The Big Lebowski(1998), Ketika “The Dude” Disibukkan Dengan Karpetnya

DATA FILM

Sutradara: Joel Coen, Ethan Coen . Penulis Naskah: Ethan Coen, Joel Coen . Bintang: Jeff Bridges, John Goodman, Julianne Moore, Steve Buscemi. Durasi: 117 menit . Tahun Rilis: 1998.

PENGHARGAAN OSCAR

– tidak ada.

SOUNTRACK/ OST

THE BIG LEBOWSKI - (9)

“ It takes guys as simple as the Dude and Walter to make a story this complicated… and they’d really rather be bowling.”

JALAN CERITA(PLOT)

Jeffrey Lebowski(Jeff Bridges) adalah seorang pemalas, pengangguran dan penggilan bowling. Dia dikenal dengan nama panggilan “The Dude”. Suatu hari ketika dia sedang pulang dari belanja ke supermarket, tanpa dinyana ada dua orang di dalam rumahnya. Dua orang tersebut selanjutnya menhajar Dude dan meneggelamkan muka Dude ke dalam toilet duduk. Selanjutnya keduanya segera meminta uang atas uang yang dipinjam istri Jeffrey Lebowski kepada Jackie Treehorn.

The Dude masih kebingungan. Belum sempat menjelaskan, salah satu dari orang suruhan tersebut mengencingi karpet Dude. Dude segera menjelaskan bahwa mereka sudah salah orang, karena selain Dude bukanlah seorang Millionaire(dan memang tidak terlihat seperti itu) dia juga belum menikah, jadi bagaimana dia bisa punya istri. Ternyata kedua orang tersebut sudah salah orang. Mereka berdua segera cabut dari rumah Dude.

THE BIG LEBOWSKI - (5)

Tidak terima dengan perlakuan kedua orang suruhan tersebut Dude segera berkonsultasi dengan dua teman main bowlingnya, yaitu si telat mikir Theodore Donald ‘Donny’ Kerabatsos (Steve Buscemi) dan si ex. veteran vietnam yang pemarah dan mudah tersinggung Walter Sobchak(John Goodman). Akhirnya diputuskan bahwa Dude akan meminta ganti rugi kepada Jeffrey Lebowski yang asli.

Akhirnya esoknya bertemulah Dude dengan Jeffrey Lebowski yang asli(David Huddleston). Dengan ditemani oleh asisten dari Jeffrey bernama Brandt(Philip Seymour Hoffman), Dude dipertemukan dengan Jeffrey. Jeffrey sendiri adalah seorang millionaire yang cacat kedua kakinya. Yang sayangnya menolak dengan tegas untuk memberikan ganti rugi atas karpet Dude. Dude tidak patah arang, dengan meninggalkan Jeffrey sendirian yang sedang marah marah di dalam ruangan dia sengaja mengambil salah satu karpet dari kediaman Jeffery sebagai pengganti karpetnya yang dikencingi. Ketika hendak pulang dari kediaman Jeffrey Dude bertemu dengan istri muda Jeffry, bernama Bunny Lebowski(Tara Reid) di kolam renang.

Esok harinya justru Jeffrey yang ganti mengganggu ketentraman Dude, melalui Brandt dia mengabarkan bahwa Bunny sudah diculik. Dengan asumsi bahwa sang penculik adalah sama dengan pria yang mengencingi karpet Dude di awal cerita, Dude diminta untuk memberikan uang tebusan kepada penculiknya dengan imbalan keselamatan Bunny.

Walter Sobchak: I told that Kraut a fuckin’ thousand times, I don’t roll on shabbos!

Ketika berada di rumahnya Dude ternyata dipergoki oleh para penjahat yang kemudian memukulnya pingsan. Dude terpaksa melakukan apa yang diminta oleh Jeffrey. Bersama dengan Walter, Dude menuju tempat pertemuan dengan sang penculik dengan membawa uang sejuta dollar. Tapi Walter ternyata berpikiran lain. Dia membawa celana dalam miliknya yang kotor dan meminta Dude untuk menyerahkan koper berisi celana dalam tersebut saja kepada para penculik.

THE BIG LEBOWSKI - (13)

Hal tersebut berjalan sesuai rencana, Dude dan Walter mendapatkan uangtebusan yang seharusnya untuk menebus Bunny, dan para penculik mendapatkan tas palsu berisi celana dalam kotor milik Walter. Kejadian yang mencengangkan justru terjadi di malam tersebut. Koper yang berisi uang tersebut ditaruh di mobil Dude. Sedang mobil Dude raib malam itu. Ini membuat Dude dkk menjadi pusing tujuh keliling.

Walter Sobchak: Shut the fuck up, Donny.

Ketika sedang melapor kepada polisi Dude mendapatkan pesan telepon dari Maude Lebowski(Julianne Moore) anak dari Jeffrey Lebowski asli. Dia mengatakan bahwa dia menemukan karpet milik Dude. Jadilah Dude kemudian mendatangi Maude, yang ternyata adalah seorang pencinta seni. Di studio seni milik Maude, Dude diberitahu bahwa Bunny sebenarnya adalah seorang aktris porno yang bekerja untuk Jackie Treehorn, yang mana dapat disimpulkan bahwa Bunny sudah merekayasa cerita penculikan dirinya. Uang tebusan yang disiapkan untuk menebus Bunny sendiri oleh Maude dinyatakan bahwa uang itu adalah uang hasil penarikan dana amal oleh sang ayah, Jeffrey.

The Dude: Fuckin’ A.

Mengetahui bahwa uang tebusannya tidak disampaikan kepada penculik, Jeffrey jelas marah besar kepada Dude. Dude pun makin pusing ketika dia mendapatkan kiriman potongan jari kaki yang mirip jari Bunny. Tapi satu hal  yang melegakan adalah hari itu Dude mendapatkan kabar bahwa mobilnya sudah ditemukan oleh Polisi. Malam itu ketika Dude sedang bersantai di bathtubenya datanglah 3 tamu tidak diundang. Mereka mengaku sebagai seorang nihilist(sebuah paham yang tidak mempercayai akan eksistensi akan segala sesuatu). Dengan membawa berang-berang untuk menakut-nakuti Dude yang telanjang di bath tube, mereka meminta Dude untuk memberikan uang tebusannya.

THE BIG LEBOWSKI - (18)

Dude lalu pergi ke studio seni milik Maude, disana dia mengetahui bahwa 3 orang nihilist tersebut adalah orang suruhan Maude. Dude juga tidak lupa untuk mengambil mobilnya yang ada di kepolisian. Nahas mobil tersebut sudah dalam keadaan yang tidak lengkap, karena uang yang berada di dalam mobil tersebut sudah hilang. Berbekal temuan PR yang ada di dalam mobil, Dude dan Walter mendapatkan informasi akan seorang bocah bernama Larry Sellers. Mereka kemudian mendatangi rumah Larry. Sayang, Larry tidak mengetahui apapun, juga tidak memiliki uang tersebut.

Walter Sobchak:  Has the whole world gone crazy? Am I the only one around here who gives a shit about the rules? Mark it zero!

Di malam tersebut kawanan anak buah dari Jackie Treehorn membawa Dude ke kediaman Treehorn di Malibu. Di tempat tersebut Dude ditanya mengenai keberadaan uang tebusan untuk Bunny. Perbincangan mereka diakhiri dengan Dude yang mabuk berat setelah diobati oleh Treehorn. Di dalam mimpinya yang aneh dude memimpikan berbagai hal dan masalah yang menderanya. Dan ketika dia terbangun dia bersyukur akan hal tersebut. Tapi dia tidak bersyukur dengan dimana dia terbangun, karena dia sudah terbangun di kantor polisi.

The Dude: Jesus, man, can you change the station?

Cab Driver: Fuck you man! You don’t like my fucking music, get your own fucking cab!

