Draft Day (2014), Antara Harapan & Perubahan

Draft Day_Rating

MOVIE DETAIL

Director: Ivan Reitman. Writers: Scott Rothman, Rajiv Joseph. Stars: Kevin Costner, Jennifer Garner. Durasi: 110 minutes . Year: 2014.

OSCAR 

– No Oscar.

PLOT

The greatest victories don’t always happen on the field.

NFL draft (National Football League Draft): adalah event tahunan di kompetisi NFL Amerika Serikat dimana setiap tim, berhak memilih pemain college/ kampus football untuk didaftarkan sebagai pemain mereka. Pemilihan terdiri dari 7 putaran, artinya setiap tim dapat memilih hingga 7 pemain muda berbakat. Urutan pemilihan dari setiap tim dilakukan berdasar prestasi tahun sebelumnya, artinya tim yang berada di dasar klasemen sebelumnya berhak untuk mendapatkan pilihan pertama dalam draft pick dst. Setiap tim diperkenankan untuk melakukan trade/ pertukaran dengan tim lainnya, baik dalam urutan pemilihan maupun pemain. Setiap tim mendapatkan waktu 10 menit untuk menentukan pemain pilihannya, jika lebih dari waktu tersebut tim yang memiliki jatah memilih selanjutnya diperbolehkan untuk memilih.Malam draft pick menjadi malam yang ditunggu para fans karena menjanjikan perubahan dan harapan akan musim yang lebih baik.

Draft Day - (8)Sonny Weaver Jr. (Kevin Costner) adalah seorang GM (General Manager) di klub NFL Cleveland Browns. Ayahnya sendiri, Sonny Weaver Sr. dulunya adalah seorang pelatih di tim ini, hingga suatu hari atas desakan dari sang ibu, Barb Weaver (Ellen Burstyn), Sonny terpaksa mempensiunkan sang ayah. Sang ayah akhirnya meninggal satu minggu sebelum draft day dimulai. Barb sendiri meminta Sonny untuk melaksanakan wasiat dari sang ayah untuk menebar abu nya di lapangan football Cleveland. Sonny menolak karena hari ini adalah hari yang sangat penting bagi tim ini, sedang dia berpikir bahwa menebar abu dapat dilakukan kapan saja tidak perlu hari ini. Ini membuat Barb sakit hati dan terpaksa melakukannya beserta para karyawan di Cleveland tanpa kehadiran Sonny.

Draft Day - (17)Sonny berpeluang untuk mendapatkan angin perubahan pada draft day kali ini. Dalam pilihannya sudah digenggam satu nama, Vontae Mack (Chadwick Boseman). Hari besar draft day makin terasa berat ketika dia mengetahui bahwa pacarnya, sekaligus Analis keuangan/ gaji para pemain di tim nya, Ali Parker (Jennifer Garner) hamil. Ali menginginkan agar hubungannya dengan Sonny tidak disimpan melainkan dipublikasikan. Sonny masih perlu waktu untuk berpikir.

Draft Day - (10)Pagi hari saat Sony sedang berangkat kerja dia mendapatkan tawaran untuk melakukan pertukaran oleh Tom Michael (Patrick St. Esprit), GM dari Seattle Seahawks. Tom meminta 3 tahun berturut turut pilihan draft no. 1 milik Cleveland dan bersedia memberikan pilihan no.1 tahun ini kepada Cleveland, Sonny menolaknya. Tapi kemudian setelah mendapatkan nasehat dari Anthony Molina (Frank Langella), sang pemilik klub Sonny bahwa Sonny diminta melakukan gebrakan besar dalam klub ini, Sonny menyetujuinya.

Draft Day - (1)Tak disangka Tom Michael justru mendapatkan kritikan dan demo dari para fans Seattle Seahawks karena hal ini dapat mengakibatkan mereka gagal mendapatkan Bo Callahan (Josh Pence). Bo sendiri adalah peraih piala Heisman tahun lalu (semacam penghargaan pemain terbaik di liga football college). Para fans bahkan mengadakan survei tentang pemecatan Tom.

Draft Day - (15)Peluang untuk mendapatkan Bo pun di depan mata Sonny dkk. Tapi hal ini justru mendapatkan tentangan dari dalam tim sendiri. Brian Drew (Tom Welling), seorang pemain senior yang bermain di posisi yang sama dengan Bo merasa terancam. Tahun lalu Drew terpaksa merelakan posisinya karena dia cedera, tapi tidak tahun depan. Tekanan makin besar kepada Sonny karena para anggota tim Cleveland termasuk sang pelatih, Vince Penn (Denis Leary) mendukung Sonny untuk  mendapatkan si anak emas, Bo. Pelatih Penn merasa timnya sudah cukup dengan memiliki pemain berposisi sama dengan Bo yaitu Drew. Di samping itu, Penn juga tidak mau melatih pemain muda untuk posisi itu karena timnya nantinya direncanakan akan bermain menyerang, sehingga kedatangan Bo dirasa tidak perlu secara teknis.

