Oldboy(2003), Sisi Kelam Manusia Akan Balas Dendam

DATA FILM

Sutradara: Chan-wook Park. Penulis Naskah: Chan-wook Park, Chun-hyeong Lim, Jo-yun Hwang(Naskah), Garon Tsuchiya(Cerita), Nobuaki Minegishi (Komik), Joon-hyung Lim(Penulis) . Bintang: Min-sik Choi, Ji-tae Yu, Hye-jeong Kang. Durasi: 120 menit . Tahun Rilis: 2003.

PENGHARGAAN OSCAR

– tidak ada.

JALAN CERITA(PLOT)

oldboy - (28)

Laugh and the world laughs with you; weep, and you weep alone”

Oh Dae-su(Min-sik Choi) di tahun 1988 adalah seorang bisnismen beranak satu. Di suatu malam yang hujan dirinya mabuk berat sehingga terpaksa diamankan pihak kepolisian di kantor polisi. Sadar bahwa hari itu adalah hari ulang tahun puteri tercintanya Oh Dae-su berusaha agar dapat segera lepas dari kantor polisi. Setelah sempat membuat masalah dengan polisi dan orang orang di markas polisi tersebut akhirnya Oh Dae-su dapat pulang setelah salah satu temannya menebusnya. Jadilah Oh Dae-su dapat pulang dan memberikan kado berupa sayap malaikat kepada puteri tercintanya.

Malam yang hujan dan gelap memaksa Oh Dae-su  dan kawannya tidak dapat pulang dengan cepat. Oh Dae-su  lantas menelepon ke rumah, saat temannya gantian menelepon Oh Dae-su bertemu dengan seseorang yang memakai payung warna ungu. Oh Dae-su  kemudian diculik olehnya, lantas dijebloskan di sebuah ruangan mirip hotel murahan. Tanpa tahu motif penangkapannya serta berapa lama Oh Dae-su  akan ditangkap, Oh Dae-su menguatkan dirinya untuk terus bertahan hidup.

Oh Dae-su  selama di dalam ruangan tersebut diperlakukan dengan aneh, diantaranya dia sengaja dibius di jam jam tertentu agar tertidur dan kemudian para petugas penjara masuk dan memotong rambutnya. Selama di dalam penjara dia juga mendapatkan makanan semacam lumpia/ pangsit yang sama setiap harinya.

Hanya ditemani televisi, Oh Dae-su terus mencoba untuk bertahan. Melalui TV juga Oh Dae-su  mendapati kabar mengenaskan bahwa dirinya sudah dinyatakan sebagai pembunuh dari istrinya, Oh Dae-su jelas kaget dengan berita tersebut. Dirinya kemudian membulatkan tekad untuk meloloskan diri dan menemukan siapa sebenarnya aktor dibalik semua ini, sekaligus menuntut balas. Dimulai dari didapatkannya sumpit lebih dari jatah makanannya, dia kemudian membuat tato yang menunjukkan berapa tahun dia dipenjara. Oh Dae-su  pun mulai membuat catatan akan orang-orang yang mungkin memenjarakannya beserta motif mereka masing masing. Oh Dae-su  juga menggunakan satu sumpit untuk membuat lubang di dinding yang akan digunakannya untuk meloloskan dirinya nantinya.

oldboy - (13)

Dia kemudian berlatih tinju dengan bantuan dinding penjara. Dan ketika dirinya sudah siap, 15 tahun pun berlalu. Sementara Oh Dae-su  berhasil melubangi tembok meski hanya 1 bata saja. Dirinya akhirnya dilepaskan di atap sebuah gedung bertingkat dengan dimasukkan ke dalam koper besar.

Di atas atap Oh Dae-su  betemu dengan seorang pria yang putus asa dan memutuskan untuk terjun bunuh diri bersama dengan anjingnya. Oh Dae-su memegangi dasi pria tersebut lalu menceritakan kisah kelamnya dipenjara 15 tahun tanpa sebab yang jelas. Pria tersebut akhirnya sadar bahwa dirinya juga layak untuk terus hidup.

oldboy - (3)

Oh Dae-su  kemudian turun melalui lift. Di dalam lift dia bertemu dengan seorang wanita, jelas karena Oh Dae-su  sudah sangat lama tidak berinteraksi dengan manusia dirinya menjadi paranoid dan bersikap aneh. Tak berapa lama sang pria dengan anjing putih di atas gedung terjun bunuh diri.