Para polisi di Malibu tersebut kemudian mengancam Dude untuk tidak kembali lagi ke tempat tersebut. Dude segera pergi dengan taksi. Malang baginya karena dia sempat membuat sopir taksi marah karena Dude minta sang sopir mengganti chanel radio. Akhirnya Dude dibuang di pinggir jalan. Untunglah baginya , dia kemudian bertemu dengan Maude yang kemudian membawanya pulang ke apartemennya.

Walter Sobchak: Fucking dipshit with a nine toed woman.

THE BIG LEBOWSKI - (3)

Selanjutnya keduanya lantas bercinta, meski senang dapat tidur dengan Maude namun Dude sedikit khawatir karena Maude berkeinginan untuk mendapatkan anak dari Dude. Setelah itu Maude mengungkapkan cerita yang sebenarnya. Maude menceritakan bahwa ayahnya bukanlah orang yang kaya raya. Mantan istrinyalah yang membuat Lebowski menjadi kaya. Sang mantan istri memberikan uang yang banyak untuk yayasan. Dan ketika Bunny diculik, Lebowski memberikan tas kosong agar Bunny nantinya dibunuh, sementara Lebowski dapat menyimpan uangnya. Dude akhirnya sadar akan semua rekayasa di balik ini.

Dude dan Walter akhirnya menyambangi kediaman Lebowski untuk menyelesaikan perkara ini. Meski terjadi debat sengit tapi akhirnya permasalahan dapat diselesaikan. Kembali ke tempat bowling, ketika Dude dkk akan pulang mereka mendapati mobil Dude sudah disulut api. Yang pelakunya ternyata adalah para nihilist. Sempat bersitegang perihal uang tebusan, para nihilist akhirnya sepakat untuk meminta seluruh uang yang ada di kantong Dude, Walter dan Doni. Walter menolak, terjadilah perkelahian kecil. Walter berhasil menggigit putus kuping salah satu nihilist, juga melemparkan bola bowling ke arah salah satu mereka dan menghajar yang lainnya. Para nihilist akhirnya kabur.

Sayang seribu sayang Doni sekarat karena serangan jantung. Doni kemudian meninggal di tempat karenanya. Dude dan Walter kemudian membuang abu jenazah Doni ke lautan lepas lewat tebing. Setelah selesai mereka kembali bermain  bowling.

 “Fuck it, Dude. Let’s go bowling.”

(Walter)

THE BIG LEBOWSKI - (8)

Di akhir cerita, si orang asing yang berada di tempat bowling memberi tanda bahwa mungkin Maude sudah mengandung anak dari Dude.

THE BIG LEBOWSKI - (1)

THE BIG LEBOWSKI - (16)

THE BIG LEBOWSKI - (15)         THE BIG LEBOWSKI - (10)

THE BIG LEBOWSKI - (2)THE BIG LEBOWSKI - (11)

THE BIG LEBOWSKI - (7)THE BIG LEBOWSKI - (14)   THE BIG LEBOWSKI - (17)  The Big Lebowski

THE BIG LEBOWSKI - (4)

THE BIG LEBOWSKI - (12)

TOP QUOTES

The Dude: …..That rug really tied the room together.

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Jika kita mengkiaskan bahwa kita adalah Dude, bisa dikatakan bahwa apa yang terjadi di dalam hidup kita sebenarnya, bisa jadi, adalah sebuah skenario besar yang mungkin punya tujuan besar di dalamnya, so stay focus and don’t worry.

TAHUKAH KAMU?

– Trio penyuka bowling terdiri dari Dude, Walter dan Donny. Dari ketiganya, hanya Dude yang tidak pernah sekalipun terlihat bermain bowling di film ini.

– Film ini adalah film yang cukup banyak mengumbar kata “Fuck” dan turunannya, berdasar info dari wikipedia terhitung ada 260 x kata Fuck digunakan. Jadi jauhkan dari anak anak anda ya. Untuk mengetahui film lain yang mengumbar kata kata tersebut lihat list ini.

– Aktris cantik Charlize Theron disebut sebut dulunya dipertimbangkan untuk memerankan karakter Bunny di film ini.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, ada adegan wanita bugil. Homoseksualitas/ Lesbian: YA, ada tokoh lelaki bergaya perempuan . Adegan Kekerasan: YA. Adegan Berdarah: YA. Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan:YA . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: YA, intens. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 25+(sangat dewasa)

KESIMPULAN:

– Jika anda sudan familiar dengan film milik Coen bersaudara tentunya tidaklah aneh melihat film ini. Ciri khas mereka tetap terlihat jelas di film ini, karakter unik nan aneh, jalan cerita yang bersimpul simpul serta keunikan keunikan lainnya. Film ini sendiri harus dinikmati dengan konsentrasi yang tinggi, sebab jika tidak maka anda akan ketinggalan banyak informasi kunci dan penting, jadi siapkan diri anda 100% sebelumnya jika ingin menonton film ini. Saya sendiri bisa katakan bahwa ini adalah salah satu film terbaik dari Coen bersaudara(meski beberapa content cukup vulgar untuk masyarakat Indonesia)!

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8

Revolutionary Road(2008), Pasangan Muda Amerika, Antara Keputusasaan dan Kehampaan Hidup

DATA FILM

Sutradara: Sam Mendes . Penulis Naskah: Justin Haythe(Naskah) Richard Yates (novel)  . Bintang:  Leonardo DiCaprio, Kate Winslet, Kathy Bates, Michael Shannon. Durasi: 119 menit . Tahun Rilis: 2008.

PENGHARGAAN OSCAR

– 3 Nominasi Oscar:Best Performance by an Actor in a Supporting Role – Michael Shannon, Best Achievement in Art Direction, Best Achievement in Costume Design

JALAN CERITA(PLOT)

REV ROAD (1)

Di suatu malam, Frank Wheeler(Leonardo DiCaprio)  bertemu dengan seorang wanita cantik saat sedang berada di sebuah pesta, wanita tersebut bernama April(Kate Winslet). Keduanya lantas berkenalan. Merasa ada chemistry di antara keduanya berawal dari perkenalan tersebut, akhirnya keduanya akhirnya menikah. Frank dan April lalu pindah ke daerah Connecticut, Amerika. April dan Frank kemudian memiliki 2 orang anak bernama Michael & Megan.

Frank sendiri saat pertemuan pertamanya dengan April adalah seorang buruh pelabuhan yang bercita cita menjadi kasir kafetaria. Saat ini Frank bekerja sebagai salesman di sebuah perusahaan bernama Knox Machines. Sementara April dulunya adalah seorang aktris opera sabun. Diam diam impiannya untuk menjadi seorang aktris besar masih tersimpan dalam benak pikiran terdalam April.

Pasangan April dan Frank terlihat seperti pasangan yang sempurna, setidaknya itu dilihat oleh teman teman mereka, tetangga tetangga mereka, seperti Shep Campbell(David Harbour), Milly Campbell(Kathryn Hahn) serta tetangga mereka yang berprofesi sebagai makelar properti, Mr. Howard Givings(Richard Easton) & Mrs. Helen Givings(Kathy Bates). Namun apa yang terlihat di luar tidak seperti yang di dalam, bahtera rumah tangga tetaplah ada di rumah tangga pasangan Wheeler. April merasa jenuh dengan kesehariannya di tempat tinggal tersebut, sementara Frank merasa bahwa dia sudah bekerja di tempat yang bodoh. Tempat yang membuat ayahnya bekerja di tempat yang sama selama 20 tahun. April dan Frank merasa frustasi dengan keadaan mereka.

Hingga suatu hari, April yang sedang beres beres rumah menemukan foto Frank bersama dengan temannya saat mereka sedang melakukan tugas perang di Paris, Perancis. Hal ini mengingatkan April akan perkataan Frank di masa lalu, bahwa Frank berkeinginan untuk pergi ke Paris suatu saat nanti. Frank mengatakan pula bahwa Paris mungkin adalah tempat yang tepat bagi dirinya.

