamer menghampirinya dan secara tersirat meminta identitas teman Bonnie dan Clyde yang tidak diketahuinya, Blance menyatakan bahwa itu adalah C.W dengan nama belakang “Moss”.

Next time, I’ll aim a little lower!

(Clyde)

Hamer segera beraksi dengan mendatangi rumah Ivan Moss, dengan alasan agar anaknya bisa diampuni Ivan merencanakan jebakan kepada Bonnie dan Clyde. Ivan berpura pura mendapat kesulitan untuk memompa ban truknya ketika Bonnie dan Clyde lewat. Merasa perlu membantu ayah C.W yang sudah banyak membantunya Clyde segera ke luar mobil, sementara Bonnie tetap di dalam.

Tak berapa lama Ivan segera merunduk di bawah truknya tak berapa lama banyak tembakan brutal keluar dari semak-semak di sisi jalan Bonnie dan Clyde pun tewas mengenaskan. Ternyata mereka berdua telah dikhianati oleh C.W dan ayahnya.

BONNIE AND CLYDE  3  5

26 27  29

TOP QUOTES

This here’s Miss Bonnie Parker. I’m Clyde Barrow. We rob banks.

(Clyde)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pentingnya untuk memiliki teman kerja/ bisnis yang kompeten, karena teman yang tidak kompeten justru membahayakan kesuksesan pekerjaan/ perjuangan bisnis.

– Orang yang terbaik bisa hancur dan kalah karena ditusuk teman sendiri, seperti Bonnie dan Clyde yang kalah karena dilaporkan teman mereka sendiri.

– Hidup anda harus menarik, seru dan menegangkan karena hidup yang monoton dan tidak menarik adalah hidup yang tidak layak dihidupi.

– Dengan siapa anda menghabiskan waktu anda, tingkah laku dan tindakan anda tidak akan jauh jauh dari mereka.

TAHUKAH KAMU?

– Clyde Barrow memang dari kecilnya adalah kriminal dengan rentetan kejahatan seperti mencuri mobil, melukai anak kecil dan memperlakukan hewan dengan kejam.

– Bonnie dalam kehidupan nyatanya, di tahun dia bertemu dengan Clyde, Januari 1930, adalah wanita yang sudah menikah. Dia bersuamikan lelaki yang ketika itu sedang dipenjara.

– Topi barets yang dipakai Bonnie di film ini menjadi sangat terkenal di waktu itu sehingga laku keras di pasaran.

– Banyak penduduk setempat yang berperan sebagai “pemain tambahan di film ini” mereka dibayar lumayan, $12 per hari.

– Bob Dylan pernah dipertimbangkan untuk memerankan Clyde.

– Mabel Cavitt, pemeran dari ibu Bonnie Parker adalah seorang guru setempat dimana pengambilan gambar dilakukan, yaitu di daerah Red Oak, Texas. Ia kemudian dipertimbangkan untuk casting sebagai ibu Bonnie, dan ia mendapatkan peran tersebut.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, ada adegan Bonnie telanjang di awal film(tidak eksplisit) . Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: YA, ada adegan tembakan brutal . Adegan Berdarah: YA . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK.

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Film ini unik, lucu dan bisa dibilang terlalu kejam dan brutal dalam endingnya, walaupun beberapa pihak menyatakan film ini tidak terlalu pas dengan kisah aslinya namun tetap layak ditonton.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8.5