Bonnie and Clyde(1967), Duo Perampok Legendaris Nan Kocak

DATA FILM

Sutradara: Arthur Penn . Penulis Naskah: David Newman, Robert Benton. Bintang: Warren Beatty, Faye Dunaway, Michael J. Pollard . Durasi: 112 menit . Tahun Rilis: 1967.

PENGHARGAAN OSCAR

– Best Actress in a Supporting Role, Best Cinematography(Menang).

– Best Actor in a Leading Role, 2 Nominasi Best Actor in a Supporting Role, Best Actress in a Leading Role, Best Costume Design, Best Director, Best Picture, Best Writing, Story and Screenplay – Written Directly for the Screen(Dinominasikan).

37

“The strangest damned gang you ever heard of. They’re young. They’re in love. They rob banks.”

Ini bukan tentang cop buddy, tetapi criminal buddy(partner in crime). Cerita mengenai Bonnie & Clyde memang tidak pernah lekang dimakan waktu. Kisah legendaris keduanya dalam dunia kriminal menginspirasi sang sutradara Arthur Penn untuk memfilmkannya. Hasilnya tidak sia-sia, film ini bertutur baik mengenai kisah kedua perampok yang saling jatuh cinta ini lengkap dengan kisah pertemuan unik keduanya dan konflik yang terjadi di geng mereka.

JALAN CERITA(PLOT)

Di suatu siang seorang wanita cantik yang bekerja sebagai pelayan restoran di Texas, berada sendirian di kamarnya sedang gelisah, sementara di luar seorang pria sedang mengendap-ngendap dan melihat lihat mobill. Sang wanita, Bonnie Parker melihat dari jendela dan memergoki si pria, Clyde Barrow yang berniat mencuri mobil ibu Bonnie. Bukannya melaporkannya ke polisi atau berteriak minta tolong Bonnie justru menjalin pertemanan dengan Clyde.

Keduanya kemudian jalan bareng ke kota, Clyde mengatakan bahwa dirinya adalah seorang perampok bersenjata, Bonnie tidak percaya bualan Cylde karena dia tahu Clyde telah membual sejak mengatakan bahwa dia ingin membeli Mobil ibunya Bonnie. Clyde dengan tenangnya segera mengeluarkan pistol dari belakang bajunya. Bonnie masih tidak percaya, Clyde yang tidak mau malu di depan wanita yang dikaguminya segera menunjukkan kebolehannya. Dia segera merampok toko grosir, setelah berhasil keduanya lantas kabur dengan mobil curian.

Bonnie yang tahu bahwa Clyde tidak berbohong dan Clyde yang sangat pemberani dan seru segera tertarik dan mengumuli Clyde, namun Clyde malah tidak suka. Yang ternyata bukannya Clyde seorang homo, tapi dia hanya tidak begitu bergairah kepada wanita. Bonnie sempat kesal, namun keduanya mulai menyesuaikan diri dengan kenyataan ini.

Kisah Bonnie dan Clyde diawali dengan merampok salah satu bank, ternyata di bank tersebut telah tutup 3 minggu yang lalu, Clyde terpaksa meminta orang bank tersebut menjelaskan langsung kepada Bonnie yang menunggu di mobil apa yang terjadi sebenarnya agar Clyde tidak dianggap gagal oleh Bonnie.

Di suatu perampokan di sebuah toko grosir Clyde merampok bahan makanan, namun perampokan menjadi kacau ketika salah satu penjaga toko keluar dengan membawa pisau daging untuk menyerang Clyde, Clyde bisa kabur dengan berjuang melawan penjaga toko tersebut, perampokan gagal, namun keduanya selamat kali ini.

Mereka berdua akhirnya tidur di suatu rumah yang tak berpenghuni, ketika paginya Bonnnie bangun, dia kebingungan karena Clyde pergi entah kemana, ternyata Clyde di luar sedang mempersiapkan diri untuk berlatih menembak botol, Bonnie pun diajari untuk berlatih menggunakan pistol. Tak berapa lama munculah seorang pria tua, Clyde segera bersiaga dengan pistolnya, namun ternyata pria tersebut adalah pemilik dari rumah yang disinggahi Bonnie dan Clyde, dan rumah tersebut sudah diambil pihak bank. Clyde akhirnya luluh hatinya dan menaruh simpati kepada pria tersebut dan kawan serta keluarganya, mereka diperbolehkan menggunakan pistol Clyde untuk menembak rumah tersebut. Merekapun sekarang bahagia.

Bonnie: You’re good!

Clyde: I ain’t good. I’m the best!

Bonnie : And modest!