Frank sendiri yang merasa sudah tidak semangat bekerja, mendapatkan alasan untuk pergi ke tempat kerjanya lagi. Tidak lain karena pertemuannya dengan Maureen Grube(Zoe Kazan), seorang wanita manis yang merupakan teman sekerjanya. Di hari ulang tahunnya dirinya akhirnya pergi makan keluar bersama dengan Maureen. Hal ini berlanjut ke adegan ranjang diantara keduanya. Keduanya kemudian menjadi TTM, Friends with benefit.

Sepuang dari kerjanya dan perginya bersama dengan Maureen, di rumah dia diberi kejutan oleh April dan kedua buah hati mereka. Mereka mengadakan pesta ulang tahun kecil kecilan bagi sang ayah. Frank tidak bisa menutupi rasa bersalahnya karena sudah berselingkuh. Dia segera mendinginkan kepala di shower.

Setelah itu akhirnya April memberanikan diri menyatakan opininya untuk pergi ke Paris, tidak jalan jalan tapi pindah selamanya kepada Frank. Di Paris nantinya rencananya April lah yang akan bekerja sementara waktu sebagai resepsionist di perusahaan negara, sementara Frank diminta untuk rehat sejenak sebelum mendapatkan inspirasi pekerjaan apa yang sesuai dengan hatinya.

Frank yang pada awalnya masih menertawakan ide dari istrinya tersebut akhirnya mulai mempertimbangkan ide tersebut setelah bujuk rayu dari April. Segeralah Frank dan April mempersiapkan diri mereka dan anak anak mereka untuk pindah ke Paris.

April Wheeler: Look at us. We’re just like everyone else. We’ve bought into the same, ridiculous delusion.

Ide untuk pergi ke Paris tersebut juga mereka utarakan kepada tetangga mereka, Hellen beserta suaminya dan anak mereka yang kena penyakit mental bernama John Givings(Michael Shannon). Keinginan mereka untuk pindah tentu saja ditertawakan teman teman serta tetangga mereka. Hanya satu orang yang menganggap serius omongan mereka, yang tidak lain adalah John sendiri. Yang dikatakan John sebagai kehidupan yang hampa dan penuh keputusasaan.

Ketika kegembiraan untuk segera lari dari kehidupan yang menjenuhkan ada di pikiran Frank, dirinya justru makin gila dalam bekerja. Tapi justru pada periode ini dilihat oleh bosnya bahwa Frank sudah melakukan pekerjaan yang briliant. Ini menyebabkan dirinya dipertimbangkan untuk mendapatkan promosi jabatan dari perusahaannya.

April Wheeler: I saw a whole other future. I can’t stop seeing it.

Di sisi lain April justru mengandung anak ketiga mereka. Keadaan ini membuat April tutup mulut akan kandungannya, karena takut Frank akan membatalkan kepergian mereka ke Paris jika dia buka mulut. Tapi apa dinyana Frank yang melihat masa depan pekerjaannya yang makin cerah tidak terlalu fokus untuk pergi ke Paris lagi. Hal ini disadari oleh April. Jadilah pasangan Wheeler ini bertengkar hebat.

Pertengkaran mereka sempat reda ketika Frank memilih untuk masuk ke kamar kecil untuk menenangkan diri dan mencuci muka. Tapi hal yang tidak diketahuinya selama ini, sebuah rahasia besar akhirnya terbongkar. Frank menemukan alat aborsi milik April. Frank jelas marah besar karena selama ini April tidak berterus terang kepadanya akan keadaannya. Konflik yang makin memanas antara kedua pasangan ini makin nyata.

John Givings: You a lawyer, Frank?

Frank Wheeler: No, I’m not.

John Givings: I could use a lawyer…

Keduanya kemudian pergi ke sebuah bar bernuansa Jazz untuk menenangkan diri. Ditemani oleh pasangan Campbell mereka bersenang senang. Frank kemudian menawarkan diri untuk berdansa dengan April. Tapi April menolak, karena memang tidak sedang enak hati kepada suaminya. Frank lantas mengajak Milly untuk berdansa. Setelah larut malam mereka semua hendak pulang. Tapi mobil salah satu dari mereka terhalang mobil lain yang sedang parkir. April meminta Frank untuk membawa pulang Milly dulu karena dia sedang mabuk. Sementara meninggalkan Shep dan April di bar.

April yang sedang galau segera berdansa dengan Shep. Petualangan mereka di malam itu berakhir dengan seks semalam di mobil Shep. Shep menyatakan diri bahwa dia sudah lama menyukai April. April sendiri tidak merasakan ada hati kepada Shep, selain hanya sebagai pelampiasan semalam saja.

Esoknya Frank datang kepada April dengan membawa pernyataan bahwa dia sudah berselingkuh dengan teman sekerjanya. Dia juga mengatakan bahwa perselingkuhan mereka sudah usai. April tidak terima dengan hal ini. Bara konflik April Frank yang sudah mulai tenang kembali membara. Perang adu mulut pun terjadi.

April Wheeler: What are you going to do now? Are you going to hit me? To show me how much you love me?

Dengan tujuan untuk mengatakan bahwa rencana mereka ke Paris batal, Frank dan April mengundang pasangan Givings dan John untuk makan bersama. Tapi ketika Frank menyatakan hal tersebut, John malah membuat pernyataan yang kontroversial dan membuat kuping Frank panas. Frank yang sudah naik darah segera mengusir mereka semua. Meninggalkan Frank dan April di meja makan. Pernyataan John ternyata kembali membuat April dan Frank terlibat perselisihan. Ini berujung ke April yang lari dari rumah menuju hutan. Frank mencoba untuk mengajak April kembali ke rumah tapi April mengancam untuk berteriak minta tolong jika Frank terus membuntutinya. Frank pasrah. Dia pulang sendirian ke rumah.

Esok paginya Frank terkejut setengah mati karena mendapati April sudah berada di dapur menyiapkan sarapan. Frank juga bingung dengan sikap April yang berubah menjadi kalem pagi itu. Bahkan April meminta Frank untuk menjelaskan perihal pekerjaannya yang akan ditanganinya nanti jika sudah mendapat promosi, perihal mesin komputer yang akan ditangani Frank.

Selepas sarapan pagi yang menyenangkan, Frank pergi bekerja dengan naik mobil. Hari itu terasa indah baginya. Tanpa diketahuinya bahwa bencana besar sedang menantinya nanti sekembalinya dari kantor.

April yang tinggal sendirian di rumah segera menjalankan rencananya untuk melakukan aborsi sendirian atas kandungannya. Segalanya berjalan di luar rencana, pendarahan yang dia alami terlalu hebat. April lantas mengontak Milly untuk segera memanggilkan Ambulance.

Di rumah sakit Frank menangis terisak isak karena April telah melakukan aborsi yang gagal seperti ini. Frank juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas nasib yang menimpa April. April sendiri lantas meninggal karena hal ini.

April Wheeler: You’re the most beautiful and wonderful thing in the world. You’re a man.

Di akhir cerita, Frank dikabarkan sudah pindah ke kota. Dirinya masih bekerja perusahaan komputer yang dulu. Tapi sepertinya kesedihan akan kehilangannya akan April tidak dapat lepas dari ingatannya.

Sementara itu pasangan Giving sudah mendapatkan penyewa baru dari rumah yang dulu didiami keluarga Wheeler. Pasangan tersebut sempat untuk berkunjung ke rumah Pasangan Campbell. Shep sendiri merasa tidak perlu untuk mengungkit ungkit perihal Frank dan April kembali, Milly setuju dengan hal ini.

Pasangan Givings pun tidak henti hentinya membahas mengenai rumah yang dulu didiami oleh pasangan Wheeler serta pasangan Wheeler itu sendiri. Howard merasa jenuh dengan perkataan sang istri, Helen akan hal ini. Dia segera mencopot alat bantu dengarnya. Hal ini membuatnya lebih tenang sekarang.

