Revolutionary Road(2008), Pasangan Muda Amerika, Antara Keputusasaan dan Kehampaan Hidup

DATA FILM

Sutradara: Sam Mendes . Penulis Naskah: Justin Haythe(Naskah) Richard Yates (novel)  . Bintang:  Leonardo DiCaprio, Kate Winslet, Kathy Bates, Michael Shannon. Durasi: 119 menit . Tahun Rilis: 2008.

PENGHARGAAN OSCAR

– 3 Nominasi Oscar:Best Performance by an Actor in a Supporting Role – Michael Shannon, Best Achievement in Art Direction, Best Achievement in Costume Design

JALAN CERITA(PLOT)

REV ROAD (1)

Di suatu malam, Frank Wheeler(Leonardo DiCaprio)  bertemu dengan seorang wanita cantik saat sedang berada di sebuah pesta, wanita tersebut bernama April(Kate Winslet). Keduanya lantas berkenalan. Merasa ada chemistry di antara keduanya berawal dari perkenalan tersebut, akhirnya keduanya akhirnya menikah. Frank dan April lalu pindah ke daerah Connecticut, Amerika. April dan Frank kemudian memiliki 2 orang anak bernama Michael & Megan.

Frank sendiri saat pertemuan pertamanya dengan April adalah seorang buruh pelabuhan yang bercita cita menjadi kasir kafetaria. Saat ini Frank bekerja sebagai salesman di sebuah perusahaan bernama Knox Machines. Sementara April dulunya adalah seorang aktris opera sabun. Diam diam impiannya untuk menjadi seorang aktris besar masih tersimpan dalam benak pikiran terdalam April.

Pasangan April dan Frank terlihat seperti pasangan yang sempurna, setidaknya itu dilihat oleh teman teman mereka, tetangga tetangga mereka, seperti Shep Campbell(David Harbour), Milly Campbell(Kathryn Hahn) serta tetangga mereka yang berprofesi sebagai makelar properti, Mr. Howard Givings(Richard Easton) & Mrs. Helen Givings(Kathy Bates). Namun apa yang terlihat di luar tidak seperti yang di dalam, bahtera rumah tangga tetaplah ada di rumah tangga pasangan Wheeler. April merasa jenuh dengan kesehariannya di tempat tinggal tersebut, sementara Frank merasa bahwa dia sudah bekerja di tempat yang bodoh. Tempat yang membuat ayahnya bekerja di tempat yang sama selama 20 tahun. April dan Frank merasa frustasi dengan keadaan mereka.

Hingga suatu hari, April yang sedang beres beres rumah menemukan foto Frank bersama dengan temannya saat mereka sedang melakukan tugas perang di Paris, Perancis. Hal ini mengingatkan April akan perkataan Frank di masa lalu, bahwa Frank berkeinginan untuk pergi ke Paris suatu saat nanti. Frank mengatakan pula bahwa Paris mungkin adalah tempat yang tepat bagi dirinya.

Frank sendiri yang merasa sudah tidak semangat bekerja, mendapatkan alasan untuk pergi ke tempat kerjanya lagi. Tidak lain karena pertemuannya dengan Maureen Grube(Zoe Kazan), seorang wanita manis yang merupakan teman sekerjanya. Di hari ulang tahunnya dirinya akhirnya pergi makan keluar bersama dengan Maureen. Hal ini berlanjut ke adegan ranjang diantara keduanya. Keduanya kemudian menjadi TTM, Friends with benefit.

Sepuang dari kerjanya dan perginya bersama dengan Maureen, di rumah dia diberi kejutan oleh April dan kedua buah hati mereka. Mereka mengadakan pesta ulang tahun kecil kecilan bagi sang ayah. Frank tidak bisa menutupi rasa bersalahnya karena sudah berselingkuh. Dia segera mendinginkan kepala di shower.

Setelah itu akhirnya April memberanikan diri menyatakan opininya untuk pergi ke Paris, tidak jalan jalan tapi pindah selamanya kepada Frank. Di Paris nantinya rencananya April lah yang akan bekerja sementara waktu sebagai resepsionist di perusahaan negara, sementara Frank diminta untuk rehat sejenak sebelum mendapatkan inspirasi pekerjaan apa yang sesuai dengan hatinya.

Frank yang pada awalnya masih menertawakan ide dari istrinya tersebut akhirnya mulai mempertimbangkan ide tersebut setelah bujuk rayu dari April. Segeralah Frank dan April mempersiapkan diri mereka dan anak anak mereka untuk pindah ke Paris.

April Wheeler: Look at us. We’re just like everyone else. We’ve bought into the same, ridiculous delusion.