Oh Dae-su melanjutkan perjalanannya untuk mendapatkan makanan, di tengah perjalanan dia bertemu dengan seorang gembel yang memberikannya dompet berisi uang dan telepon gengam. Dia kemudian singgah di salah satu tempat makan sushi. Di sana dia bertemu dengan Mi-do(Hye-jeong Kang), salah satu chef sushi cantik di tempat tersebut. Oh Dae-Su lalu memesan octopus hidup untuk dimakan, seolah menegasskan dirinya adalah monster yang siap menelan hidup hidup makhluk yang ada di depannya dan orang yang sudah mengacaukan hidupnya saat ini.

Setelah makan Oh Dae-Su mendapati seorang pria menelepon ke HP nya, setelah diangkat pria tersebut menanyakan pertanyaan apakah Oh Dae-Su menyukai pakaian  yang diberikan. Mi-Do kemudian memegang tangan Oh Dae-Su. Oh Dae-Su lantas tiba tiba pingsan.

Mi-Do yang merasa iba terhadap hidup dari Oh Dae-Su membawanya pulang ke kediamannya. Di sana dia merawat Oh Dae-Su hingga siuman. Ketika Oh Dae-Su siuman justru Oh Dae-Su berniat untuk melampiaskan nafsunya kepada Mi-Do. Mi-Do jelas menolak hal ini, tapi dia berjanji untuk memenuhi hasratnya kepada Oh Dae-Su jika saat yang tepat sudah datang.

Dibantu oleh Mi-Do, Oh Dae-Su kemudian mencari tahu anak puteri semata wayangnya. Ternyata nasib sudah memisahkan dia bersama puterinya karena ternyata dia sudah diadopsi sebuah keluarga orang Swedia. Oh Dae-Su kemudian kembali pada tujuan awalnya untuk menemukan siapa dalang dibalik kasus dirinya.

Oh Dae-Su sadar bahwa dirinya sudah diberi makanan yang sama selama 15 tahun. Ini membuat dirinya tidak pernah lupa akan rasa dari masakan tersebut. Jadilah hal tersebut menjadi clue bagi dirinya untuk mencari siapa orang dibalik pemenjaraannya. Setelah menelusuri banyak restoran dirinya masih kesulitan untuk mendapatkan jawaban atas kasusnya. Tapi kemudian dia mendapati tempat dimana dulu dia disekap. Jadilah dirinya kemudian berkelahi dengan para preman penjaga tempat tersebut. Berbekal sebuah palu dirinya berhasil untuk menaklukan para preman tersebut, sekaligus menganiaya si pemilik penjara dengan mencopot giginya sebanyak 15 buah. Jumlah yang sama dengan tahun yang dihabiskannya di dalam ruangan penjara. Dari pemilik penjara tersebut Oh Dae-Su mendapatkan satu informasi saja bahwa motif sang penyuruh untuk memenjarakan Oh Dae-Su adalah karena dirinya terlalu banyak bicara. Oh Dae-Su masih bingung dengan hal ini.

oldboy - (16)

Karena dirinya sempat tertusuk pisau akhirnya Mi-Do membawanya ke kediamannya lagi untuk mendapat perawatan. Dirinya bersama dengan Mi-Do akhirnya bisa mengungkap siapa dibalik dalang Oh Dae-Su dipenjara. Orang tersebut adalah Woo-jin Lee(Ji-tae Yu), seorang taipan muda nan kaya. Hampir saja Oh Dae-Su mencekik mati Woo-jiin Lee sebelum Woo memberitahukan Oh Dae-Su bahwa dia harus mencari tahu sebab kenapa dia sampai dijebloskan ke penjara. Woo memberikan waktu kepada Oh Dae-Su selama 5 hari hingga tanggal 5 Juli untuk menemukan jawaban tersebut. Dengan janji jika dia berhasil maka Woo akan bunuh diri, tapi jika tidak maka Woo akan membunuh Mi-Do.