REV ROAD (1)

REV ROAD (22)REV ROAD (2)REV ROAD (2)  REV ROAD (3)

REV ROAD (23)REV ROAD (4)REV ROAD (5)

Revolutionary RoadREV ROAD (6)REV ROAD (7)  REV ROAD (9)  Revolutionary Road  REV ROAD (13)REV ROAD (14)Revolutionary Road  REV ROAD (18)REV ROAD (19)REV ROAD (20)

Revolutionary RoadREV ROAD (21)  

REV ROAD (8)

Revolutionary Road

TOP QUOTES

John Givings: Hopeless emptiness. Now you’ve said it. Plenty of people are onto the emptiness, but it takes real guts to see the hopelessness.

TRAILER

http://www.youtube.com/watch?v=bpra9OEw6nQ

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Setiap bahtera rumah tangga pastilah pernah menghadapi yang namanya badai, dengan saling percaya dan mendukung antara suami dan istri, dan demi kelanggengan rumah tangga, serta demi masa depan anak anak nantinya, harusnya sekuat apapun badai tersebut bisa diatasi.

– Saling percaya harus dijaga diantara pasangan suami dan istri, karena ketika konflik mendera kedua pasangan, hal tersebut masih dapat menjadi jembatan untuk menjembatani perbedaan diantara keduanya, tapi ketika kepercayaan hilang, maka kelangsungan rumah tangga dalam ujung tanduk.

TAHUKAH KAMU?

– Kala film ini diputar, sang sutradara Sam Mendes adalah pasangan dari Kate Winslet, sebelum akhirnya di tahun 2012, Kate berpaling ke Ned Rocknroll.

– Ty Simpkins, adalah Dalton dalam film Insidious. Dia adalah saudara kandung dari Ryan Simpkins. Keduanya berperan sebagai anak dari pasangan Wheeler.

– Di film ini, PERTAMA KALINYA BAGI WINSLET MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA APRIL, KEDUA KALINYA BAGI LEO MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA FRANK (YG PERTAMA CATCH ME IF YOU CAN, Frank Abagnale Jr.) YANG KETIGA KALINYA BAGI  KATHY BATES MEMERANKAN KARAKTER BERNAMA HELEN

– Meski saat itu sudah menjadi pasangan sejak waktu yang lama, ini adalah film pertama dari pasangan Winslet + Mendes.

– Leo, Kate dan Kathy sendiri adalah trio yang bermain di film Titanic.

– Ketika adegan bercinta antara  April dan Frank, sutradara Sam Mendes memilih untuk melihat dari monitor di ruangan lain (wajar takut cemburu, karena Kate Winslet sendiri adalah pasangannya pada saat itu.)

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: TIDAK . Adegan Berdarah: YA, ada adegan aborsi . Adegan Merokok: YA, BANYAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Kualitas akting Leonardo dan Kate tidak perlu diragukan lagi, chemistry yang dibangun diantara keduanya juga sangat baik. Mungkin dikarenakan mereka sudah saling mengenal satu sama lain kala beradu akting di Titanic. Untuk Michael Shannon, menarik diamati, karena selain perannya menyebalkan, komentarnya pedas, meski ada benarnya pada akhirnya justru menjadikan dirinya pencuri perhatian diantara kegemilangan akting duet Leo-Kate. Film drama yang penuh konflik batin antara pemerannya, berakhir tragis di ujungnya, cukup baik digarap namun tidak terlalu spesial.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5

The Good, the Bad and the Ugly(1966), Kisah 3 Koboi Ikonik Pemburu Harta

DATA FILM

Sutradara: Sergio Leone . Penulis Naskah: Luciano Vincenzoni & Sergio Leone  . Bintang: Eli Wallach, Clint Eastwood, Lee Van Cleef. Durasi: 161 menit . Tahun Rilis: 1966.

PENGHARGAAN OSCAR

– Tidak ada

3

JALAN CERITA(PLOT)

“The Ugly”

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (2)

Di suatu tempat di Amerika, jaman dulu dimana koboi  dan bounty hunter masih merajalela, ada seorang kriminal bernama “Tuco” Benedicto Pacífico Juan María Ramírez (dikenal pula dengan nama ” Si Tikus”) (diperankan oleh Eli Wallach) yang hari itu rencananya disergap tiga orang bounty hunter untuk ditembak mati. Tuco yang juga jago menggunakan senjata api kali ini berhasil lolos dengan menembak para bounty hunter tersebut.

If you work for a living, why do you kill yourself working?

(Tuco)

“The Bad”

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (9)

Sementara itu Angel Eyes sedang menginterogasi Stevens(Antonio Casas), mantan prajurit yang memiliki informasi mengenai seorang lelaki bernama “Bill Carson”. Bill Carson(Antonio Casale) sendiri adalah seorang prajurit yang kabarnya memiliki uang emas yang banyak. Angel Eyes yang berhasil mendapatkan informasinya segera menghabisi Stevens dan keluarganya dengan tujuan agar mereka tidak dapat mengabarkan hal itu kepada orang lain, yang berpotensi menjadi saingan dari Angel Eyes.

Even a filthy beggar like that has got a protecting angel.

(Angel Eyes/ Sentenza)

Angel Eyes(Lee Van Cleef) sendiri sebenarnya bekerja untuk seseorang. Yang karena Angel Eyes juga mendapatkan bayaran dari Stevens sebelum kematiannya untuk membunuh si penyuruh, Angel Eyes menepati tugasnya untuk membunuh si penyuruh. Ini meninggalkan Angel Eyes sendiri dengan informasi tentang emas tersebut di kepalanya. Membuat dirinya memulai petualangan panjang mendapatkan emas tersebut.

“The Good”

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (10)

Tuco yang merupakan buronan kelas kakap kali ini menemui jalan terjal. Dia sedang dikepung oleh 3 orang yang ingin menangkapnya untuk mendapatkan imbalan uang. Namun kali ini Tuco diselamatkan seorang pria misterius yang jago tembak. Pria tersebut menghabisi ketiga pria tersebut. Lalu pria tersebut, dikenal dengan panggilan Blondie(Clint Eastwood), menyerahkan Tuco kepada pihak berwenang untuk mendapatkan imbalan 2.000$. Sekaligus mengantarkan Tuco ke tiang gantungan, sebab catatan kejahatan Tuco sudah kelewat batas, dia adalah pencuri, perampok, pemerkosa, penadah, perampok kuburan, dan segala macam kejahatan yang lebih baik tidak diceritakan disini, tapi semua orang tahu :).

I mean our partnership is untied.

Oh no, not you, you remain tied. I’ll keep the money and you can have the rope.

(Blondie)

Ketika Tuco sedang akan dieksekusi gantung dengan disaksikan pihak berwenang dan masyarakat sekitar, tiba-tiba Blondie menyelamatkannya dengan menembak tali gantungannya. Keduanya sekarang kabur bersama sama dengan menunggang kereta yang disiapkan Blondie. Tuco dan Blondie akhirnya bekerja sama untuk saling pura pura tangkap menangkap supaya dapat berbagi hasil imbalan yang makin besar. Terasa indah bukan. Namun keserakahan Tuco yang menginginkan bagian yang lebih banyak dari Blondie membuat Blondie berpikir ulang untuk terus bekerja sama dengan Tuco.

You never had a rope around your neck. Well, I’m going to tell you something. When that rope starts to pull tight, you can feel the Devil bite your ass.

(Tuco)

Ditinggalah Tuco di tengah padang pasir tanpa uang dan air minum. Beruntung dia  dapat bertahan dan malah menemukan 3 orang kawanan penjahat yang mau diajak bekerja sama dengannya di dalam gua. Mereka sepakat untuk membagi sama rata uang yang didapat dari membunuh Blondie. Mereka berempat kemudian menyambangi suatu hotel dimana Blondie diperkirakan menginap. Blondie yang memang awas dalam setiap kesempatan tidak mudah dikelabuhi. Mendengar langkah kaki para penjahat Blondie bersiap dengan senjatanya. Dalam hitungan detik dia berhasil menaklukkan ketiga teman Tuco tersebut tepat ketika mereka membuka pintu ruangan yang disinggahi Blondie.