Ide untuk pergi ke Paris tersebut juga mereka utarakan kepada tetangga mereka, Hellen beserta suaminya dan anak mereka yang kena penyakit mental bernama John Givings(Michael Shannon). Keinginan mereka untuk pindah tentu saja ditertawakan teman teman serta tetangga mereka. Hanya satu orang yang menganggap serius omongan mereka, yang tidak lain adalah John sendiri. Yang dikatakan John sebagai kehidupan yang hampa dan penuh keputusasaan.

Ketika kegembiraan untuk segera lari dari kehidupan yang menjenuhkan ada di pikiran Frank, dirinya justru makin gila dalam bekerja. Tapi justru pada periode ini dilihat oleh bosnya bahwa Frank sudah melakukan pekerjaan yang briliant. Ini menyebabkan dirinya dipertimbangkan untuk mendapatkan promosi jabatan dari perusahaannya.

April Wheeler: I saw a whole other future. I can’t stop seeing it.

Di sisi lain April justru mengandung anak ketiga mereka. Keadaan ini membuat April tutup mulut akan kandungannya, karena takut Frank akan membatalkan kepergian mereka ke Paris jika dia buka mulut. Tapi apa dinyana Frank yang melihat masa depan pekerjaannya yang makin cerah tidak terlalu fokus untuk pergi ke Paris lagi. Hal ini disadari oleh April. Jadilah pasangan Wheeler ini bertengkar hebat.

Pertengkaran mereka sempat reda ketika Frank memilih untuk masuk ke kamar kecil untuk menenangkan diri dan mencuci muka. Tapi hal yang tidak diketahuinya selama ini, sebuah rahasia besar akhirnya terbongkar. Frank menemukan alat aborsi milik April. Frank jelas marah besar karena selama ini April tidak berterus terang kepadanya akan keadaannya. Konflik yang makin memanas antara kedua pasangan ini makin nyata.

John Givings: You a lawyer, Frank?

Frank Wheeler: No, I’m not.

John Givings: I could use a lawyer…

Keduanya kemudian pergi ke sebuah bar bernuansa Jazz untuk menenangkan diri. Ditemani oleh pasangan Campbell mereka bersenang senang. Frank kemudian menawarkan diri untuk berdansa dengan April. Tapi April menolak, karena memang tidak sedang enak hati kepada suaminya. Frank lantas mengajak Milly untuk berdansa. Setelah larut malam mereka semua hendak pulang. Tapi mobil salah satu dari mereka terhalang mobil lain yang sedang parkir. April meminta Frank untuk membawa pulang Milly dulu karena dia sedang mabuk. Sementara meninggalkan Shep dan April di bar.

April yang sedang galau segera berdansa dengan Shep. Petualangan mereka di malam itu berakhir dengan seks semalam di mobil Shep. Shep menyatakan diri bahwa dia sudah lama menyukai April. April sendiri tidak merasakan ada hati kepada Shep, selain hanya sebagai pelampiasan semalam saja.

Esoknya Frank datang kepada April dengan membawa pernyataan bahwa dia sudah berselingkuh dengan teman sekerjanya. Dia juga mengatakan bahwa perselingkuhan mereka sudah usai. April tidak terima dengan hal ini. Bara konflik April Frank yang sudah mulai tenang kembali membara. Perang adu mulut pun terjadi.

April Wheeler: What are you going to do now? Are you going to hit me? To show me how much you love me?

Dengan tujuan untuk mengatakan bahwa rencana mereka ke Paris batal, Frank dan April mengundang pasangan Givings dan John untuk makan bersama. Tapi ketika Frank menyatakan hal tersebut, John malah membuat pernyataan yang kontroversial dan membuat kuping Frank panas. Frank yang sudah naik darah segera mengusir mereka semua. Meninggalkan Frank dan April di meja makan. Pernyataan John ternyata kembali membuat April dan Frank terlibat perselisihan. Ini berujung ke April yang lari dari rumah menuju hutan. Frank mencoba untuk mengajak April kembali ke rumah tapi April mengancam untuk berteriak minta tolong jika Frank terus membuntutinya. Frank pasrah. Dia pulang sendirian ke rumah.

Esok paginya Frank terkejut setengah mati karena mendapati April sudah berada di dapur menyiapkan sarapan. Frank juga bingung dengan sikap April yang berubah menjadi kalem pagi itu. Bahkan April meminta Frank untuk menjelaskan perihal pekerjaannya yang akan ditanganinya nanti jika sudah mendapat promosi, perihal mesin komputer yang akan ditangani Frank.

Selepas sarapan pagi yang menyenangkan, Frank pergi bekerja dengan naik mobil. Hari itu terasa indah baginya. Tanpa diketahuinya bahwa bencana besar sedang menantinya nanti sekembalinya dari kantor.