Oh Dae-Su yang masih dirundung penasaran akan motif di balik pemenjaraannya berusaha keras untuk mencari tahu. Makin lama waktu yang diberikan Mi-Do untuk membantu Oh Dae-Su menuntaskan dendamnya, makin intens juga perasaan cinta diantara keduanya. Akhirnya Oh Dae-Su dan Mi-Do bercinta dengan penuh gairah.

Mengetahui bahwa dirinya selalu diketahui keberadaanya oleh Woo, Oh Dae-Su tahu bahwa dia sudah disadap, sebab dia mencoba untuk mengancam  Mi-Do tapi dia tetap tidak mau mengaku bahwa dia adalah suruhan dari Woo. Dirinya kemudian membawa barang barangnya untuk diperiksa. Ternyata benar, didalam sol sepatunya sudah ditanamkan chip untuk memonitor keberadaan dirinya. Oh Dae-Su geram dengan ulah Woo tersebut.

Dibantu salah satu temannya yang jago komputer, Oh Dae-Su terus berusaha untuk memecahkan teka teki motif Woo. Di lain pihak Woo ternyata mematai matai teman Oh Dae-Su, Woo kemudian membunuh temannya Oh Dae-Su, hal ini dikarenakan Oh Dae-Su sudah melepas perangkat chip yang dipasang di sepatunya yang membuat Woo kesulitan melacak keberadaan Oh Dae-Su.

Sementara itu Mi-Do yang berada sendirian di kediamannya disatroni oleh kepala penjara tempat Oh Dae-Su disekap yang bernama Dal-su Oh(Park Cheol-woong). Dal lantas menelanjangi payudara dari Mido dan menangkap Oh Dae-Su. Setelah selesai melecehkan Mi-Do, Dal kemudian berencana mencopot gigi dari Oh Dae-Su, sebagai pembalasan atas apa yang dilakukannya kepada dirinya. Tidak sempat melakukan pembalasannya tersebut, Dal dicegah oleh Woo. Dal dan kawanannya lantas pergi dari kediaman Mi-Do.

Oh Dae-Su tentu menyadari bahwa Mi-Do tidak terlibat dalam permainan ini. Oh Dae-Su juga segera menemukan motif dari Woo. Dia segera mendatangi Woo. Di sana dia menyatakan bahwa motif dari Woo memenjarakan dirinya adalah karena di masa lalu Oh Dae-Su  muda adalah anak nakal, suka menggoda banyak wanita serta suka merokok. Dia juga adalah teman seangkatan dari Woo di SMU.  Yang suatu hari menyaksikan Woo terlibat pergumulan dengan kakak kandungnya sendiri di salah satu ruangan kelas di sekolah Oldboy, tempat mereka menuntut ilmu.

Woo menyatakan bahwa Oh Dae-Su sudah salah mengartikan permainan ini. Woo mengatakan bahwa Oh Dae-Su salah karena dia tidak berkonsentrasi pada apa yang menjadi alasan Woo melepaskan dia dari penjara, melainkan berkonsentrasi pada motif kenapa dia dipenjara

.oldboy - (6)

Woo lalu menunjukkan kepada Oh Dae-Su  sebuah kotak ungu. Oh Dae-Su  lalu membuka kotak tersebut dan kaget setengah mati karena di dalamnya ada sebuah album foto  yang berisi foto anak dari Oh Dae-Su  sejak kecil hingga dewasa dan akhirnya anak tersebut adalah Mi-Do. Oh Dae-Su makin menyesal karena dia sudah bercinta dengan Mi-Do yang nyatanya adalah anaknya sendiri. Woo mengatakan bahwa ini adalah pembalasan karena dahulu Oh Dae-Su  terlalu banyak bicara dan mengumbar gosip kepada teman teman sekelas mereka akan gosip Woo dan kakaknya sebelum akhirnya Oh Dae-Su sendiri pergi ke Seoul. Kakaknya Woo sendiri pada saat itu akhirnya memilih untuk mengakhiri hidup dengan terjun ke sebuah waduk dengan disaksikan mata kepala Woo sendiri. Inilah yang menjadikan Woo sakit hati kepada Oh Dae-Su karena sudah mengambil kakaknya dari hidupnya sekaligus kekasihnya.