Draft Day - (4)Sonny sempat menelepon Vontae. Terlihat Vontae pun merasa antusias bermain di Cleveland. Awalnya Sonny bernitat menegur Vontae karena membocorkan rencana pertukaran pilihan pertama milik Brown yang diposting Vontae di Twitter nya, hal ini diketahui Sonny setelah sang ibu memberitahunya. Meski Sonny melihat Vontae melakukan kesalahan kecil tersebut namun itu tidak merubah pandangan Sonny akan Vontae.

“You sold a cow for magic beans.” – Barb

Vontae dilihatnya adalah pemain yang tulus berkorban untuk tim dan memberikan segalanya bagi tim, Vontae juga dinilai sebagai pemain yang tidak banyak tingkah, cinta keluarga, berbakat dan bermain dengan passion. Sonny belum memutuskan secara final akan pilihannya kepada Vontae. Vontae lantas mengingatkan Sonny untuk melihat kembali tayangan ulang saat dirinya berhadapan dengan Bo tahun lalu di college football, dan bagaimana dia menghentikan Bo, serta kenyataan mengapa dirinya dikeluarkan di pertandingan tersebut. Sonny menuruti permintaan Vontae.

Draft Day - (9)Ketika saat draftday mencapai puncak, Molina memutuskan untuk pergi langsung ke tempat acara berlangsung sambil membawa kaos bertuliskan Bo untk Bo Callahan. Molina ingin menyambut sendiri kedatangan Bo di timnya. Sonny lantas mendapatkan informasi bahwa Bo memiliki kepribadian yang kurang baik. Dikabarkan Bo adalah orang yang tidak disenangi rekan setimnya, dia bahkan berani berbohong kepada Washington Redskins, serta tidak mendapati teman-temannya datang di pesta ulang tahun nya ke 21. Sonny tidak lantas percaya, dia kemudian langsung menghubungi mantan pelatih Bo di college, Pelatih Moore (Sam Elliot). Moore membenarkan hal tersebut. Sonny juga menhubungi Bo dan menanyakannya langsung. Bo seakan lari dari jawaban dengan mengatakan bahwa dia lupa kejadian tersebut. Sonny paham dan memutuskan untuk memilih Vontae Mack.

Draft Day - (16)Waktu berjalan dan Sonny akhirnya mendapatkan cercaan dari para rekannya karena memutuskan memilih Vontae sendiri tanpa memberi tahu orang lain. Sonny tetap bersikukuh bahwa Vontae adalah pilihan tepat. Sonny segera menghubungi Vontae dan mengucapkan selamat. Sonny lantas menepi dari para rekannya yang frustasi dengan pilihannya akan Vontae. Tak berapa lama tersiar kabar bahwa Bo tidak dipilih siapapun dari piliahan ke dua hingga ke lima. Sonny lantas mendapatkan ide untuk menghubungi pemilik pilihan ke enam, si GM muda milik Jacksonville Jaguars, Jeff Carson (Pat Healy).

Draft Day - (3)Jeff terdengar sangat frustasi mengetahui bahwa si calon bintang Bo justru dihindari semua tim, dia makin panik ketika pilihan cadangannya juga dipilih tim lain. Sonny segera memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan trade kepada Jeff. Sonny menawarkan pilihan ke 2 sepanjang dua musim ke depan untuk pilihan ke enam tahun ini kepada Jeff. Jeff masih menolaknya, Sonny kemudian menawarkan tawaran finalnya berupa pilihan ke 2 selama tiga tahun ke depan, tapi Jeff bersikeras minta 4 tahun ke depan, Sonny menyerah, tapi kemudian Jeff berubah pikiran. Dia setuju untuk melakukan trade kepada Sonny.

Draft Day - (2)

Sonny sudah dianggap gila karena melepaskan pilihan ke 1 dan ke 2 sepanjang 3 tahun ke depan. Pelatih Penn mengundurkan diri saat itu juga karena menganggap bahwa Sonny telah menghancurkan masa depan tim, namun dapat dicegah oleh Sonny. Molina juga datang langsung ke markas Cleveland dan menyemprot Sonny dan memecatnya saat itu juga, tapi berhasil dikendalikan.

”There’s no such thing as a sure thing.” – Ali

Sonny segera menghubungi Tom Michaels untuk melakukan trade. Sonny menawarkan pilihan ke enam untuk pilihan ke tujuh milik Tom Michaels, dengan bonus pilihan ke 1 selama 3 tahun ke depan miliknya kembali. Tom tak segera mengiyakan mengingat ini pilihan sulit. Sonny meyakinkan dengan mengatakan bahwa Tom sudah tidak mendapatkan respek dari para fans karena melepaskan Bo. Tom kehabisan waktu. Sonny mengatakan bahwa waktu Tom sudah habis untuk trade.

Draft Day - (7)Tom yang sudah terlanjur kena rayuan Sonny menyerah, tapi Sonny dengan cerdiknya mengatakan bahwa penawaran sudah berubah dia kemudian meminta David Putney (pemain yang direkomendasikan oleh Ali dan beberapa karyawan di tim Cleveland Browns), salah satu pemainnya milik Tom untuk diikutkan dalam trade. Tom tak punya pilihan, dia menerima trade dari Sonny dan berhasil mendapatkan Bo sekaligus menyengkan para fans. Bo pun riang karena terpilih. Sedang Sonny juga senang karena mendapatkan trade bagus.