April yang tinggal sendirian di rumah segera menjalankan rencananya untuk melakukan aborsi sendirian atas kandungannya. Segalanya berjalan di luar rencana, pendarahan yang dia alami terlalu hebat. April lantas mengontak Milly untuk segera memanggilkan Ambulance.

Di rumah sakit Frank menangis terisak isak karena April telah melakukan aborsi yang gagal seperti ini. Frank juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas nasib yang menimpa April. April sendiri lantas meninggal karena hal ini.

April Wheeler: You’re the most beautiful and wonderful thing in the world. You’re a man.

Di akhir cerita, Frank dikabarkan sudah pindah ke kota. Dirinya masih bekerja perusahaan komputer yang dulu. Tapi sepertinya kesedihan akan kehilangannya akan April tidak dapat lepas dari ingatannya.

Sementara itu pasangan Giving sudah mendapatkan penyewa baru dari rumah yang dulu didiami keluarga Wheeler. Pasangan tersebut sempat untuk berkunjung ke rumah Pasangan Campbell. Shep sendiri merasa tidak perlu untuk mengungkit ungkit perihal Frank dan April kembali, Milly setuju dengan hal ini.

Pasangan Givings pun tidak henti hentinya membahas mengenai rumah yang dulu didiami oleh pasangan Wheeler serta pasangan Wheeler itu sendiri. Howard merasa jenuh dengan perkataan sang istri, Helen akan hal ini. Dia segera mencopot alat bantu dengarnya. Hal ini membuatnya lebih tenang sekarang.

REV ROAD (1)

REV ROAD (22)REV ROAD (2)REV ROAD (2)  REV ROAD (3)

REV ROAD (23)REV ROAD (4)REV ROAD (5)

Revolutionary RoadREV ROAD (6)REV ROAD (7)  REV ROAD (9)  Revolutionary Road  REV ROAD (13)REV ROAD (14)Revolutionary Road  REV ROAD (18)REV ROAD (19)REV ROAD (20)

Revolutionary RoadREV ROAD (21)  

REV ROAD (8)

Revolutionary Road

TOP QUOTES

John Givings: Hopeless emptiness. Now you’ve said it. Plenty of people are onto the emptiness, but it takes real guts to see the hopelessness.

TRAILER

http://www.youtube.com/watch?v=bpra9OEw6nQ

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Setiap bahtera rumah tangga pastilah pernah menghadapi yang namanya badai, dengan saling percaya dan mendukung antara suami dan istri, dan demi kelanggengan rumah tangga, serta demi masa depan anak anak nantinya, harusnya sekuat apapun badai tersebut bisa diatasi.

– Saling percaya harus dijaga diantara pasangan suami dan istri, karena ketika konflik mendera kedua pasangan, hal tersebut masih dapat menjadi jembatan untuk menjembatani perbedaan diantara keduanya, tapi ketika kepercayaan hilang, maka kelangsungan rumah tangga dalam ujung tanduk.

TAHUKAH KAMU?

– Kala film ini diputar, sang sutradara Sam Mendes adalah pasangan dari Kate Winslet, sebelum akhirnya di tahun 2012, Kate berpaling ke Ned Rocknroll.

– Ty Simpkins, adalah Dalton dalam film Insidious. Dia adalah saudara kandung dari Ryan Simpkins. Keduanya berperan sebagai anak dari pasangan Wheeler.

– Di film ini, PERTAMA KALINYA BAGI WINSLET MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA APRIL, KEDUA KALINYA BAGI LEO MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA FRANK (YG PERTAMA CATCH ME IF YOU CAN, Frank Abagnale Jr.) YANG KETIGA KALINYA BAGI  KATHY BATES MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA HELEN

– Meski saat itu sudah menjadi pasangan sejak waktu yang lama, ini adalah film pertama dari pasangan Winslet + Mendes.

– Leo, Kate dan Kathy sendiri adalah trio yang bermain di film Titanic.

– Ketika adegan bercinta antara  April dan Frank, sutradara Sam Mendes memilih untuk melihat dari monitor di ruangan lain (wajar takut cemburu, karena Kate Winslet sendiri adalah pasangannya pada saat itu.)

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: YA, ada adegan aborsi . Adegan Merokok: YA, BANYAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Kualitas akting Leonardo dan Kate tidak perlu diragukan lagi, chemistry yang dibangun diantara keduanya juga sangat baik. Mungkin dikarenakan mereka sudah saling mengenal satu sama lain kala beradu akting di Titanic. Untuk Michael Shannon, menarik diamati, karena selain perannya menyebalkan, komentarnya pedas, meski ada benarnya pada akhirnya justru menjadikan dirinya pencuri perhatian diantara kegemilangan akting duet Leo-Kate. Film drama yang penuh konflik batin antara pemerannya, berakhir tragis di ujungnya, cukup baik digarap namun tidak terlalu spesial.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s