Woo juga mengatakan bahwa selama ini dia sudah menghipnotis Woo juga mengatakan bahwa selama  dan Mi-Do yang mengakibatkan keduanya bisa jatuh cinta. Woo juga menambahkan bahwa saat ini Dal-su Oh sedang berada di kediaman Mi-Do untuk memberikan kotak ungu yang sama dengan yang dibuka Oh Dae-Su. Meskipun Woo sempat memotong tangan Dal-Su karena lancang memegang payudara Mi-Do saat menyatroni Mi-Do sebelumnya. Woo kemudian mengatakan bahwa dia sudah memberikan ganti penjara yang baru bagi Dal-Su sehingga dia mau kembali bekerja sama dengan Woo.

oldboy - (9)

Oh Dae-Su kemudian mencoba menyerang Woo, tapi bodyguard dari Woo bernama Mr.Han(Byeong-ok Kim) menghentikan aksinya. Mr.Han kemudian menghajar habis habisan Oh Dae-Su. Ketika menyadari bahwa Oh Dae-Su dapat melukai dirinya, Mr.Han kemudian marah besar dan berniat menghabisi nyawa dari Oh Dae-Su. Woo yang merasa Mr.Han sudah kelewat batas segera mengambil pistolnya dan membunuh Mr.Han.

Oh Dae-Su lalu menelepon Mi-Do untuk mengabarkan bahwa dia tidak perlu untuk membuka kotak yang ada di depannya. Mi-Do ketakutan dengan kotak tersebut. Oh Dae-Su lalu meminta dan berlutut untuk memohon kepada Woo agar dia tidak memberitahukan kisah sebenarnya kepada Mi-Do. Bahkan Oh Dae-Su menawarkan dirinya untuk menjadi budak dan anjing bagi Woo. Dengan tujuan untuk meyakinkan Woo bahwa dirinya tidak akan banyak bicara lagi Oh Dae-Su kemudian memotong lidahnya di depan Woo. Woo terkesan dengan ketulusan hati dari Oh Dae-Su. Dia kemudian meninggalkan Oh Dae-Su sendirian di kediamannya dan menelepon Mi-Do untuk tidak perlu membuka kotak ungu di depannya.

Setelah itu Woo memutuskan untuk bunuh diri dengan menembakkan pistol ke kepalanya sendiri di dalam lift.

Hari hari berat tersebut akhirnya berlalu. Hingga kemudian Oh Dae-Su bertemu dengan tukang hipnotis yang dipakai Woo. Karena simpati dengan cerita hidup dari Oh Dae-Su, tukang hipnotis tersebut kemudian membantu Oh Dae-Su untuk melupakan bagian kelam hidupnya tersebut. Setelahnya Oh Dae-Su kemudian bertemu dengan Mi-Do di tempat yang bersalju. Mereka kemudian berpelukan.

oldboy - (29)

oldboy - (6)

oldboy - (26)

oldboy - (21)

oldboy - (10)

oldboy - (22)

?????????????

oldboy - (4)

oldboy - (8)

oldboy - (9)oldboy - (2)

oldboy - (19)

?????????????

oldboy - (1)  oldboy - (5) x              oldboy - (12)   oldboy - (15)

?????????????  oldboy - (27)

oldboy - (4)

oldboy - (8)

oldboy - (12)

oldboy - (20)

oldboy - (11)

oldboy - (30)

oldboy - (18)

oldboy - (23)

oldboy - (7)

TOP QUOTES

Even though I’m no more than a monster – don’t I, too, have the right to live?

Dae-su Oh

TRAILER

NILAI-NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Keinginan untuk membalas dendam bisa merubah pria yang biasa saja menjadi seekor monster yang menakutkan, yang keji tidak takut mati dan ganas.

– Hidup kadang adalah tentang karma, dimana jika anda berbuat baik anda pasti menuai hasilnya di kemudian hari, begitu pula jika anda berbuat jahat kepada orang lain, bisa jadi hal yang lebih buruk menimpa anda di kemudian hari, oleh karena itu kita harus jaga perilaku dan perkataan, karena bisa jadi satu kata yang keluar dari lidah atau satu perilaku kita bisa berakibat fatal di masa mendatang.