Nahas bagi Blondie karena Tuco ternyata tidak menyerbu lewat pintu seperti ketiga temannya. Dia datang melalui jendela, Blondie tidak dapat berbuat apa apa kali ini dan mengakui kecerdikan Tuco yang berpikir selangkah di depan dari pada dirinya. Tuco sendiri sebenarnya adalah bandit yang cerdik, terlihat karena dia memiliki prinsip yang sedikit out of the box. Dia memisahkan manusia menjadi dua golongan, orang yang bertindak secara umum dan orang yang bertindak khusus dst. Tuco kemudian memaksa Blondie untuk memasang tali di langit langit kamar hotel untuk kemudian menggantung Blondie di sana.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (21)

Namun kejutan bagi keduanya kembali terjadi karena, belum sempat Blondie digantung, tempat tersebut sudah hancur terkena canon para prajurit. Tinggalah Tuco di tempat tersebut sendirian karena ternyata Blondie sudah mengambil langkah seribu.

Tuco yang bernafsu untuk menggantung Blondie terus mencarinya. Berbekal bekas puntung rokok blondie yang dia tinggalkan di setiap tempat singgahnya, akhirnya dia menemukan Blondie yang sedang bersiap untuk menembak tali gantungan bandit yang akan dihukum gantung seperti Tuco di awal cerita. Tuco segera menyandera Blondie, menghukumnya dengan memaksanya berjalan ber mil mil tanpa minum di bawah sengatan matahari gurun yang sangat panas.

Ketika Tuco sudah bosan dengan permainannya menyiksa Blondie, dia berniat untuk mengakhirinya dengan menembak mati Blondie. Tapi ketika sebuah kereta kuda datang di hadapannya dia berubah pikiran. Dia segera menghentikan kereta kuda tersebut. Ternyata di dalam kereta kuda tersebut terdapat banyak mayat. Tuco segera mengecek harta yang ditinggalkan para mayat tersebut, seperti jam dll.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (11)

Tiba tiba salah satu mayat bangun, ternyata dia adalah Bill Carson. Dia mengaku bahwa dia dan kawan kawannya habis disergap oleh para musuh. Bill meminta Tuco untuk membawakan air kepadanya agar dia dapat bertahan, dengan imbalan Bill akan memberitahukan tempat dia menyimpan uang koin emas bernilai total 200.000$. Bill kemudian memberitahu Tuco bahwa dia menyimpan emas tersebut di sebuah pemakaman bernama Sad Hill. Tidak mau kecolongan Tuco meminta Bill untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya, tapi Bill yang merasa punya kartu as tetap kukuh untuk tidak memberitahukan informasi lebih lanjut sebelum Tuco membawakan air untuknya. Tuco yang sudah kegirangan akan berita koin emas tersebut segera untuk mendapatkan air hingga dia terkejut ketika kembali dan di sana Bill Carson sudah meninggal.

Don’t die, I’ll get you water. Stay there. Don’t move, I’ll get you water. Don’t die until later.

(Tuco)

Makin geram ketika dia melihat bahwa Blondie sudah berada di samping mayat Bill Carson. Tuco makin berniat untuk membunuh Blondie. Tapi hal ini berubah 180 derajat ketika Blondie memberi tahu Tuco bahwa Bill Carson sudah menginformasikan kepada dirinya nama kuburan dimana Bill mengubur koin emasnya. Tidak ingin kehilangan uang emas yang begitu banyak, yang mungkin bisa membuatnya keluar dari jerat kemiskinan dan kejahatan, mau tidak mau Tuco langsung berubah pikiran untuk kemudian menyelamatkan Blondie dengan tujuan mendapatkan uang emas milik Bill Carson.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (17)

Tuco kemudian mengganti bajunya dengan baju milik Bill Carson dan berpura pura menjadi Bill Carson. Dengan mengendarai kereta kuda Bill Carson, dia kemudian membawa Blondie menginap di tempat salah satu saudaranya yang masih hidup. Saudara Tuco tersebut bernama Bapa Pablo Ramirez(Luigi Pistilli), dia adalah seorang pendeta. Bapa Pablo dan teman temannya menngobati Blondie hingga sembuh dan mampu untuk melanjutkan perjalanan.

Blondie dan Tuco kemudian meneruskan perjalanan ke Sad Hill, hingga di suatu tempat mereka salah mengenali rombongan tentara perang saudara di amerika kala itu. Ini berakibat mereka ditangkap oleh para tentara. Di sana ternyata Angel Eyes juga sedang mencari cari Bill Carson. Dan ketika para prajurit memanggil nama Bill Carson, Tuco justru mengaku bahwa dia adalah Bill Carson.

Angel Eyes segera mengundang Tuco untuk ikut jamuan makan di ruangannya. Dia kemudian menguak tipuan Tuco yang berpura pura sebagai Bill Carson. Tanpa ampun Angel Eyes mengorek informasi mengenai emas milik Bill Carson kepada Tuco  dengan menyiksanya. Angel Eyes kemudian mendapatkan informasi akan Sad Hill. Tapi dia masih belum tahu nama kuburan dimana emas tersebut disimpan.

Tahu bahwa yang tahu akan informasi kuburan tersebut hanyalah Blondie dia berusaha mendapatkan informasi tersebut. Angel Eyes sadar bahwa Blondie tidak akan mau berbicara masalah emas tersebut meski dia disiksa. Angel Eyes kemudian menawarkan untuk berbagi hasil kepada Blondie untuk emas tersebut.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (7)

Blondie pun setuju akan kesepakatan tersebut.

Akhirnya Angel Eyes bersama dengan Blondie dan pengawalnya memulai perjalanan mendapatkan emas tersebut. Sementara Tuco dibawa dengan kereta oleh anak buah Angel Eyes yang bermata satu untuk diserahkan kepada pihak berwajib. Tuco berhasil lolos dengan berpura pura mau buang air yang kemudian dia melemparkan diri dari kereta dan menghajar pengawal dari Angel Eyes dengan menggunakan batu. Dia kemudian menuju ke Sad Hill.

Di suatu kota yang sudah hancur Angel Eyes dan komplotannya memutuskan untuk beristirahat sebentar. Sementara itu Blondie berjalan jalan sebentar. Tuco yang menemukan sebuah rumah di kota yang hancur tersebut memutuskan untuk mandi dahulu. Tanpa disadarinya dia sedang diintai oleh Bounty Hunter. Tapi karena kecerdikannya Tuco berhasil menyingkirkan bounty hunter tersebut. Karena meski dia sedang berada di bathtub dia tetap membawa pistolnya mandi.

When you have to shoot, shoot. Don’t talk.

(Tuco)

Blondie akhirnya bertemu dengan Tuco kembali. Keduanya kemudian menghabisi seluruh anak buah dari Angel Eyes. Sayang Angel Eyes sendiri berhasil kabur. Tuco sendiri mendapatkan surat khusus dari Angel Eyes, berisi “Idiot”. Tuco geram dengan hal ini.

Blondie dan Tuco terus berusaha menuju ke Sad Hill secepatnya. Sayang mereka kali ini ditangkap oleh para prajurit perang. Dengan dipimpin seorang jenderal perang yang pemabuk, mereka terpaksa ikut ambil bagian dalam perang ini. Keadaan memaksa mereka untuk terlibat perang dengan lawan yang berada di seberang sungai. Yang notabene, di seberang sungai tersebutlah Sad Hill berada. Blondie kemudian mendapatkan ide cemerlang untuk meledakkan jembatan penghubung kedua pihak tersebut, agar selain perang bisa diakhiri, dia dan Tuco juga bisa segera kembali ke tujuan utama mereka.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (1)

Setelah berhasil meletakkan dinamit di bawah jembatan, Tuco dan Blondie akhirnya berhasil meledakkan jembatan tersebut. Perang pun usai. Di kesempatan ini Tuco memberi tahu Blondie bahwa nama dari pekuburan yang dicari adalah Sad Hill. Blondie juga memberi tahu Tuco bahwa nama kuburan yang ada emas di dalamnya adalah bernama Arch Stanton.  Esok harinya , Tuco yang cerdik segera mengambil kuda kemudian menuju Sad Hill sendirian.

