(500) Days of Summer (2009), 500 Hari Kisah Cinta Tom Terhadap Summer Finn

DATA FILM

Sutradara: Marc Webb . Penulis Naskah: Scott Neustadter, Michael H. Weber. Bintang: Zooey Deschanel, Joseph Gordon-Levitt. Durasi: 95 menit . Tahun Rilis: 2009.

PENGHARGAAN OSCAR

– Tidak Ada.

500 Days Of Summer - (10) ” This is not a love story. This is a story about love.”

JALAN CERITA(PLOT)

Apa yang anda harapkan ketika anda menonton film romantis, akhir yang bahagia, pasangan pria wanita yang kisah cintanya bagaikan kisah dalam dongeng, pastikan anda menyiapkan diri untuk kecewa dalam menonton film ini jika itu harapan anda. Sejak awal kita akan diberitahu bahwa film ini bukanlan film tentang cinta melainkan film tentang pertemuan seorang pria dengan wanita yang nantinya akan mengisi hatinya, dan harinya hingga kurang lebih 500 hari.

Narrator: Most days of the year are unremarkable. They begin and they end with no lasting memory made in between. Most days have no impact on the course of a life.

Tidak hanya pertemuan tapi juga perpisahan akan terjadi di antara 500 hari tersebut. Diceritakan di tengah kota di Amerika, Tom Hansen(Joseph Gordon-Levitt) pria lugu dan lucu adalah tipe pria yang percaya akan kisah cinta lama, dimana ada wanita idaman, the one, yang nantinya jika Tom menemukannya, Tom merasa sangat bahagia.

Rachel Hansen: PMS?

Tom: What do you know about PMS?

Rachel Hansen: More than you, Tom.

Hingga suatu hari, di tempat kerjanya, sebuah kantor tempat pembuatan kartu ucapan datanglah seorang gadis manis, namanya Summer Finn(Zooey Deschanel). Tom langsung saja tertarik dengan Summer, selain karena wajahnya yang memang cantik, Summer mudah bergaul. Keduanya kemudian berada di dalam satu lift ketika hendak ke kantor mereka, mendengar lagu The Smiths terdengar dari headphone Tom, Summer merasa gembira, sebab The Smiths adalah salah satu band idolanya. Tom pun tidak menyangka hal ini. Di lain pihak dia senang akan hal ini.

Tom: Nobody loves Ringo Starr.

Summer: That’s what I love about him.

Setelahnya Tom  lebih sering berdiskusi tentang bagaimana mendapatkan hati Summer dengan teman gengnya McKenzie(Geoffrey Arend), Paul(Matthew Gray Gubler) dan adik perempuannya yang smart dan suka main bola, Rachel(Chloë Grace Moretz). Akhirnya tibalah saat yang ditunggu, setelah pesta karaoke di sebuah club yang berakhir menyenangkan Tom berhasil mendapatkan hati Summer. Esok harinya keduanya berciuman di tempat fotokopi, dan kisah cinta keduanya pun dimulai.

Tom: I love her smile. I love her hair. I love her knees. I love how she licks her lips before she talks. I love her heart-shaped birthmark on her neck. I love it when she sleeps.

Satu hal yang menjadi ganjalan bagi hubungan keduanya adalah Summer yang tidak percaya kepada cinta sejati, karena baginya hidup adalah untuk dinikmati, tanpa harus ada embel embel pasangan atau pacaran, sedangkan Tom sebaliknya, menuntut kejelasan hubungan keduanya, Tom sangat ngarep untuk jadian secara resmi dengan Summer. Meski begitu jalinan kisah keduanya, yang oleh Summer hanya dianggap sebagai pertemanan terus berlanjut.

Tom: Darling…

Tom: I don’t know how to tell you this, but… there’s a Chinese family in our bathroom.

Di suatu malam, ketika keduanya sedang duduk minum di bar, datanglah pria necis yang coba menggoda Summer, yang kemudian mengejeknya karena mau berpacaran dengan pria lugu dan manis seperti Tom. Tom yang merasa tersinggung segera baku hantam dengan pria tersebut. Ketika pulang Summer dan Tom saling bertengkar karena kejadian di bar tersebut. Tom kemudian pulang.

Esok paginya Summer sudah mengunggu di luar kediaman Tom untuk meminta maaf. Kali ini hubungan keduanya masih bisa diselamatkan dengan sex after fight.

Summer: I just… I just woke up one day and I knew.

Tom: Knew what?

Summer: …What I was never sure of with you.

Tapi hubungan keduanya benar-benar retak setelah beberapa bulan kemudian, meski keduanya pergi bersama ke pesta seorang teman, hubungan keduanya semakin hambar. Summer yang menyatakan bahwa Tom tak pernah bisa meyakinkan Summer akan cintanya, membuat Summer bimbang. Sementara itu Tom  sendiri sudah tidak tahan untuk memberikan label kejelasan hubungan keduanya, sedangkan Summer juga merasa tertekan terus dengan keinginan Tom tersebut. Tom yang mengetahui bahwa Summer sudah mengenakan Cincin pertunangan makin galau.