TAHUKAH KAMU?

– 4 Octopus hidup digunakan untuk scene Oh Dae-Su makan octopus di restoran sushi, octopus yang digunakan adalah octopus sungguhan bukan teknik visual tertentu. Tidak lupa setelah makan octopus Min-sik Choi , pemeran dari Oh Dae-Su harus berdoa, tidak lain karena dia adalah seorang Budhist yang taat.

– Restoran tempat Mi-Do bekerja sebagai chef sushi adalah restoran Mediterranean, ini adalah restoran di dunia nyata. Tapi di film restoran ini lebih sering dinamakan Akira, sebagai penghormatan kepada sutradara Jepang Akira Kurosawa oleh sang sutradara Park Chan-Wook.

– Lukisan di dinding penjara Oh Dae-Su berjudul “The Man of Sorrow” karya pelukis Belgia James Ensor.

oldboy - (33)

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: YA, Intens . Adegan Berdarah: YA, Intens . Adegan Merokok: YA. Adegan penggunaan Obat-Obatan: YA. Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: YA.

OVERALL: Film Khusus Untuk Kalangan Tertentu.

KESIMPULAN:

Film ini adalah film kedua untukThe Vengeance Trilogy” , dua film lainnya adalah Sympathy for Mr.Vengeance dan Sympathy for Lady Vengeance ketiganya bercerita tentang satu hal, tidak lain adalah tentang balas dendam. Sutradara Film ini memenangkan Grand Prix untuk Festival Film Cannes 2004 dan mendapatkan Nominee untuk Palm D’Or. Mendapatkan sambutan hangat dari sutradara sekelas Quentin Tarantino. Diangkat dari komik manga jepang, sutradara Park Chan-Wook berhasil menggarapnya dengan luar biasa brutal nan sadis tanpa meninggalkan tujuan utama dari film tersebut.

Plot twist yang berlipat lipat menjadikan film ini luar biasa memukau pemirsa. Durasi yang lama (sekitar 2 jam) serasa tidak terasa karena cerita yang disuguhkan seakan tidak bertele tele dan berjalan dengan cepat. Banyak scene yang memorable nan membuat perut mual seperti saat mencopot gigi dengan palu, adegan pertarungan dengan palu di lorong penjara, adegan mencegah pria bunuh diri di atas bangunan serta adegan memotong lidah. Scene bersenggama juga ditampilkan dengan cukup vulgar meski terasa pas dengan suasana yang ingin dibangun untuk membuat karakter benar benar merana dan penonton simpati di akhir film.

Yang jelas dengan banyaknya scene yang tidak untuk dikonsumsi kalangan umum, tidaklah bagus untuk merekomendasikan film ini kepada teman teman ataupun kerabat anda.

Sempat dicoba untuk diremake di tahun 2013 kemarin oleh sutradara Spike Lee, tapi dengan kualitas yang sudah luar biasa di film pertama saya sungguh yakin bahwa remake tidak akan lebih baik (hanya alat untuk mengeruk dollar ala Hollywood saja sepertinya).

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

9.5

City of Angels(1998), Malaikatpun Jatuh Cinta

DATA FILM

Sutradara: Brad Silberling . Penulis Naskah: Wim Wenders,  Peter Handke, Richard Reitinger, Dana Stevens(Naskah). Bintang:  Nicolas Cage, Meg Ryan. Durasi: 114 menit . Tahun Rilis: 1998.

PENGHARGAAN OSCAR

– tidak ada.

city of angels -  (15)

“What if angels walked amoung us, and one of them fell in love with us?”

SOUNDTRACK/ OST

JALAN CERITA(PLOT)

Seth(Nicolas Cage) adalah salah satu malaikat yang bertugas mencabut nyawa dan mengantarkannya ke kehidupan selanjutnya. Bersama temannya Cassiel (Andre Braugher)mereka menjadi kawan sejati. Seth memiliki kebiasaan  menanyakan hal yang disukai dari para arwah orang yang dijemputnya. Suatu hari dia bertugas menjemput arwah salah satu pasien di rumah sakit. Di tempat tersebutlah Seth menjadi saksi pasien yang gagal jantung. Yang akhirnya meninggal.