Kisah kejahatan mereka terus berlanjut, mulai dari mencuri mobil dan merampok toko grosir, pom bensin dan bank. Hingga suatu hari mereka bertemu dengan si penjaga pom bensin, C.W.Moss, seorang yang ahli dalam mengutak atik mobil, sekaligus mantan napi.

Merasa bahwa keahlian C.W akan sangat beguna di masa depan, Bonnie & Clyde memutuskan untuk mengajak C.W ikut dalam petualangan kriminal mereka. Namun sebelumnya mereka mau menguji keberanian C.W. C.W pun masuk ke kediamannya, bukan untuk mengambil pistol dan melakukan aksi mempertujukkan keberaniannya, tapi malah mengambil uang cash simpanan pom bensin untuk diberikan kepada Bonnie & Clyde, keduanya pun setuju untuk membawa serta C.W.

No, this is a stolen 4-Cyllinder Ford Coupe.

(Bonnie)

Di suatu perampokan, ketiga orang ini bekerja sama untuk melancarkan aksi mereka. Bonnie & Clyde masuk ke bank untuk merampok uangnya, sementara C.W bertugas untuk standby di mobil. Bukannya bersiap untuk keadaan terburuk dengan memposisikan mobil di tempat yang memudahkan mereka untuk melarikan diri usai perampokan, C.W. malah memarkir mobil mereka di tempat parkir, alhasil ketika perampokan sudah selesai mereka kesulitan untuk melarikan diri.

Makin parah karena polisi segera datang, untung akhirnya mereka berhasil lolos, namun harus dengan membunuh polisi. Sesudah itu mereka mencoba mencari hiburan ke bioskop, dan disana Clyde memarahi C.W karena tindakannya yang konyol dengan memarkir mobil bisa berakibat buruk pada keselamatan anggota geng lainnya.

Antara Bonnie dan Clyde makin terjalin ikatan kuat sebagai wanita yang tertarik secara seksual kepada lelaki dewasa, sesuatu yang lebih dari sekedar rekan kriminal, yaitu suatu kisah asmara. Namun ketika Bonnie hendak melampiaskan hasratnya pada Clyde, Bonnie lebih banyak kecewa karena Clyde menderita impotensi dan kurang bergairah pada lawan jenis.

There’s nothing wrong with me, I mean I don’t like boys.

(Clyde)

Disela-sela kesibukan mereka melakukan tindak kriminalitas, Bonnie menyempatkan diri untuk menulis puisi tentang perjuangannya bersama Clyde,
berikut puisi mereka,

You’ve heard the story of Jesse James / Of how he lived and died / If you’re still in need / Of something to read / Here’s the story of Bonnie and Clyde. / Now Bonnie and Clyde are the Barrow gang / I’m sure you all have read / How they rob and steal / And those who squeal / Are usually found dyin’ or dead. / They call them cold-hearted killers / They say they are heartless and mean / But I say this with pride / That I once knew Clyde / When he was honest and upright and clean. / But the laws fooled around / Kept takin’ him down / And lockin’ him up in a cell / Till he said to me: “I’ll never be free / So I’ll meet a few of them in Hell.” / If a policeman is killed in Dallas / And they have no clue to guide / If they can’t find a fiend / They just wipe their slate clean / And hang it on Bonnie and Clyde / If they try to act like citizens / And rent them a nice little flat / About the third night / They’re invited to fight / By a sub-guns’ rat-a-tat-tat. / Some day, they’ll go down together / They’ll bury them side by side / To a few, it’ll be grief / To the law, a relief / But it’s death for Bonnie and Clyde.

(Bonnie)

Bonnie, Clyde dan C.W lalu mengunjungi kediaman kakak Clyde, yaitu Buck, yang bersama istrinya, Blanche(seorang anak pendeta). Mereka yang memiliki kamera kodak segera mengabadikan Bonnie dan Clyde dengan berpose di depan mobil serta memegang senjata. Kemudian Bonnie dan Clyde mengajak mereka untuk ikut berpetualang juga. Mereka setuju dan dimulailah aksi dari geng Barrow.

Di suatu tempat ketika mereka sedang berisirahat dan memarkirkan mobil datanglah seorang Texas ranger, Frank Hamer hendak membekuk mereka, Clyde yang tadinya menyingkir untuk buang air menodong sang ranger dari belakang. Setelah memborgol Hamer bukannya membunuhnya atau menyingkirkannya secepatnya, geng perampok ini malah berfoto bersama sang ranger, dengan dalih fotonya nanti akan dikirimkan ke media untuk disebarluaskan sehingga dikira sang ranger sudah menjadi bagian dari geng tersebut. Namun saat sendang berpose, dan Bonnie mencium sang ranger, Sang Ranger meludah ke wajah Bonnie, alhasil Clyde tidak terima dan segera menghajarnya dan melemparnya ke danau. Tidak puas dia menempatkan Hamer ke perahu kecil yang ada disana dan menghanyutkan perahu tersebut ke tengah danau. Mereka pun puas.

