Kingdom of Heaven(2005), A Dream of a Peaceful Jerusalem, Muslims, Jews and Christians Live in Peace (Together).

kingdom of heaven meter.png

MOVIE DETAIL

“Be without fear in the face of your enemies. Safeguard the helpless, and do no wrong”

Director: Ridley Scott. Writers: William Monahan  . Stars: Orlando Bloom, Liam Neeson, Eva Green, Marton Csokas, Brendan Gleeson, Jeremy Irons, Edward Norton, Ghassan Massoud. Music: Hary Gregson-Williams. Cinematography: John Mathieson. Durasi: 144 minutes . Year: 2005.

OSCAR 

– No Oscar.

PLOT

 Jerusalem adalah tanah suci bagi tiga agama besar di dunia, Islam, Kristen dan Yahudi. Sejak jaman dahulu hingga saat ini selalu terjadi pertentangan dan peperangan untuk menjadi penguasa atas tanah keramat tersebut. Bersetting di tahun 1184 di tanah Eropa, tepatnya di Perancis, adalah Balian(Orlando Bloom), seorang pemuda yang bekerja sebagai pandai besi larut dalam kesedihannya karena ditinggalkan istrinya (Nathalie Cox)yang mati bunuh diri.

Kemudian datanglah para crusaders/ pasukan salib yang hendak pergi ke Jerusalem. Pemimpin dari crusaders tersebut adalah Godfrey de Ibelin(Liam Neeson) adalah ayah biologis dari Balian. Godfrey mengajak Balian untuk ikut serta ke tanah kekuasaannya di Jerusalem, Balian menolak tegas tawaran tersebut. Setelah kawanan crusaders pergi, Balian melanjutkan kegiatannya seperti biasa.

Balian of Ibelin:”.. I am a blacksmith.”

Balian of Ibelin: “What could a king ask of a man like me?”

Godfrey of Ibelin: “A better world than has ever been seen. A kingdom of conscience. A kingdom of heaven.”

Malam harinya dirinya mendapat pengakuan dari pendeta yang tak lain kakak iparnya (Michael Sheen) bahwa dia meminta agar jenazah istri Balian dipenggal saat dikuburkan (dalam kepercayaan orang sana, menguburkan mayat dengan memenggal kepalanya akan membuat si mayat mati dalam keadaan hina hingga tidak mungkin masuk surga), Balian lantas marah besar dan membunuh kakak iparnya tersebut. Kemarahannya juga membuat gubuknya terbakar. Terbakar oleh rasa bersalah yang amat besar dirinya menyusul Godfrey ke Jerusalem untuk mendapatkan pengampunan dosa dan penebusan akan kesalahannya.

King Baldwin IV: “The whole world is in chess. Any move can be the death of you. Do anything except remain where you started, and you can’t be sure of your end. Were you sure of your end once?”

Di perjalanan menuju Jerusalem, tepatnya di Messina, Italia kelompok Godfrey didatangi pasukan yang mengaku akan mengadili Balian atas kesalahannya telah membunuh kakak iparnya. Godfrey memutuskan untuk melawan, hingga dirinya terluka. Godfrey mengangkat Balian sebagai penguasa Ibelin. Balian kemudian terpaksa pergi lebih dahulu dengan kapal ke Jerusalem. Sayang kapal yang ditumpangi Ibelin diterjang badai, untung dirinya selamat.

Imad: “Your quality will be known among your enemies, before ever you meet them.”

Dengan bermodal kuda dirinya mencoba menuju Jerusalem, di perjalanan dirinya bertemu dengan seorang muslim dan pengawalnya. Muslim tersebut mencoba bertarung dengan Balian untuk mendapatkan kudanya. Muslim tersebut mati di tangan Balian. Balian kemudian menjadikan pengawalnya pemandu untuk menuju Jerusalem, setelah itu dia membebaskan pria tersebut.

Balian akhirnya tiba di Jerusalem dan berkenalan dengan Princess Sybilla(Eva Green), kakak kandung dari penguasa nomor satu di Jerusalem King Baldwin IV(Edward Norton, don’t ask karena sepanjang film dia menggunakan topeng besi jadi kau pasti tak tahu kalau itu Edward Norton). Di sana dia juga masuk dalam pusaran kekuasaan dan intrik politik yang rumit yang melibatkan banyak petinggi kerajaan di Jerusalem diantaranya; Tiberias(Jeremy Irons), Guy de Lusignan(Marton Csokas) dan Raynald de Chatillon(Brendan Gleeson).

Takdir akan membawa Balian menjadi penguasa Ibelin selanjutnya, serta menjadi pemimpin yang mempertahankan tanah Jerusalem dari invasi Saracens yang dipimpin  – The Legendary Salahuddin Al Ayubbi-Saladin (Ghassan Massoud).