Seth sendiri merasa bahwa sang dokter bedah sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencegah kematian si pasien. Seth lama kelamaan menjadi kagum dengan ketulusan dokter bedah cantik itu. Juga bagaimana sang dokter merasa sangat bersalah karena tidak mampu berbuat banyak dalam menangani pasien yang meninggal tersebut. Dokter tersebut adalah dr. Maggie Rice(Meg Ryan). Waktu demi waktu pun berlalu, Seth menjadi masuk ke dalam kehidupan Maggie.

city of angels -  (26)

Akhirnya timbulah rasa sayang dalam diri Seth kepada Maggie. Sayang Maggie sendiri tidak dapat melihat Seth, meski sedikit dapat merasakan keberadaannya. Meskipun Maggie menjalin hubungan dengan teman seprofesinya, bernama Jordan Ferris(Colm Feore) ini tidak mengendurkan niat Seth untuk mendekati Maggie lebih jauh lagi.

Sebagai malaikat sendiri Seth dikaruniai kemampuan untuk menampilkan diri kepada siapapun yang dia kehendaki. Hingga suatu malam, di lorong kamar rumah sakit Seth menampakkan diri kepada Maggie. Maggie mengira Seth adalah pasien ataupun pengunjung rumah sakit. Seth dan Maggie akhirnya berkenalan dan terlihat mulai cocok.

Seth: I was there in the stairwell… when you cried for your patient. And I touched you, remember?

Di malam hari Seth menaruh buku berjudul “A Moveable Feast” karya Ernest Hemingway di meja di kamar tidur Maggie dengan tanpa menampakkan diri. Hal ini membuat Maggie yang terbangun di pagi harinya mengira bahwa yang memberikan buku tersebut adalah Ferris. Tapi ketika dia menanyakannya kepadanya dia mengelak bahwa dia yang memberikan buku tersebut kepada Maggie. Lalu Seth menemui Maggie di perpustakaan. Di sana Seth dan Maggie mulai terlibat percakapan yang menyenangkan karena Maggie dan Seth ternyata memiliki kesamaan akan buku bacaan, yang tak lain adalah buku yang diberikan Seth di malam hari tadi.

Ketika Maggie mendapatkan pasien bernama Nathaniel Messinger(Dennis Franz), Seth heran karena Nat seolah bisa merasakan keberadaannya. Akhirnya dia tahu setelah Nat mengatakan bahwa dia dulunya adalah Malaikat yang sama seperti Seth, bahkan saat ini dia masih memiliki kemampuan seperti malaikat yaitu dapat membaca pikiran manusia. Tapi setelah proses “falling” yaitu menjatuhkan diri dari ketinggian, dirinya akhirnya bisa menjadi manusia normal dan merasakan kehidupan, cinta, keluarga dan rasa bahagia karena dapat berenang di pantai. Seth mulai berpikir untuk mengambil cara yang sama dengan Nat.

Maggie: No dying now, Mr. Messinger. Not until you give me Seth’s phone number.

Seth terpaksa berbohong kepada Maggie akan identitas aslinya. Dia mengaku dirinya hanyalah seorang kurir dan tinggal di perpustakaan. Dan ketika intensitas pertemuan mereka makin sering, benih benih cinta diantara keduanya makin tumbuh subur.

city of angels -  (19)

Nathaniel Messinger: Free will, brother. Free will.

Nat yang dinyatakan sudah bisa kembali ke rumah berencana mengundang dokter Maggie untuk mengadakan pesta selamatan di rumahnya. Maggie kemudian mengajak Seth untuk ikut serta. Di kediaman Nat, Maggie mendapati bahwa Seth tidak tampak ketika dia sedang difoto bersama anak dari Nat. Ini makin mengundang kecurigaan dari Maggie kepada Seth akan jati diri sebenarnya.

Di malam harinya Maggie mengundang Seth untuk ikut membantu memasak di rumah. Ketika Seth terlihat memotong jarinya sendiri, Maggie makin khawatir, dia segera meminta Seth untuk menunjukkan lukanya. Seth terus menolak. Tapi Maggie tidak kehilangan ide, dia menggoreskan pisau dapur ke tangan Seth. Dan ketika dia menyadari bahwa Seth tidak terluka sedikitpun, Maggie sadar bahwa Seth adalah makhluk lain. Dia meminta Seth untuk memberikan penjelasan tapi Seth tetap tidak bisa. Akhirnya hubungan keduanya pun mulai menjauh.