Setelah mencari beberapa lama, Tuco akhirnya menemukan kuburan dengan nama Arch Stanton di atasnya . Mulailah dia menggali kuburan tersebut. Blondie yang tidak mau ketinggalan ternyata juga datang dengan membawa sekop. Dia meminta untuk Tuco menggali dengan sekop. Tak berapa lama datanglah Angel Eyes. Dia kemudian meminta Blondie dan Tuco untuk sama sama menggali. Tapi segera terkuak bahwa di kuburan tersebut tidak berisi apa apa. Blondie mengatakan bahwa dia tidak mempercayai Tuco, sehingga dia tidak memberitahukan nama kuburan yang asli kepadanya.

Blondie kemudian mengusulkan untuk mereka bertiga melakukan duel penghabisan. Dimana sebelumnya Blondie akan menuliskan nama kuburan tempat emas tersebut di sebuah batu. Pemenang dari  duel nantinya berhak atas emas tersebut.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (8)

Duel ketiganya kemudian berlangsung. Ketegangan diantara masing-masing tokoh berpuncak di sini. Angel Eyes berpikir apakah dia akan menembak Tuco dulu atau Blondie, sebab dia tahu bahwa Blondie adalah jago tembak, selain itu dia juga memiliki pertimbangan bahwa ada kemungkinan Blondie akan menembak Tuco, sebab Tuco pernah bermasalah dengan Blondie, juga karena Blondie sempat menerima tawaran dari Angel Eyes untuk berbagi koin emas tersebut. Jadilah Angel Eyes sepertinya akan memilih Blondie sebagai sasarannya, dengan asumsi, Blondie membunuh Tuco dan Angel Eyes membunuh Blondie.

  IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (24 sentenza)

Sementara itu Tuco masih kebingungan ingin menembak siapa, dia tahu bahwa Blondie sempat membuatnya kesal di awal cerita karena meninggalkannya di tengah gurun, juga karena dia kemungkinan mengincarnya karena sebelumnya Blondie dan Angel Eyes sepertinya sudah mencapai kesepakatan berdua. Tapi di sisi lainnya Tuco juga was-was dengan Angel Eyes, karena dia tahu bahwa Angel Eyes adalah orang yang tidak mau kompromi dan maunya semua keinginannya terpenuhi, apapun resikonya. Dengan pertimbangan itu setidaknya bisa disimpulkan Bahwa dia masih sedikit mempercayai Blondie, dan dia sama sekali tidak bisa mempercayai Angel Eyes, jadi dengan kemungkinan tersebut dia berpikir bahwa akan lebih menguntungkan jika dia memilih Angel Eyes sebagai sasaran tembaknya. Sementara berharap Blondie tidak menghianatinya.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (23 tuco)

Blondie yang memegang kartu as karena hanya dialah satu-satunya yang mengetahui nama kuburan emas tersebut. Dengan cerdik dia tidak menuliskan apapun di batu yang dijanjikannya. Dengan keputusan seperti ini, jikalau Tuco atau Angel Eyes yang memenangi duel mereka akan merasa ditipu dan tidak akan memenangkan apapun. Blondie sendiri tampak sudah yakin akan pilihan sasarannya, yaitu Angel Eyes, yang menjadi kekhawatirannya adalah jika Angel Eyes dapat menarik pelatuk lebih cepat dari dirinya. Apalagi Blondie tahu bahwa dia sudah mengosongkan pistol Tuco, jadi jika dia gagal menembak mati Angel Eyes maka dia akan mati dengan penyesalan. Satu satunya ancaman baginya adalah Angel Eyes.

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (23 blondie)

Dan 1..2… JLER………!!!!!!

Blondie yang pintar membuat kedua lawannya kebingungan dengan keputusan mereka masing masing. Di sisi lain Blondie sendiri fokus pada Angel Eyes sehingga dia berhasil merobohkan Angel Eyes dalam sekali tembakan, dan kemudian dia menghabisi Angel Eyes dengan tembakan berikutnya sekaligus memasukannya kedalam kuburan yang sudah digali Tuco bersama dengan topinya. Sedangkan Tuco justru kebingungan karena pistolnya tidak berfungsi. Ternyata di malam sebelumnya, Blondie sudah menyiapkan pistol Tuco agar tidak bisa dipakai. Dengan memegang pistol yang siap ditembakkan Blondie memegang kendali sendirian sekarang. Dia tidak memilih untuk menembak mati Tuco karena dia tidak mau serakah seperti di awal film dimana dia mendapatkan karma atas keserakahannya. Selain itu dia juga tidak mau menggali kuburan itu sendirian, terlalu melelahkan  untuk seorang yang sudah bertualang sebegitu jauhnya. Kali ini dia ingin berbagi bersama harta tersebut dengan Tuco.

Dia merasa bahwa karena Tuco lah dia bisa berada di tempat tersebut dan ikut mendapatkan koin emas. Blondie segera menyuruh Tuco untuk menggali sebuah kuburan. Yang ternyata adalah kuburan tanpa nama yang berada di samping kuburan Arch Stanton. Tuco berhasil mendapatkan emas. Ketika kesenangannya tiba tiba pudar karena Blondie sudah menyiapkan gantungan di sebuah pohon untuk Tuco. Karena Blondie tahu bahwa Tuco juga cerdik, kali ini Blondie selangkah di depan Tuco agar tidak lagi dikelabuhi oleh dia.

You see, in this world there’s two kinds of people, my friend: Those with loaded guns and those who dig. You dig.

(Blondie)

IL BUONO, IL BRUTO, IL CATTIVO (6)

Tuco dipaksa untuk memasukkan kepalanya ke gantungan tersebut. Lalu Blondie mengambil setengah dari 200.000$ untuk dibawanya pergi. Di kejauhan kemudian Blondie menembakkan peluru untuk memotong tali gantungan, seraya menjerit Tuco berteriak:

“Hey Blondie! You know what you are? Just a dirty son of a bitch!”

TOP QUOTES

There are two kinds of spurs, my friend. Those that come in by the door; those that come in by the window.

(Tuco)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

 – Kita tidak boleh serakah terhadap harta, karena setiap orang punya rejekinya masing-masing. Hendaknya kita tidak terlalu tamak terhadap harta.

 – Uang bisa merubah orang. Dari teman menjadi lawan dan sebaliknya.

 – Percaya kepada orang lain ada perlunya, tapi tidak percaya sepenuhnya. Karena suatu saat nanti bisa jadi mereka akan menjadi bumerang kepada kita sendiri jika terlalu percaya kepada orang lain.

TAHUKAH KAMU?

– Scoring musik The Good, the Bad and the Ugly theme, juga dipakai dalam film The Expendables 2 , dimana Chuck Norris tampil.

 – Clint Eastwood tidak pernah dianggap sebagai aktor papan atas Hollywood di masanya, tapi seiring dengan popularitasnya membidani film film berkualitas dirinya justru lebih dikenal sebagai sutradara dan produser handal.

 – Adegan dimana Tuco mendatangi Sad Hill Cementary ketika dia dikejutkan oleh seekor anjing, itu adalah adegan murni, karena anjing tersebut memang entah dari mana datangnya (tapi justru lucu).