Konflik antar wanita segera dimulai, karena Bonnie tidak menyukai Blanche sebab dia pernah membahayakan keselamatan anggota geng ketika beraksi, dan tidak terlalu berperan ketika perampokan dilakukan. Terlebih ketika dia meminta bagian uang rampokan sama rata dengan anggota lainnya. Clyde terus berusaha menenangkan Bonnie.

Well why not? I earned my share same as everybody. Well, I coulda got killed same as everybody. And I’m wanted by the law same as everybody… I’m a nervous wreck and that’s the truth. I have to take sass from Miss Bonnie Parker all the time. I deserve mine.

(Blanche)

Ketika C.W memeriksa mobil mereka ternyata oli mobil mereka bocor sehingga perlu perbaikan, nah daripada repot memperbaiki mobil mereka mencuri mobil yang diparkir di pinggir jalan. Kali ini mobil itu adalah milik Eugene Grizzard(Gene Wilder) yang sedang mampir di tempat pacarnya, Velma Davis(Evans Evans). Namun kali ini mereka dikejar oleh Eugene dan Velma menggunakan bekas mobil geng barrow, tapi karena mobil geng barrow terlalu cepat, Eugene dan Velma memutuskan untuk balik saja, masalah tidak selesai karena geng barrow justru berbalik mengejar mereka. Akhirnya Eugene dan Velma terpaksa diberhentikan.

Tidak untuk membunuh mereka, geng barrow malah mengajak mereka masuk ke mobil mereka, suasana makin cair ketika Buck membawakan lelucon andalannya. Tapi tidak bagi Bonnie karena dia sudah bosan mendengar lelucon Buck yang itu itu saja. Hingga akhirnya setelah tahu bahwa Eugene bekerja sebagai pengurus pemakaman, Bonnie yang tidak merasa nyaman dengan pekerjaan tersebut meminta mereka berdua untuk keluar dari mobil.

Bonnie merasa rindu dengan ibunya yang ditinggalkanya, Clyde sempat tidak setuju dengan hal itu, namun karena Bonnie sempat mencoba melarikan diri untuk pulang ke rumahnya, membuat Clyde mau tidak mau mengantar Bonnie bertemu dengan ibunya(Mabel Cavitt). Ibunya sempat cemas dengan kehidupan Clyde dan Bonnie saat ini karena mereka terkenal dengan kisah kriminalnya di koran koran, namun Clyde bisa meyakinkan ibu Bonnie untuk tidak khawatir dengan keadaan mereka. Barrow gang pun pergi untuk melanjutkan petualangan mereka.

‘….Cause I’m even better at runnin’ than I am at robbin’ banks!……..

(Cylde)

Suatu hari ketika mereka menginap di salah satu rumah,  Buck segera memesan makanan ke toko grosir, nah ketika pengirim makanan datang Bonnie segera menyambutnya, namun karena jumlah barang yang banyak di pengantar meminta untuk bisa membantu membawakannya ke dalam rumah, hal ini ditolak oleh Bonnie. Sang pengantar menjadi curiga, akhirnya rumah tersebut digrebek kepolisian, walau mereka dapat lolos namun keadaan menjadi lebih sulit sekarang.

Di suatu tempat persembunyian mereka berbincang hingga malam, Bonnie yang merasa tidak nyaman dengan obrolan merasa galau, Clyde segera sadar dan meminta C.W dan Blanche untuk pergi mencari makanan ke luar. C.W dan Blance segera pergi, di tempat mereka memesan makanan ada seorang pria yang melihat C.W menenteng pistol di pinggangnya. Merasa bahwa mereka adalah orang yang tidak baik, pria tersebut segera menelepon ke kantor polisi. Langsung saja rumah persembunyian mereka digrebek polisi, buck tertembak di kepala mereka berhasil lolos dan bersembunyi di tengah padang.

Di sana paginya mereka yang masih beristirahat digrebek lagi, Buck yang kesakitan tidak bisa berpikir panjang dan mencoba untuk pergi dengan mobil bersama Blanche, namun ketika mobil ditembak para anggota polisi sampai rusak parah merekapun tidak berdaya dan menyerah untuk ditangkap polisi. Sementara itu Clyde yang tertembak di lengan dibantu Clyde dan C.W meloloskan diri lewat sungai, walau sempat kepergok satu polisi yang akhirnya menembak Bonnie juga, mereka  berhasil lolos.