Maggie: Why do you wear the same clothes all the time? Why won’t you give me your phone number? Are you married?

Beberapa hari kemudian Maggie dilamar oleh Ferris, Maggie diminta Ferris untuk beristirahat bersama di kabin milik paman Maggie di Danau Tahoe. Selain untuk lari dari rutinitas sebagai dokter yang menguras tenaga dan pikiran, juga untuk menata hati Maggie agar siap untuk dinikahi Ferris.

Di tempat lain, Seth yang makin galau karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan dokter Maggie akhirnya memutuskan untuk melakukan proses Falling juga. Dengan berada di ketinggian gedung dia akhirnya melompat. Untuk dia dapat mendarat di tempat yang tidak terlalu berbahaya sehingga selain masih dapat hidup dan tidak luka serius, Seth juga kini sudah menjadi manusia yang seutuhnya.

city of angels -  (23)

Meski terluka karena proses tersebut, Seth tidak pantang menyerah untuk mengabarkan kabar baik ini kepada Maggie. Berharap Maggie kini akan menerimanya setelah menjadi manusia. Tapi malang tak dapat ditolak, Maggie yang dicari Seth di rumah sakit sudah tidak ada di tempat. Nah berdasar informasi dari teman Maggie, Anne (Robin Bartlett) yang mengatakan bahwa Maggie sudah pergi ke Danau Tahoe, jadilah Seth pergi ke sana.

Seth yang tidak tahu mau pergi ke sana dengan apa terpaksa mencari tumpangan gratis. Sial tidak berhenti di situ karena dia malah dirampok para anak anak kriminal. Meski yang dirampok dari Seth hanyalah sepatu botnya. Seth tidak patah arang. Dia akhirnya mendapatkan tumpangan.

Akhirnya sampailah Seth di kabin Maggie. Maggie yang merasakah ketulusan dari Seth dan mengetahui bahwa Seth adalah normal normal saja dari luka yang didapatnya segera jatuh hati kembali kepadanya. Keduanya lantas memiliki malam yang tidak terlupakan.

city of angels -  (27)

Maggie Rice: I couldn’t marry Jordan. I’m in love with you.

Esok harinya Seth ditinggal sendirian di kabin, sementara Maggie pergi ke toko buah untuk membeli buah pir, buah yang memiliki kenangan manis diantara mereka berdua. Sebab dulu saat Seth masih seorang malaikat, dimana dia tidak bisa merasakan apapun, Maggie adalah orang yang pertama mengatakan akan rasa dan sensasi dari makan buah, yaitu buah pir tersebut. Dengan mengendarai sepeda kesayangannya Maggie pergi. Di perjalanan dia terlihat sangat bahagia akan apa yang terjadi dalam hidupnya, matahari yang begitu hangat tampak sangat dia nikmati. Tangannya dibuka lebar lebar seolah dirinya siap menerima masa depan yang begitu indah dengan pria ini, yaitu Seth.

Untuk tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Maggie yang kehilangan fokus bersepedanya mengalami kecelakaan fatal setelah menabrak truk pengangkut kayu hutan. Sementara si sopir pergi kabur menginggalkan Maggie sendirian terluka di tengah jalan. Seth yang memiliki firasat buruk segera mencari Maggie.

Akhirnya Seth menemukan Maggie dalam keadaan terluka parah. Tidak sempat mencari bantuan Maggie akhirnya meninggal. Sebelum meninggal dia mengatakan bahwa pertemuannya, dan waktu yang dia jalani bersama Seth adalah waktu yang diidam idamkannya dan menjadi favoritnya jika nantinya para malaikat menanyakan apa yang menjadi favoritnya di kehidupan dunia ini. Seth terharu dan jatuh dalam kesedihan yang mendalam. Dalam momen inilah Seth dapat mengalami yang namanya menjadi manusia yang seutuhnya karena dia akhirnya mengalami apa yang dinamakan kesedihan, kehilangan orang yang dicintai, cinta dan kesendirian.

city of angels -  (3)

Maggie Rice: I’m not afraid. When they ask me what I liked the best, I’ll tell them, it was you.