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: TIDAK. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK. Adegan Kekerasan: YA, BANYAK . Adegan Berdarah: YA . Adegan Merokok: YA, BANYAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: BANYAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

 Sebuah masterpiece dari era Sphagetti Western, dapat saya katakan salah satu film terbaik sepanjang masa. Film koboi barat yang sangat lucu, keren, jalan ceritanya sangat menarik dan jajaran castingnya bermain sangat briliant, wajib ditonton (sayang banyaknya kata-kata kasar membuat film ini tidak cocok untuk anak-anak Mungkin dikarenakan tokohnya memang penjahat jadi sangat sering terlontar kata-kata kasar, terutama dari Eli Wallach). Adegan duel final sungguh keren. Leone membuat penonton ikut tegang di puncak duel tersebut, setegang 3 tokoh utama yang berduel di arena . Sekaligus dia juga memberikan plot twist dengan pistol Tuco.. Selain itu mengomentari karya Sergio Leone tidaklah lengkap tanpa scoring musik dari Ennio Morricone luar biasa memorable

Jika anda menginginkan film western yang berat dan keren tonton Once Upon a Time in The West, kalau anda ingin film western yang gokil dan keren inilah film nya.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

10

True Grit(2010), Girl, Guns, Graves

DATA FILM

Sutradara: Ethan Coen, Joel Coen . Penulis Naskah:Ethan Coen, Joel Coen, Charles Portis(Novel) . Bintang: Jeff Bridges, Matt Damon, Hailee Steinfeld, Josh Brolin, Robert Duvall . Durasi: 110 menit . Tahun Rilis: 2010.

PENGHARGAAN OSCAR

– Dinominasikan dalam 10 nominasi oscar: Best Motion Picture of the Year, Best Performance by an Actor in a Leading Role, Best Performance by an Actress in a Supporting Role, Best Achievement in Directing, Best Writing, Adapted Screenplay,Best Achievement in Cinematography, Best Achievement in Costume Design, Best Achievement in Sound Mixing, Best Achievement in Sound Editing, Best Achievement in Art Direction.

TRUE GRIT - (3)

“Punishment comes one way or another“

JALAN CERITA(PLOT)

Berlatar di Amerika di tahun 1800 an, Mattie Ross(Hailee Steinfeld), gadis berumur 14 tahun yang baru saja menjadi yatim karena ditinggal mati ayahnya yang dibunuh secara kejam, dan dirampas uang 150$, berikut 2 keping koin emas kalifornia dan kudanya oleh Tom Chaney(Josh Brolin). Dengan maksud untuk menjemput jenazah sang ayah, Mattie juga bertujuan untuk mencari dan menyewa seseorang untuk membalas dendamnya.

Mattie Ross: You must pay for everything in this world, one way and another. There is nothing free except the grace of God.

Mattie yang cerdas dan berkemauan keras segera mendapatkan rekomendasi dari sherif di daerah itu, Yell County, Arkansas untuk menyewa salah satu dari tiga orang yang direkomendasikan. Pilihan Mattie jatuh kepada Reuben J. “Rooster” Cogburn(Jeff Bridges), yang walaupun dia adalah seorang deputy U.S. Marshal yang pemalas dan bermata sebelah, tapi dia dikenal sebagai seorang yang “true grit”(seorang yang berkehendak keras, loyal pada tujuannya dan berani menegakkan kebenaran dengan taruhan apapun, dan orang yang berani “stand out in a crowd” dalam memegang teguh prinsipnya).

Awalnya Cogburn masih tidak mau menerima tawaran dari Mattie, tapi karena Mattie terus menerus menekannya untuk menerima tawaran tersebut, Cogburn akhirnya setuju dengan bayaran total 100$ yang dibayarkan setengahnya di awal misi. Keduanya kemudian sepakat untuk keesokan harinya pergi memburu Tom Chaney.

Rooster Cogburn: You go for a man hard enough and fast enough, he don’t have time to think about how many’s with him; he thinks about himself, and how he might get clear of that wrath that’s about to set down on him

Perjuangan Mattie tidaklah mudah karena Tom Chaney saat ini sudah bergabung dengan komplotan geng kriminal yang digawangi “Lucky” Ned Pepper(Barry Pepper) dan melarikan diri ke daerah para indian. Sebagai modal untuk menyewa Rooster, Mattie harus mendapatkan uang secara cepat. Dia memutuskan untuk menjual kuda-kudanya kepada Colonel Stonehill(Dakin Matthews), seorang teman bisnis almarhum ayahnya.

Kejahatan Tom Chaney ternyata lebih dari dugaan sebelumya. Karena sebelum membunuh ayah Mattie, Tom ternyata sudah melakukan pembunuhan kepada senator di Texas. Hal ini mengakibatkan salah satu Texas Ranger bernama  LeBoeuf(Matt Damon) mengejarnya. LeBoeuf mengajak Mattie dan Cogburn untuk bekerja sama menangkap Tom Chaney. Dengan hal tersebut  LeBoeuf bertujuan untuk menegakkan hukum di Texas dan mengadili Tom di sana. Mattie tidak sepakat dengan hal ini, dia berkeinginan untuk menangkap Tom bersama Cogburn saja dan menggantungnya di daerah dimana dia menghabisi nyawa sang ayah yaitu di Arkansas.

Esok harinya ternyata Cogburn dan Leboeuf sudah pergi terlebih dahulu meninggalkan Mattie. Mattie mengejar keduanya dengan kudanya. Dirinya terpaksa menyeberangi sungai dengan kudanya untuk menyusul Cogburn dan LeBoeuf.

Ketiganya akhirnya melanjutkan perjalanan untuk menemukan Tom Chaney. Hingga suatu waktu Cogburn dan LeBoeuf mengalami sedikit percekcokan sehingga membulatkan tekad LeBoeuf untuk meninggalkan rombongan tersebut. Tinggallah Mattie dan Cogburn berburu Tom Chaney berdua.

Di tengah perjalanan Cogburn dan Mattie bertemu dengan seorang dokter yang berpakaian kulit beruang. Dari dokter tersebut Mattie dan Cogburn mendapatkan informasi dimana mereka dapat singgah dan menghangatkan diri. Sampailah Cogburn dan Mattie di sebuah shelter. Ternyata di dalam shelter tersebut sudah ada dua orang yang menempatinya. Keduanya adalah buronan pula.

Cogburn mengiterogasi kedua buronan tersebut, yang akhirnya diketahui bernama Moon alias The Kid(Domhnall Gleeson) dan Quincy(Paul Rae). Segalanya menjadi sedikit panas karena Moon memberitahukan informasi yang penting kepada Cogburn, Moon yang tidak terima Moon terus mengoceh segera memotong jari Moon dan menusuknya dengan pisau. Cogburn yang kesulitan mengendalikan suasana segera menembak mati Quincy.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Moon sempat memberikan informasi berharga bagi Cogburn bahwa geng Pepper akan kembali ke shelter tersebut malam ini. Cogburn segera bersiap menginggalkan shelter tersebut dan sembunyi di belakang bukit kecil. Cogburn juga bersiap dengan shotgunnya untuk menghabisi nyawa Ned Pepper.

Tak dinyana ternyata justru LeBoeuf lah yang datang ke tempat tersebut, belum sempat Cogburn memperingatkan LeBoeuf untuk menyingkir, Ned Pepper dan komplotannya datang secara tiba tiba. Mereka segera mengikat LeBoeuf di kuda mereka dan menyiksanya. Cogburn tidak tinggal diam. Dia segera menembak mati beberapa anggota geng Pepper. Sayang kali ini Pepper sendiri berhasil kabur.

Kejadian malam tersebut mempertemukan mereka bertiga kembali. Cogburn yang merasa sudah melewati hari yang berat segera menghabiskan waktu untuk mabuk. Sementara itu keesokan harinya, mengetahui bahwa Cogburn sudah mabuk dan kesulitan untuk konsentrasi dengan tujuan awalnya untuk menangkap Tom Chaney membuat LeBoeuf menginggalkan Cogburn dengan Mattie berdua.