Tom: I hate her crooked teeth. I hate her 1960s haircut. I hate her knobby knees. I hate her cockroach-shaped splotch on her neck. I hate the way she smacks her lips before she talks. I hate the way she sounds when she laughs.

Summer makin tidak tahan dengan hubungannya dengan Tom dan memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai asistant di kantor Tom untuk sejenak melupakan Tom. Tom makin frustasi dan kacau dalam kehidupannya. Pekerjaannya terbengkalai dan hidupnya penuh kesengsaraan.

Rachel Hansen: You know, my friends are all in love with you. You know, it’s like we said. Plenty of other fish in the sea.

Tidak ingin berlama lama dengan kekecewaanya terhadap Summer, Tom yang dibantu teman temanya segera memperbaiki diri dan kembali bergairah. Tom yang memang tidak terlalu berminat lagi di bidang penulisan kartu ucapan keluar dari pekerjaannya dan menekuni hobi dan bakatnya sebagai arsitek sebagai bagian dari pelariannya dari kisah cintanya yang hancur dengan Summer.

Tom akhirnya berhasil merubah dirinya untuk menjadi arsitek yang berprestasi, dirinya kembali termotivasi dengan hidupnya. Bahkan sekarang dia memiliki pandangan baru akan kisah cinta. Bahwa mungkin sebenarnya cinta sejati memang tidak ada. Tepat di hari pernikahan Summer, Tom melamar pekerjaan dan mengikuti sesi wawancara di sebuah perusahaan untuk menjadi arsitek. Di lobby dia bertemu dengan gadis cantik yang punya tujuan yang sama dengannya.

Tom memberanikan diri mengobrol dengan gadis tersebut. Gadis tersebut akhirnya mau diajak Tom untuk minum kopi setelah sesi wawancara kerja tersebut. Gadis itu bernama Autumn(Minka Kelly), seolah menggambarkan bahwa setelah summer(musim panas) menghilang, autumn(musim peralihan dari musim panas ke musim dingin) pastilah muncul. Bagitu juga dengan kehangatan dan kebahagiaan yang muncul di musim autumn tersebut yang juga hadir di hati Tom. Begitulah akhirnya Tom bisa Move On dari Summer.

Tom: You don’t want to be named as anybody’s girlfriend, and now you’re someone’s wife?

500 Days Of Summer - (8)   500 Days Of Summer - (5)    500 Days Of Summer - (9)    500 Days Of Summer - (13)    500 Days Of Summer - (17)   500 Days Of Summer - (20)  500 Days Of Summer - (22)  500 Days Of Summer - (24) 500 Days Of Summer - (25) 500 Days Of Summer - (26) 500 Days Of Summer - (11) 500 Days Of Summer - (16) 500 Days Of Summer - (14) 500 Days Of Summer - (7) 500 Days Of Summer - (1) 500 Days Of Summer - (21) 500 Days Of Summer - (19)

TOP QUOTES

 It’s official. I’m in love with Summer.

(Tom)

MOVIE TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pria bisa kehilangan akal sehatnya ketika jatuh cinta kepada wanita. Yang harus diingat adalah ketika cinta bersemi, segala sesuatunya akan terasa sangat indah, tapi sebaliknya ketika cinta padam, anda harus bersiap menghadapinya, karena segala sesuatunya akan berbeda 180`.

– Sebagus apapun wanita yang anda cintai, jika kisah cinta sudah selesai (entah dengan cara seperti apa), anda harus move on dan menjalani hidup anda ke depan, tentunya dengan cara-cara yang positif.

– Ketika anda berharap maka bersiaplah untuk kecewa.

– Berpikirlah lagi (dan lagi) untuk menjalin kisah cinta dengan rekan kerja sekantor, sebab resiko yang harus dihadapi sangat besar dan kompleks.

TAHUKAH KAMU?

– Pada hari ke-22, diceritakan adalah hari Senin, Tom berada di kantor, sehingga tanggal 27, seharusnya dia tidak berada di kantor, karena itu adalah hari Sabtu.

– Ketika adegan ciuman di samping mesin fotokopi, Summer terlihat tidak memegang kepala Tom, tapi kemudian tiba tiba rambut Tom sedikit berantakan, aneh.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, tidak eksplisit. Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan:TIDAK. Adegan Berdarah: TIDAK . Adegan Merokok: TIDAK . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA. Bahasa Kasar: YA, ada pengucapan/ teriakan tentang alat kelamin oleh Summer & Tom. Adegan Menyeramkan: TIDAK. OVERALL: 15+(remaja & dewasa)

KESIMPULAN:

– Dengan inti cerita yang tidak terlalu membingungkan, kisah cinta Tom terhadap Summer diceritakan dengan unik dan tak biasa. Alur maju mundur yang dipakai, pembagian scene menjadi dua yaitu expectation dan reality, scene seperti film musical, penggunaan sountrack dan musik latar yang menggambarkan suasana hati Tom yang terus berganti dan perubahan dari gambar fotografi menjadi artistik, sungguh menarik.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING 8

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s