LIFE LESSONS

King Baldwin IV: “… When I was sixteen, I won a great victory. I felt in that moment I would live to be a hundred. Now I know I shall not see thirty. None of us know our end, really, or what hand will guide us there. A king may move a man, a father may claim a son, but that man can also move himself, and only then does that man truly begin his own game. Remember that howsoever you are played or by whom, your soul is in your keeping alone, even though those who presume to play you be kings or men of power. When you stand before God, you cannot say, “But I was told by others to do thus,” or that virtue was not convenient at the time. This will not suffice. Remember that.”

DID YOU KNOW?

Pada awal 2000-an Ridley Scott menelurkan film Gladiator(2000) dan Black Hawk Down(2001) ketiganya (bersama film ini) pengambilan gambarnya sama sama dilakukan di Maroko.

MY OPINION

kingdom of heaven critics.png

Terakhir film sejarah epic yang saya tonton adalah Exodus: Gods and Kings (2014), saya paham bahwa sebuah film yang berdasarkan pada nilai nilai sejarah tidak boleh sembarangan dibuat. Belajar dari banyak kegagalan film tentang sejarah, baik itu Nabi-Nabi seperti Noah (2014), Yesus di Son of God (2014) dan  The Greatest Story Ever Told (1965) serta juga film seperti The Last Samurai(2003) yang nyata nyata menyimpang dari sejarah aslinya. Meski tidak dapat dipungkiri pula banyak juga film bermuatan sejarah yang sukses macam Ben-Hur (1959), Gladiator (2000), Troy (2004) – dua film terakhir lebih ke film kolosal mitologi yunani sih-, .

Syarat dari sebuah film sejarah dibuat antara lain, film tersebut harus sedekat mungkin dengan cerita aslinya sehingga masalah explorasi akan bahan film harus dilakukan sedalam mungkin agar tidak menyimpang dari sejarah, sehingga dianggap sebagai propaganda AS. Syarat kedua adalah film tersebut harus dibuat dengan budget yang besar dan dikerjakan oleh sutradara yang professional, serta ditunjang cast yang mumpuni sehingga tidak hanya film tersebut sukses di mata penonton dan kritikus tapi juga di box office.

Film Kingdom of Heaven ini sendiri menurut saya pribadi berhasil di semua aspek di atas. Disutradari oleh sutradara kawakan Ridley Scott dan ditunjang cast pemain yang semuanya bermain sangat cemerlang, kredit bagi Edward Norton yang bermain sebagai King Baldwin IV, dengan berperan di balik topeng namun auranya tetap terlihat – note: Edward Norton awalnya ingin berperan sebagai Guy de Lusignan – . Bahkan di dunia internasional film ini meraih tanggapan positif tertutama dari pihak kaum muslimin di dunia, sejarah layaknya ditulis cukup benar kali ini (Terima kasih kepada .Hamid Dabashi, selaku konsultan sejarah film ini). Bahkan banyak kalangan islam -yang biasanya kritis perihal akan masalah agama- mengapresiasi scene dimana Saladin menempatkan salib kembali ke tempatnya setelah memasuki Jerusalem saat penaklukan, begitu pula saat Saladin melakukan sujud syukur.

Buat yang belum nonton saya sarankan untuk menonton versi yang Directors Cut, yang lebih lama, sekitar 3 Jam. Karena  versi ini jauh lebih baik, ada bagian penceritaan mengenai anak dari Princess Sybilla dan bagian ini cukup penting menurut saya karena dialah sesungguhnya pewaris dari tahta kerajaan Jerusalem.

THE INTERVIEW

FILM SERUPA

The Warlords(2007): Saat perang sipil di China, 3 bersaudara yang bertemu kembali untuk melawan para pemberontak.

The Admiral: Roaring Currents(2014): Saat perang Korea di masa silam, laksamana Yi memimpin 12 kapal Korea untuk melawan ratusan kapal Jepang, kemenangan yang diraihnya disebut-sebut kemenangan paling bersejarah bangsa Korea terhadap bangsa Jepang.

Ran(1985): Film garapan Akira Kurosawa ini benar benar fenomenal hingga kini, bersetting di Jepang masa lalu, tiga bersaudara dari keluarga sang raja perang, Ichimonji berebut kekuasaan hingga menimbulkan kekacauan dan tragisnya menghancurkan ayah mereka sendiri.

Fetih 1453(2012): Sultan Mehmed II dari Turki memimpin perang paling bersejarah dalam penaklukan Konstantinople.

Red Cliff(2008): Zou You memimpin perang rakyat selatan China melawan Dinasti Han dari utara pimpinan Jenderal Cao Cao.

Braveheart(1995): William Wallace memimpin perang bersejarah bersama rakyat Skotlandia melawan tirani Inggris.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Rating_R_Restricted_Remaja 17+ & Dewasa

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s