Ketika Mattie hendak mendapatkan air di sungai, tanpa sengaja dia bertemu dengan Tom Chaney yang juga ingin mengambil air di sungai. Tanpa banyak omongan Mattie segera menodongkan senjata kepada Tom. Menganggap bahwa Mattie hanya besar mulut Tom seakan meremehkan Mattie. Tapi Mattie segera membuktikan bahwa dia tidak bercanda dia segera menembak Tom Chaney. Tom Chaney masih hidup dengan luka tersebut. Sementara itu anggota geng lainnya yang memergoki Mattie segera menangkap Mattie.

Lucky Ned Pepper:  They will do it. It will embarrass you every time. Most girls like to play pretties, but you like guns do you?

Cogburn tidak mampu berbuat banyak ketika Ned mengancam dia akan membunuh Mattie jika Cogburn mencoba untuk berbuat macam macam. Ned segera meninggalkan Tom Chaney yang terluka dengan Mattie. Tom diminta untuk tidak melukai Mattie sedikitpun atau dia dijanjikan tidak akan mendapatkan bagian uangnya.

Tom Chaney yang sudah ketus segera mencoba untuk menghabisi Mattie ketika Ned dan komplotannya pergi. Beruntung LeBouef datang dan memukul Tom Chaney. Selamatlah nyawa Mattie kali ini. Mereka berdua segera menjadi saksi Cogburn yang menghampiri Ned dkk untuk menghabisi mereka. Cogburn berhasil membunuh anak buah Ned dengan pertempuran di atas kuda masing masing. Sedangkan Ned sendiri terluka terkena tembakan. Kuda Cogburn sempat tertembak, mengakibatkan dirinya terjatuh dan terjepit di bawah kudanya. Ned Pepper segera menghampirinya untuk menghabisi nyawa Cogburn.

Tiba tiba letusan tembakan terdengar, LeBouef melepaskan tembakan untuk menghabisi nyawa Ned. Ned terkapar jatuh. Sementara itu Tom Chaney yang ternyata masih hidup tiba tiba memukul LeBouef. Belum sempat berbuat banyak dia segera ditembak oleh Mattie hingga tewas di tempat.

Tanpa tersadar Mattie kemudian terperosok ke dalam lubang, namun akar pohon membuatnya tidak terjatuh lebih dalam. Hal yang mengejutkan terjadi karena ternyata di dalam lubang tersebut ada mayat seorang pria. Mattie pun ketakutan, apalagi setelah tahu bahwa dia tidak sendirian di dalam lubang tersebut karena ada seekor ular berbisa. Mattie mencoba untuk tetap tenang tapi ular tersebut makin mendekat. Kemudian ular tersebut segera menggigit tangan Mattie, beruntung kemudian Cogburn turun ke kedalaman lubang untuk menolong Mattie.

Cogburn segera membuka luka Mattie dengan menggunakan belatinya, untuk kemudian menyedot bisa ular sebisanya. Dengan dibantu ditarik kuda oleh LeBouef mereka akhirnya bisa keluar dari lubang tersebut. Cogburn segera menempuh perjalanan nun jauh dan melelahkan siang dan malam untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya bagi Mattie.

Kuda Cogburn sendiri harus direlakan karena kecapaian sehingga terpaksa ditembak mati. Cogburn yang memang berkomitmen pada tugasnya terus berlari hingga pada akhirnya Mattie mendapatkan pertolongan.

Cerita berlalu begitu saja hingga Mattie berusia 40 tahun(diperankan oleh Elizabeth Marvel). Hingga saat itu dirinya tidak pernah lagi mendengar kabar ataupun bertemu dengan Cogburn dan LeBeouf. Kecelakaan karena digigit ular tersebut membuat tangannya harus diamputasi. Dia kemudian menyadari bahwa Cogburn sempat menungguinya hingga dia dipastikan keadaannya stabil di malam itu. Merasa berutang budi Mattie kemudian berusaha untuk mencari kabar Cogburn. Dia kemudian mendapatkan undangan untuk bertemu dengan Cogburn di show bernama Wild West Show. Selain untuk melepas rindu kepada Cogburn Mattie juga ingin menuntaskan bisnisnya dengan Cogburn karena dulu dia belum sempat memberikan 50$ untuk pelunasan pembayarannya kepada Cogburn.

Sayang seribu sayang ternyata nasib berkata lain. Cogburn ternyata sudah meninggal 3 hari sebelumnya. Mattie bersikeras untuk memindahkan kuburan Cogburn ke  pemakaman keluarganya. Di sana kemudian Mattie merenung dan memikirkan akan keputusannya untuk memindahkan kuburan Cogburn itu, begitu pula mengapa dia tidak menikah hingga kini.

TRUE GRIT - (22)

TRUE GRIT - (2)TRUE GRIT - (31) TRUE GRIT - (4)TRUE GRIT - (5)TRUE GRIT - (6)TRUE GRIT - (7)?????????TRUE GRIT - (9)TRUE GRIT - (10)TRUE GRIT - (11)TRUE GRIT - (12)  TRUE GRIT - (15)TRUE GRIT - (16)TRUE GRIT - (17)TRUE GRIT - (18)  TRUE GRIT - (20)

TRUE GRIT - (21) TRUE GRIT - (21)  TRUE GRIT - (22) TRUE GRIT - (23) TRUE GRIT - (23) TRUE GRIT - (24) TRUE GRIT - (24)  TRUE GRIT - (26)  TRUE GRIT TRUE GRIT - (29) TRUE GRIT - (30)  TRUE GRIT - (32)TRUE GRIT - (25)

TRUE GRIT - (1)

TOP QUOTES

 Proverbs 28:1: “The wicked flee when none pursueth”

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pentingnya memiliki kekerasan hati untuk memperjuangkan hidup dan cita-cita yang dimiliki. Karena dengan sikap seperti itulah, segala rintangan dan halangan dapat dilewati.

– Pentingnya untuk menjadi orang yang mampu memegang teguh komitmen kepada orang lain. Sehingga orang lain akan tidak akan berpikir dua kali untuk menaruh kepercayaan kepada kita.

TAHUKAH KAMU?

– Film yang sama diputar di tahun 1969 arahan  Henry Hathaway dengan bintang John Wayne sebagai Rooster Cogburn (film yang mengantarkan Wayne”The Duke” meraih piala oscar untuk actor terbaik untuk pemeran utama). Gambar di bawah ini adalah Rooster Cogburn 2 versi:

TRUE GRIT - (13)

– film ini diangkat dari novel karya Charles Portis berjudul sama.

TRUE GRIT - (27)

– film ini adalah film Coen bersaudara yang paling sukses sementara ini. Dengan pendapatan yang sangat besar di box office serta kesuksesannya meraih 10 nominasi oscar.

– film ini adalah kerjasama kedua dari Coen bersaudara dengan Jeff Bridges, proyek pertama mereka adalah The Big Lebowski di tahun 1998.

– Scene dimana Mattie bertemu pertama kali dengan Cogburn, yaitu di toilet adalah murni ide dari Coen bersaudara. Cukup aneh memang. Tapi begitulah gaya Coen bersaudara ketika menggarap sebuah film kan?

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: TIDAK. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: YA. Adegan Berdarah: YA . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: YA. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 15+(Remaja & Dewasa)

KESIMPULAN:

– The Big Lebowsi, Fargo, No Country for Old Men; hmm saya sudah melahap ketiga film tersebut. Dan jika saya membandingkan dengan gaya penceritaan Coen Bersaudara di kedua film tersebut, film ini lebih mudah dicerna, lebih bersih dalam penggunaan kata kata kasar dan content “berbahaya” khas mereka, meski penggunaan bahasa yang jadul di film ini agak sedikit menyulitkan. Overall, film ini bagus dan Coen bersaudara juga telah sekali lagi menunjukkan kepada dunia bahwa mereka pantas menjadi sutradara papan atas Hollywood. Jadi tidak sabar dengan proyek mereka selanjutnya, Inside Llewyn Davis.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

7.5