Seth akhirnya bertemu dengan Cassiel dan menanyakan apakah dirinya yang menjemput nyawa Maggie. Tapi Cassiel membantah hal tersebut. Cassiel kemudian menegaskan bahwa hal tersebut adalah hukuman dari tuhan kepada Seth karena sudah menjadi manusia. Seth menyatakan bahwa dalam dirinya tidak ada sedikitpun kekecewaan dan penyesalan setelah memutuskan menjadi manusia.

Seth kemudian makan buah pir, buah yang mengingatkan dirinya kepada Maggie. Dengan harapan dengan hal itu dirinya dapat memulai kehidupannya sebagai manusia dengan manis seperti manisnya buah pir.

Di akhir cerita Seth memutuskan untuk pergi ke pinggir pantai, tempat dimana para malaikat biasa berkumpul dan mendengarkan music di pagi dan petang hari. Di sana Seth berenang dalam deburan ombak seolah menyatakan bahwa dirinya sekarang sudah menjadi manusia dan berhak menikmati kehidupannya termasuk menikmati berenang di tengah lautan. Cassiel hanya tersenyum dengan tingkah teman lamanya tersebut.

city of angels -  (1)

city of angels -  (24)

city of angels -  (4)  MSDCIOF EC006  MCDCIOF EC046    city of angels -  (12)    city of angels -  (16)

MSDCIOF EC015city of angels -  (18)  city of angels -  (20) city of angels -  (21)

city of angels -  (5)

city of angels -  (10)

city of angels -  (2)

city of angels -  (11)

city of angels -  (13)      city of angels -  (28)

city of angels -  (25)

TOP QUOTES

I would rather have had one breath of her hair, one kiss of her mouth, one touch of her hand, than eternity without it.. One Kiss. (Seth)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Kehidupan adalah sesuatu yang sangat indah dan berharga, meski di dalam hidup kita harus menghadapi yang namanya rasa sakit dan rasa kecewa, tapi itulah seni menjalani hidup karena memang di dalamnya ada kegembiraan, kebahagiaan dan rasa sukacita tapi juga ada rasa kecewa, rasa sedih dan sebagainya, oleh karena itu syukurilah hidup dan orang orang yang ada dalam kehidupanmu

TAHUKAH KAMU?

– Nicholas Cage adalah bagian dari keluarga besar Coppola, bernama asli Nicholas Kim Coppola dia adalah keponakan dari Sutradara ternama Francis Ford Coppola(Trilogy Godfather). Sedangkan Roman Coppola dan Sofia Coppola(Lost in Translation (2003)) adalah sepupunya. Penggunaan nama Cage sendiri agar Nicholas bisa terhindar dari memanfaatkan nama keluarga tersebut demi kelancaran karir aktingnya di Hollywood. Goodjob Kim!

– Setahun sebelum bermain di film ini, Meg Ryan juga memerankan tokoh bernama Maggie. Tepatnya di film ComRom berjudul Addicted to Love(1997) karya sutradara Griffin Dunne.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: YA, ada adegan kecelakaan . Adegan Merokok: YA. Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

Dilihat dari jalan ceritanya sendiri sebenarnya tidak ada yang istimewa. Meski saya bukanlah pengagum Nicholas Cage dan Meg Ryan (dan wow ini adalah film Meg Ryan kedua yang saya tonton, yang pertama tentu saja Top Gun, ketika dia berperan sebagai Carole, istri dari Goose).Penampilan Nicholas Cage dan Meg Ryan sendiri juga tidaklah luarbiasa, tapi terbilang cukup untuk menampilkan chemistry keduanya. Justru yang menjadi poin penting dan menarik untuk menjadikannya alasan untuk menonton film ini adalah soundtrack Iris dari Go Go Dolls serta Arm of Angels dari Sarah Mc Lachlan cukup memberi warna bagi momen penting di film ini. Bagi kamu yang tidak terlalu tertarik dengan tema fantasy mungkin akan segera bosan dengan film ini.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

6