Clyde segera mencuri mobil untuk mereka melarikan diri. Disopiri oleh C.W mereka menuju kediaman ayah C.W, Ivan Moss(Dub Taylor). Di sana mereka dibantu untuk kesembuhan lukanya.

Menyadari anaknya sekarang memiliki tato dan ikut gerombolan geng perampok membuat Ivan Moss tidak senang. Di sisi lain, Blance yang berada di kepolisian dirawat dengan kepalanya diperban sehingga dia tidak bisa melihat. Frank Hamer menghampirinya dan secara tersirat meminta identitas teman Bonnie dan Clyde yang tidak diketahuinya, Blance menyatakan bahwa itu adalah C.W dengan nama belakang “Moss”.

Next time, I’ll aim a little lower!

(Clyde)

Hamer segera beraksi dengan mendatangi rumah Ivan Moss, dengan alasan agar anaknya bisa diampuni Ivan merencanakan jebakan kepada Bonnie dan Clyde. Ivan berpura pura mendapat kesulitan untuk memompa ban truknya ketika Bonnie dan Clyde lewat. Merasa perlu membantu ayah C.W yang sudah banyak membantunya Clyde segera ke luar mobil, sementara Bonnie tetap di dalam.

Tak berapa lama Ivan segera merunduk di bawah truknya tak berapa lama banyak tembakan brutal keluar dari semak-semak di sisi jalan Bonnie dan Clyde pun tewas mengenaskan. Ternyata mereka berdua telah dikhianati oleh C.W dan ayahnya.

BONNIE AND CLYDE  3  5

26 27  29

TOP QUOTES

This here’s Miss Bonnie Parker. I’m Clyde Barrow. We rob banks.

(Clyde)

TRAILER

NILAI NILAI KEHIDUPAN YANG BISA DILIHAT

– Pentingnya untuk memiliki teman kerja/ bisnis yang kompeten, karena teman yang tidak kompeten justru membahayakan kesuksesan pekerjaan/ perjuangan bisnis.

– Orang yang terbaik bisa hancur dan kalah karena ditusuk teman sendiri, seperti Bonnie dan Clyde yang kalah karena dilaporkan teman mereka sendiri.

– Hidup anda harus menarik, seru dan menegangkan karena hidup yang monoton dan tidak menarik adalah hidup yang tidak layak dihidupi.

– Dengan siapa anda menghabiskan waktu anda, tingkah laku dan tindakan anda tidak akan jauh jauh dari mereka.

TAHUKAH KAMU?

– Clyde Barrow memang dari kecilnya adalah kriminal dengan rentetan kejahatan seperti mencuri mobil, melukai anak kecil dan memperlakukan hewan dengan kejam.

– Bonnie dalam kehidupan nyatanya, di tahun dia bertemu dengan Clyde, Januari 1930, adalah wanita yang sudah menikah. Dia bersuamikan lelaki yang ketika itu sedang dipenjara.

– Topi barets yang dipakai Bonnie di film ini menjadi sangat terkenal di waktu itu sehingga laku keras di pasaran.

– Banyak penduduk setempat yang berperan sebagai “pemain tambahan di film ini” mereka dibayar lumayan, $12 per hari.

– Bob Dylan pernah dipertimbangkan untuk memerankan Clyde.

– Mabel Cavitt, pemeran dari ibu Bonnie Parker adalah seorang guru setempat dimana pengambilan gambar dilakukan, yaitu di daerah Red Oak, Texas. Ia kemudian dipertimbangkan untuk casting sebagai ibu Bonnie, dan ia mendapatkan peran tersebut.

PARENTAL GUIDE FOR THIS MOVIE

Adegan Seks: YA, ada adegan Bonnie telanjang di awal film(tidak eksplisit) . Homoseksualitas/ Lesbian: TIDAK . Adegan Kekerasan: YA, ada adegan tembakan brutal . Adegan Berdarah: YA . Adegan Merokok: YA . Adegan penggunaan Obat-Obatan: TIDAK . Adegan Minum Minuman Keras: YA . Bahasa Kasar: TIDAK . Adegan Menyeramkan: TIDAK.

OVERALL: 21+(dewasa)

KESIMPULAN:

– Film ini unik, lucu dan bisa dibilang terlalu kejam dan brutal dalam endingnya, walaupun beberapa pihak menyatakan film ini tidak terlalu pas dengan kisah aslinya namun tetap layak ditonton.

SATRIA HARYANTO’S MOVIE RATING

8.5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s