Draft Day - (6)Selanjutnya untuk pilihan ke tujuh, dia berkonsultasi dengan Pelatih Penn, Penn menyarankan untuk memilih pemain yang dibutuhkan tim ini yaitu, Ray Jennings. Ray Jennings adalah seorang pemain yang berposisi Running Back, dia juga putra dari seorang mantan pemain Browns. Ray merasa terhormat jika dapat membela Tim yang pernah dibela sang ayah.

“Sometimes the correct path is a tortured one.” – Ali

Sonny mengiyakan dan akhirnya mendapatkan 3 pemain berbakat untuk tahun ini sekaligus mendapatkan pilihan pertamanya untuk tiga tahun ke depannya kembali. Semua karyawan dan pemain, termasuk Brian Drew pun gembira dengan hasil yang diraih pada hari ini.

CHADWICK BOSEMAN stars in DRAFT DAY Photo:Dale Robinette ©2013 Summit Entertainment, LLC. All rights reserved.Hubungan Sonny dan Ali sendiri akhirnya dipublikasikan termasuk kepada Barb. Barb gembira karena akan mendapatkan cucu dari Ali dan Sonny. Musim akhirnya dimulai dan semuanya bersuka cita.

LIFE LESSONS

– Pada akhirnya waktu lah yang akan menentukan apakah suatu keputusan yang sudah dibuat itu keputusan tepat atau tidak.

– Pelajaran yang paling penting dalam film ini adalah tentang kepemimpinan, tentang bagaimana mengatasi situasi sulit, tentang bagaimana membuat keputusan, tentang meyakinkan banyak orang, tentang bagaimana bertahan di tengah badai, tentang bagaimana seni memimpin itu sendiri.

DID YOU KNOW?

– Cleveland Browns adalah salah satu tim yang paling sukses di kancah NFL. Namun kini tim yang bermarkas di Baltimore, Maryland, USA tersebut sudah berubah nama menjadi Baltimore Ravens.

THE INTERVIEW

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Sex scene: No. Gay/ Lesbian: No. Violence Scene: No. Smoking Scene: No. Drugs Scene: No. Alcohol Drinking: No . Profanity: Yes . Gore Scene: No.

OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

MY OPINION

Film bertemakan akan olahraga selalu mengasyikan, tidak lain karena di dalamnya selalu diselipkan pesan pesan akan sportivitas, perjuangan, kerja keras, kesetiakawanan dan semacamnya. Tidak seperti film drama sport lainnya kali ini, sang sutradara Ivan Reitman membawa kita bersama sama memahami rumitnya sesi draft day pada cabang olahraga NFL (Football) di Amerika Serikat. Tidak melulu memperlihatkan perjuangan di atas lapangan, melainkan film ini membawa kita memahami bahwa permainan dimenangkan justru sebelum permainan itu dimulai. Seperti kata pepatah Perang Sun Tzu, perang dimenangkan sebelum perang, pertandingan dimenangkan saat latihan, begitu pula NFL menawarkan draft day, sebagai ajang untuk memperoleh bakat bakat terbaik di seantero negeri.

Tensi yang dibangun cukup rapi dari awal hingga akhir film, membuat para non-NFL fans tetap mampu menikmati film ini, tapi tetap disarankan untuk menontonnya 2x atau lebih hingga anda paham istilah istilah dalam dunia olahraga ini. Jelas film ini memang didedikasikan bagi para penonton di amerika yang memang tergila-gila dengan NFL. Tensi film jelas berpuncak pada malam draft day itu sendiri dan saya akui saya ikut terbawa kemeriahan malam draft day ini, meski saya mampu menebak siapa yang akan terpilih pertama oleh pilihan Cleveland Browns.

Dari jajaran akting, Kevin Costner bermain lumayan baik, dia mampu menjiwai karakter Sonny Weaver Jr. yang menanggung beban amat berat pada hari tersebut, tekanan dari suporter, media, pemain, pelatih, rekan-rekannya, radio hingga petinggi klub. Sonny berupaya untuk tetap mengendalikan keadaan meski kadang juga kelepasan. Untuk pasangannya, Jennifer Garner sebagai Ali, justru terasa kurang maksimal. Meski tidak buruk. Jennifer justru terasa hanya sebagai pelengkap saja di film ini padahal dia memiliki porsi tampil di layar kaca yang hampir sama dengan Kevin. Apresiasi justru saya berikan kepada Ellen Burstyn sebagai Barb Weaver, ibu dari Sonny. Meski Ellen cuma berperan singkat namun aktingnya benar benar patut diacungi jempol.

Pada akhirnya jika anda penggemar NFL, jelas anda harus menonton film ini, dan bagi anda yang bukan penggemar NFL film ini masih dapat anda nikmati di waktu senggang anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s